Selasa, 13 Oktober 2026
22:01 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Sejarah Akan Membebaskanku

Sejarah Akan Membebaskanku

Bagikan:
250px-Fidel_Castro_under_arrest_after_the_Moncada_attack.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Fidel Castro setelah penangkapannya usai serangan terhadap Barak Moncada di Santiago de Cuba pada Juli 1953. Peristiwa ini merupakan salah satu titik awal dalam Revolusi Kuba, ketika kelompok pemberontak yang dipimpin Castro mencoba menyerang instalasi militer pemerintahan Fulgencio Batista. Meskipun gagal dan banyak peserta tewas, insiden Moncada kemudian menjadi simbol perjuangan revolusioner Kuba. Foto ini termasuk dalam dokumentasi sejarah Revolusi Kuba pada dekade 1950-an.

"Sejarah Akan Membebaskanku" (Spanyol:"La historia me absolverá") adalah judul pidato dua jam yang dibuat oleh Fidel Castro pada 16 Oktober 1953. Castro membuat pidato tersebut dalam pembelaannya sendiri di pengadilan melawan dakwaan yang dilayangkan terhadapnya setelah ia memimpin sebuah serangan di Barak-Barak Moncada. Meskipun tidak ada catatan dari kata-kata Castro yang disimpan, ia merekonstruksikannya kemudian untuk publikasi. Hal tersebut menjadi manifesto dari Gerakan 26 Juli-nya. Kata "sejarah akan membebaskanku" merupakan sebuah kalimat dari pernyataannya di pengadilan.

Meskipun dihukum 15 tahun penjara atas peran mereka dalam serangan tersebut, seluruh pemberontak dibebaskan setelah sebuah amnesti diberikan oleh Fulgencio Batista pada 1955. Castro berpindah ke Meksiko, sebelum kembali ke Kuba menggunakan yacht Granma pada Desember 1956.[1]

Catatan sumber

  1. ↑ Thomas (1986), p.111

Referensi

Pranala luar

Garis waktu
Keluarga
Budaya populer
Film
Lain-lain
Lain-lain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan