Rabu, 23 September 2026
17:39 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Kelelawar hidung daun

Kelelawar hidung daun

Kelelawar hidung daun
The image depicts three Artibeus bats hiding under a leaf canopy.
Artibeus sp.
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Chiroptera
Superfamili: Noctilionoidea
Famili: Phyllostomidae
Gray, 1825
Genus tipe
Phyllostomus
Subfamili

Carolliinae
Desmodontinae
Glossophaginae
Glyphonycterinae
Lonchophyllinae
Lonchorhininae
Macrotinae
Micronycterinae
Phyllostominae
Rhinophyllinae
Stenodermatinae

Artikel takson sembarang

Kelelawar hidung daun (Phyllostomidae)[1] adalah kelelawar-kelelawar yang dapat ditemukan dari Amerika Utara bagian selatan sampai Amerika Selatan, lebih tepatnya dari Amerika Serikat Barat Daya sampai Argentina utara. Secara ekologis, mereka menjadi famili kelelawar paling beragam (ordo Chiroptera). Kebanyakan spesies adalah insektivor, tetapi terdapat juga spesies dalam kelompok ini yang merupakan sebuah predator sejati dan frugivor (subfamili Stenodermatinae dan Caroliinae). Contohnya adalah kelelawar spektral (Vampyrum spectrum), yaitu kelelawar terbesar di Amerika, yang memakna mangsa vertebrata, termasuk burung kecil seukurang merpati. Anggota famili ini telah berevolusi untuk menggunakan kelompok makanan seperti buah, nektar, serbuk sari, serangga, kodok, kelelawar lainnya, vertebrata lainnya, dan dalam kasus kelelawar vampir, bahkan darah.[2]

Referensi

  1. Fleming, Theodore; Dávalos, Liliana; Mello, Marco (2020). Phyllostomid Bats: A Unique Mammalian Radiation (Edisi 1st). Chicago: University of Chicago Press. hlm. 512. ISBN 978-0-226-69612-6. Diakses tanggal 4 November 2020.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Camacho, M Alejandra; Cadar, Dániel; Horváth, Balázs; Merino-Viteri, Andrés; Murienne, Jérôme (2022-12-01). "Revised phylogeny from complete mitochondrial genomes of phyllostomid bats resolves subfamilial classification". Zoological Journal of the Linnean Society. 196 (4). doi:10.1093/zoolinnean/zlac055.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan