Senin, 19 Oktober 2026
18:06 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Hidung daun

Hidung daun

Bagikan:
250px-Nose-leaf_diagram.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Diagram hidung daun pada prok-bruk

Hidung daun adalah hidung berbentuk tombak yang umumnya berukuran besar, yang dapat ditemukan pada kelelawar di famili Phyllostomidae, Hipposideridae dan Rhinolophidae. Karena kelelawar ini melakukan ekolokasi melalui hidungnya, hidung daun dianggap memainkan peran dalam emmodifikasi dan mengarahkan panggilan ekolokasi.[1][2]

Bentuk dari hidung daun dapat jadi penting untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan kelelawar.[3] Terlebih lagi, bentuk dari hidung daun dapat mengidentifikasi perilaku kelelawar itu sendiri; contohnya, pada famili-famili yang memiliki hidung daun, eksperimen-eksperimen telah menunjukkan bahwa hidung tersebut berperan sebagai alat peregulasi suara dan memfokuskan pancaran suara mereka saat ekolokasi.[4]

Referensi

  1. ↑ Macdonald, D., ed. (1984). The Encyclopedia of Mammals. New York: Facts on File. hlm. 805. ISBN 0-87196-871-1.
  2. ↑ Wetterer, Andrea L.; et al. (2000). "Phylogeny of Phyllostomid Bats (Mammalia: Chiroptera): Data from Diverse Morphological Systems, Sex Chromosomes, and Restriction Sites". Bulletin of the American Museum of Natural History. 248 (1): 1–200. doi:10.1206/0003-0090(2000)248<0001:POPBMC>2.0.CO;2. hdl:2246/1595.
  3. ↑ Myers, Espinosa; Parr, Jones; Hammond, Dewey (2016). "Noseleaves". Animal Diversity. Diakses tanggal 2 Mei 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Vanderelst, Dieter; Lee, Ya-fu; Geipel, Inga; Kalko, Elisabeth; Peremans, Herbert (2013). "The noseleaf of Rhinolophus formosae focuses the Frequency Modulated (FM) component of the calls". Frontiers in Physiology (dalam bahasa English). 4: 191. doi:10.3389/fphys.2013.00191. ISSN 1664-042X. PMC 3715718. PMID 23882226.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan