Kamis, 29 Oktober 2026
05:15 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Hiranyaksa

Hiranyaksa

Bagikan:
Hiranyaksa
हिरण्याक्ष
Lukisan dari wilayah India Utara, yang menggambarkan adegan Waraha sedang membunuh Hirayaksa (kiri).
Lukisan dari wilayah India Utara, yang menggambarkan adegan Waraha sedang membunuh Hirayaksa (kiri).
Tokoh dalam mitologi Hindu
NamaHiranyaksa
Ejaan Dewanagariहिरण्याक्ष
Ejaan IASTHirañ(ny)ākṣa
GolonganAsura

Dalam mitologi agama Hindu, Hiranyaksa (Sanskerta: हिरण्याक्ष ; Hiranyākṣa) adalah seorang Asura dari bangsa Daitya. Ia disebut juga Raja Dravida. Ia dibunuh oleh Waraha ketika hendak menenggelamkan bumi ke lautan kosmik. Namanya dalam bahasa Sanskerta berarti "mata emas".

Dalam kitab suci diceritakan bahwa Batara Wisnu menjelma menjadi babi hutan lalu menyelam ke untuk menyelamatkan Pertiwi dari kehancuran. Setelah itu, Waraha bertarung dengan Hiranyaksa. Pertempurannya konon berlangsung selama seribu tahun.

Kakaknya bernama Hiranyakasipu, yang juga dibunuh oleh awatara Wisnu, yaitu Narasinga. Hiranyakasipu dan Hiranyaksa adalah reinkarnasi dari Jaya dan Wijaya, abdi Batara Wisnu yang dihukum untuk menjalani tiga kali kehidupan sebagai musuhnya.

Lihat pula


Ikon rintisan

Artikel bertopik mitologi Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan