Minggu, 04 Oktober 2026
01:35 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Hugo Junkers

Hugo Junkers

Bagikan:
250px-Bundesarchiv_Bild_146-2005-0007%2C_Hugo_Junkers.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Prof. Hugo Junkers

Prof. Hugo Junkers adalah seorang industriawan pesawat terbang berkebangsaan Jerman.[1] Dia lahir pada tanggal 3 Februari tahun 1859 di Rheidt, Prussia dan meninggal saat 3 Februari 1935 di Gauting, Munchen.[1][2]

Junkers mendirikan pabrik pesawat di Dessau tahun 1910, pada tahun yang sama pula dia mematenkan desain sayap (pesawat) terbang.[2] Dia adalah orang yang merintis pembuatan pesawat udara dari bahan logam serta penerapan motor disel untuk penerbangan.[1] Pesawat berbahan logam monoplane (pesawat udara bersayap sepasang) pertama yang dia buat bernama J-1 Blechesel (Sheet Metal Donkey) pada tahun 1915.[2] F-13 miliknya adalah transportasi pertama berbahan semua-logam (1919).[2] Pada zaman Nazi, industri pesawat terbangnya (terbesar di Jerman pada waktu itu) dinasionalisasikan.[1] Dia mendirikan perusahaan penerbangan yang kemudian diambil alih oleh Deutsche Lufthansa.[1] Junkers juga merancang sebuah mesin pesawat yang dinamakan Jumo, salah satu mesin turbojet pertama yang ada saat Perang Dunia II terjadi.[2] Mesin tersebut mempunyai peranan penting terkait kekuatan udara Jerman selama perang.[2]


Referensi

  1. 1 2 3 4 5 Shadily, Hassan (1980).Ensiklopedia Indonesia.Jakarta:Ichtiar Baru van Hoeve.Hal 1607
  2. 1 2 3 4 5 6 "Hugo Junkers". Encyclopedia Britannica. Diakses tanggal 19 Juni 2014.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan