Selasa, 20 Oktober 2026
10:39 WIB
TERKINI
Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau
Hugo Philipp Jakob Wolf

Hugo Philipp Jakob Wolf

komponis Austria

Bagikan:
250px-Hugo_Wolf.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hugo Philipp Jakob Wolf (1860-1903), Ia adalah seorang komposer terkenal dari Austria

Hugo Philipp Jacob Wolf (13 Maret 1860 – 22 Februari 1903)[1] adalah seorang composer yang hidup pada abad ke-19 di Austria yang membawa jerman pada titik tertinggi pembangunan dalam bidang seni lagu.[2] Wolf pernah belajar di Konservatorium Wina pada tahun 1875 sampai 1877.[2][3]

Pada tahun 1875 ia bertemu dengan komposer Richard Wagner, yang akhirnya memberikan dorongan padanya. Ia bertemu Johannes Brahms pada tahun 1879.[2] Dari pertemuan itu Ia memperoleh dorongan dan desakan dari Johannes Brahms untuk memperluas fokus musiknya dan kariernya.[2] Ia juga merupakan teman dari Gustav Mahler.[2] Pada 1870-an Wolf ternyata terjangkit sifilis yang akhirnya melumpuhkan dan membunuhnya.[2]

Pada tahun 1883 Wolf menjadi kritikus musik dalam Wiener Salonblatt, ulasan mingguannya memberikan wawasan besar ke dalam dunia musik Wina pada zamannya.[2] Lagu-lagu awal karangan dia terinspirasi dari puisi karya Johann Wolfgang von Goethe, Nikolaus Lenau, Heinrich Heine, dan Joseph von Eichendorff.[2] Reputasi Wolf sebagai komposer lagu membuat Wolf terkenal dalam masyarakat Wolf di Berlin dan Wina.[2] Pada tahun 1897, terdapat tanda-tanda tumbuh kegilaan dan paresis umum pada Wolf, sehingga ia masuk rumah sakit jiwa.[2] Ia sementara akhir tahun 1898, ia gagal mencoba untuk bunuh diri.[2] Pada bulan Oktober 1898, ia meminta untuk ditempatkan di rumah sakit jiwa di Wina.[2]

Karya-karya Hugo Wolf

Karya-karya Hugo adalah sebagai berikut:[3]

  1. Opera: Der Corregidor (1895); Manuel Venegas (1897, incomplete).[3]
  2. Musik Chamber: str. qt. in D minor (1879–1880); Serenade in G for str. qt. (1887, 1892 as Italienische Serenade (Italian Serenade)).[3]
  3. Choral: 6 Eichendorff chs., unacc. (1881), Christ-Nacht, soloists, ch., orch. (1886–1889), Elfenlied (‘You spotted snakes’), sop., ch., orch. (c.1890 and pf., 1888), Der Feuerreiter (The Fire-rider) (1892), Dem Vaterland (1888–1891).[3]
  4. Lagu: 12 Lieder aus der Jugendzeit (1877–1878) (6 Songs for Woman's Voice, 6 Poems of Scheffel, Mörike, Goethe, and Kerner; 4 Poems of Heine, Shakespeare, and Byron, 6 Poems by Gottfried Keller, 3 Ibsen Songs, 3 Poems by Reinick (1877–1887)), 53 Mörike-Lieder (1888), 20 Eichendorff-Lieder (1880–1888), 51 Goethe-Lieder (incl. Mignon Lieder) (1888–1889), Spanisches Liederbuch (44 songs) (1889–90), Italienisches Liederbuch, Vol. I (22 songs) (1890–1891), Italienisches Liederbuch, Vol. II (24 songs) (1896) dan 3 Poems by Michelangelo (1897).[3]
  5. Karya Lagu terbaik Wolf diantaranya An die Geliebte, Abschied, Anakreons Grab, Begegnung, Denk es, O Seele,Einsame, Elfenlied, Der Feuerreiter, Gebet, Gesang Weylas, Heimweh, Im Frühling, In dem Schatten meiner Locken, Jägerlied, Kennst du das Land?, Lebewohl, Schlafendes Jesuskind, Der Tambour, Verborgenheit, Das verlassene Mägdlein.[3]

Rujukan

  1. ↑ Keller, James M. (2014). Chamber Music: A Listener's Guide (dalam bahasa Inggris). Oxford University Press. hlm. 489. ISBN 978-0-19-020639-0. Diakses tanggal 3 Februari 2020.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 "Encyclopedia Britannica". Diakses tanggal 22 Juni 2014.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 "Encyclopedia". Diakses tanggal 22 Juni 2014.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi musisi atau pemusik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan