Senin, 21 September 2026
08:01 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Hering

Hering

Artikel ini bukan mengenai Ikan herring.
Hering
Rentang waktu: Miosen – masa kini [1]
Hering rüppell
Hering rüppell
Klasifikasi ilmiahSunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Klad: Accipitrimorphae
Ordo: Accipitriformes
Famili

Hering atau yang juga dikenal sebagai burung bangkai atau burung nasar adalah burung pemakan bangkai dan binatang yang telah mati, baik secara alami maupun karena dibunuh (oleh mereka sendiri, hewan lain, atau manusia). Sering dapat ditemui di semua benua kecuali Antartika dan Oseania.

Karakteristik hering adalah kepalanya yang botak, tidak ada bulu kecuali bulu halus. Penelitian menunjukkan bahwa hal ini berperan penting dalam termoregulasi.

Hering terbagi menjadi dua grup: Hering Dunia Lama dan Hering Dunia Baru. Persamaan dari keduanya adalah mereka terbagi akibat evolusi konvergen.

Burung Hering jarang menyerang mangsa yang sehat, tetapi berkemungkinan untuk melukai, bahkan membunuh, mangsa yang sakit atau terluka. Jika mangsanya terlalu besar untuk dimakan sendiri, umumnya mereka menunggu hering terbesar untuk selesai makan terlebih dahulu. Tidak jarang terjadi pertempuran yang melibatkan hering dalam jumlah besar. Mereka akan berhenti makan hingga tembolok mereka terasa penuh. Mereka tidak membawakan makanan untuk hering muda dengan cakar mereka, melainkan dengan tembolok mereka untuk dimuntahkan kembali. Lambung burung hering sangatlah asam dan korosif sehingga bakteri yang terdapat dalam bangkai makanan (Botulinum, Kolera, Antraks, dan sebagainya) tidak akan selamat melewati lambung tersebut sehingga aman bagi pencernaan mereka.

Galeri

  • Gyps indicus
    Gyps indicus
  • Gyps fulvus
    Gyps fulvus
  • Neophron percnopterus
    Neophron percnopterus
  • Gypaetus barbatus
    Gypaetus barbatus

Referensi

  1. "Fossilworks:Aegypiinae". Fossilworks. Diakses tanggal 17 Desember 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik hewan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan