Sabtu, 10 Oktober 2026
02:20 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah

Hendra Buana

Bagikan:
Hendra Buana
Lahir10 Oktober 1963 (umur 62)
AlmamaterInstitut Seni Indonesia Yogyakarta
PekerjaanPelukis
AnakRangga Anugrah Putra

Hendra Buana (lahir 10 Oktober 1963) adalah seorang seniman Indonesia yang berprofesi sebagai pelukis.[1] Ia dikenal sebagai pelukis yang selalu memasukkan unsur kaligrafi dalam setiap lukisannya.[2]

Ia merupakan generasi pertama dari Komunitas Seni Sakato (KSS) yang tengah naik daun. KSS adalah suatu kelompok perupa yang lahir pada tahun 1995 di kota Yogyakarta. Kelompok yang berbasis di kota gudeg tersebut menaungi lebih dari seratus orang perupa yang berasal dari Sumatera Barat.[3]

Hendra Buana merupakan alumni dari Fakultas Seni Rupa dan Disain Institut Seni Indonesia Yogyakarta (ISI Yogyakarta).[4]

Referensi

  1. ↑ Pebriansyah Ariefana (20 April 2011). "Memandang Alam sebagai Ayat Tuhan di Lukisan Hendra Buana". detikcom. Diakses tanggal 27 Desember 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Joe. "Cerita Hendra Buana Tentang Lukisan "Lailatul Qodar"". Artist. JOGJA News. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-12-27. Diakses tanggal 27 Desember 2013.
  3. ↑ "Biografi Komunitas Seni Sakato". Sakatoartcommunity.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-10-29. Diakses tanggal 27 Desember 2013.
  4. ↑ "Pameran Tunggal Hendra Buana di Jogja Gallery". Seni dan Budaya. RRI-Jogja News. 23 Desember 2012. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-01-07. Diakses tanggal 27 Desember 2013.

Pranala luar


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan