Selasa, 22 September 2026
00:25 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Belahan otak besar

Belahan otak besar

Left and right cerebral hemispheres of the brainTemplat:SHORTDESC:Left and right cerebral hemispheres of the brain
Artikel ini bukan mengenai Cerebellar hemisphere.
Belahan otak besar
330px-Blausen_0215_CerebralHemispheres.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Otak manusia dilihat dari depan.
330px-Cerebral_hemisphere_-_animation.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  Belahan otak besar kanan
  Belahan otak besar kiri
Rincian
Pengidentifikasi
Bahasa LatinHemisphaerium cerebri
NeuroNames241
NeuroLex IDbirnlex_1796
TA98A14.1.09.002
TA25418
FMA61817
Daftar istilah neuroanatomi

Otak besar (serebrum) pada vertebrata terdiri dari dua belah otak besar yang dipisahkan oleh sebuah alur, yakni fisura longitudinal. Masing-masing belahan ini memiliki lapisan luar materi abu-abu, korteks serebral, yang ditunjang oleh lapisan dalam materi putih.[1] Pada mamalia eutheria (berplasenta), belahan otak besar dihubungkan oleh korpus kalosum, sebuah kumpulan serabut saraf yang sangat besar. Komisura yang lebih kecil, termasuk komisura anterior, komisura posterior, dan forniks, juga menyertai kedua belah otak besar dan ini juga terdapat pada vertebrata lain. Komisura ini mentransfer informasi antara kedua belahan otak besar guna mengoordinasikan fungsi-fungsi yang terlokalisasi.

Fungsi belahan kanan dan kiri

Orang memiliki dua hemisfer yaitu hemisfer kiri dan hemisfer kanan.[2] hemisfer kanan adalah khusus untuk kemampuan spasial dan pengenalan pola.[2] Sedangkan hemisfer kiri adalah khusus untuk berbicara, menulis, dan berpikir.[2] Sejumlah elektode dan pemindaian otak digunakan untuk mengukur aktivitas hemisfer kiri dan kanan yang berlangsung ketika seseorang memiliki pekerjaan yang berbeda.[3] Hasil menunjukkan bahwa semua orang yang tidak kidal dan sebagian besar orang kidal memproses bahasa di hemisfer kiri.[3] Selain itu hemisfer kiri lebih aktif bila seseorang memiliki tugas yang bersifat simbolik, logis dan berangkai, seperti memecahkan persoalan hitungan dan memahami materi yang bersifat teknis.[4] Sedangkan Hemisfer kanan memiliki kemampuan lebih dalam memecahkan persoalan-persoalan yang menuntut kemampuan visual-spasial, contohnya yaitu kemampuan menggunakan peta, mengenali dan membaca ekspresi wajah serta meniru pola pakaian.[3] Hemisfer kanan aktif ketika seseorang melakukan aktivitas yang berkaitan dengan kreativitas dan kesenian atau musik.[3] Hemisfer kanan memiliki kendali untuk mengenali bunyi-bunyi non verbal seperti lolongan binatang.[3] Hemisfer kanan juga memiliki fungsi untuk mengenali kata secara tepat dan cepat sehingga individu dapat berbahasa dengan baik.[3] Selain itu Hemisfer kanan juga memproses emosi yang membuat kita sedih, senang, ataupun takut.[3]

Rujukan

  1. Parker, Sybil, P (1984). McGraw-Hill Dictionary of Biology. McGraw-Hill Company.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. 1 2 3 "Hemisfer". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-07-19. Diakses tanggal 17 Juni 2014.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 Wade, Carole., Tavris, Carol (2007). Psikologi Edisi kesembilan Jilid I. Jakarta: Erlangga. hlm. 139.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  4. Wade, Carole., Tavris, Carol (2007). Psikologi Edisi kesembilan Jilid I. Jakarta: Erlangga. hlm. 138.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik anatomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan