Selasa, 20 Oktober 2026
07:08 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Hiu hidung besar

Hiu hidung besar

Bagikan:
Hiu hidung besar
250px-Carcharhinus_altimus_nefsc.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Chondrichthyes
Subkelas: Elasmobranchii
Subdivisi: Selachimorpha
Ordo: Carcharhiniformes
Famili: Carcharhinidae
Genus: Carcharhinus
Spesies:
C. altimus
Nama binomial
Carcharhinus altimus
(S. Springer, 1950)
250px-Carcharhinus_altimus_distmap.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wilayah persebaran terkonfirmasi (biru tua) dan terduga (biru muda) dari hiu hidung besar[2]
Sinonim

Carcharhinus radamae Fourmanoir, 1961
Eulamia altima S. Springer, 1950

Hiu hidung besar (Carcharhinus altimus) adalah sebuah spesies hiu requiem, dalam famili Carcharhinidae. Tersebar di seluruh dunia di perairan tropis dan subtropis, hiu migrasi tersebut seringkali berada di pereiran dalam di sekitaran tepi landas benua. Spesies tersebut biasanya ditemuakn di kedalaman 90–430 m (300–1.410 ft), meskipun pada malam hari spesies tersebut bergerak menuju permukaan atau ke perairan yang lebih dangkal.

Referensi

  1. ↑ Rigby, C.L.; Morgan, D.L.; Derrick, D. (2020). "Carcharhinus altimus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2020 e.T161564A890724. doi:10.2305/IUCN.UK.2020-3.RLTS.T161564A890724.en. Diakses tanggal 19 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Compagno, L.J.V.; Dando, M.; Fowler, S. (2005). Sharks of the World. Princeton University Press. hlm. 289–290. ISBN 978-0-691-12072-0.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Bignose shark.

Templat:Carcharhinidae

Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan