Kamis, 29 Oktober 2026
23:41 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Huang Wensi

Bagikan:

Huang Wensi adalah petinju perempuan yang lahir di provinsi Guangdong, Cina. Ia mulai berlatih tinju sejak tahun 2002, kemudian ia menjadi atlet tim provinsi Guangdong pada tahun 2005. Pada tahun 2011, ia mengalami cedera yang cukup parah sehingga ia memutuskan untuk pensiun. Pada tahun 2015, ia menikah dengan Deng Peipeng. Setahun setelah pernikahannya dengan Deng Peipeng, ia melahirkan seorang putra. Masa kehamilannya membuat ia mengalami depresi berat. Setelah berhasil melewati masa depresi itu, ia mulai memiliki motivasi untuk kembali berlatih tinju dan ingin menjadi atlet tinju profesional.[1]

Karier

Pada tahun 2018, Huang berhasil memenangkan sabuk emas dalam Asia Female Continental Super Flyweight Championship di Taipei, Taiwan. Ia berhasil mengalahkan Jarusiri Rongmuang yang merupakan atlet dari Thailand.[2] Selain berprofesi sebagai petinju, Huang juga bekerja sebagai guru di kota Zhejiang.[3]

Referensi

  1. ↑ News Indonesia, BBC (4 April 2019). "Petinju perempuan Cina yang berhasil melawan depresi dan menjadi ratu ring tinju". BBC News Indonesia (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2021-03-11.{{cite news}}: |work= and |newspaper= ditentukan lebih dari satu kaliPemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "How China's Huang Wensi Boxed Her Way Through Stereotypes & Depression To Emerge A True Fighter". IndiaTimes (dalam bahasa Indian English). 2019-04-05. Diakses tanggal 2024-06-05.
  3. ↑ Nusantara, Solusi Sistem. "Lawan Stereotip, Petinju Tiongkok Jadi 'Queen of the Ring' | Olahraga". www.gatra.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2021-03-11.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan