Senin, 05 Oktober 2026
22:00 WIB
TERKINI
Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Teknologi Waspada! Trojan Perbankan Seluler Melonjak, Keamanan HP Jadi Krusial Otomotif Kiat Cerdas Memilih Mobil Listrik Bekas: Prioritaskan Kondisi Baterai dan Biaya Jangka Panjang Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 5 Oktober 2026: Cerah Berawan Disertai Hujan Lokal Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan
Hugo Eckener

Hugo Eckener

Bagikan:
250px-Hugo_Eckener.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Huge Eckener

Hugo Eckener (Lahir: Flensburg, Jerman, 10 Oktober 1868. Meninggal: Friedrichshafen, Jerman Barat 14 oktober 1954) adalah seorang insinyur penerbangan dan seorang ahli membuat kapal udara berkebangsaan Jerman.[1][2] Selain mempelajari ilmu penerbangan, Eckener juga mempelajari ilmu pasti dan ekonomi.[1]

Eckener bekerja pada Luftschiffbau Zeppelin sejak 1908.[1] Eckener membantu mengembangkan kapal udara pada awal tahun 1900 selama Perang Dunia I.[2] Eckener juga melatih pilot-pilot pesawat dan diarahkan untuk pembuatan 88 Zeppelin untuk angkatan laut Jerman.[2]

Eckener menjabat sebagai pemimimpin perusahaan setelah kematian perancang Zeppelin, Ferdinand Adolf Heinrich August von Zeppelin, tahun 1917.[1] Karier Eckener semakin populer sebelum Jerman diperintah dibawah kekuasaan Adolf Hitler.[2] Pada tahun 1938 Eckener dikirim ke Amerika Serikat karena kegagalannya membeli helium untuk Zeppelin Jerman yang telah menggunakan hidrogen berbahaya.[2] Eckener menghabiskan sisa hidupnya sebagai kepala pabrik mesin di Amerika.[2]

Selama hidupnya, Eckener telah melakukan lebih dri 1500 penerbangan sebagai komodor kapal udara.[1] Diantaranya adalah penerbangan dari Jerman ke Amerika (1924), penerbangan mengelilingi dunia (1929), penerbangan ke kutub utara (1930) dan sebagainya.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 (Indonesia) Shadily, Hasan. "Ensiklopedia Indonesia". Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  2. 1 2 3 4 5 6 (Inggris) Encyclopaedia Britannica. "Hugo Eckener".{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan