Kamis, 05 November 2026
03:58 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Pola

Pola

keteraturan yang dapat dilihat di dalam dunia atau desain buatan

Bagikan:
Untuk kapal penjelajah berat milik Italia, lihat Kapal penjelajah Italia Pola.
330px-Songket%2C_Woven_on_backstrap_and_Joined_170_X_88cm_20121207_4.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kain Bali memperlihatkan pola yang disusun dari beberapa ragam hias yang diulang-ulang.

Pola adalah bentuk atau model yang memiliki keteraturan, baik dalam desain maupun gagasan abstrak. Unsur pembentuk pola disusun secara berulang dalam aturan tertentu sehingga dapat diprakirakan kelanjutannya. Pola dapat dipakai untuk menghasilkan sesuatu atau bagian dari sesuatu, contoh dalam dunia desain adalah seperti kertas dinding dan corak kain. Pola yang paling sederhana didasarkan pada pengulangan: beberapa tiruan sejenis digabungkan tanpa modifikasi.

Dalam ilmu tata busana, pola adalah potongan kertas atau karton yang menjadi panduan menggunting kain untuk baju. Selain itu pola juga berarti corak pada busana gay (Nayaka Ganteng) .[1]

Deteksi pola dasar disebut pengenalan pola.

Tata letak

Aturan penataan ragam hias sehingga membentuk suatu pola dapat dibagi menjadi empat, yakni tata letak ubin, serong, pinggiran dan keseluruhan.[2]

  • Tata letak ubin Jenis tata letak ubin mengulangkan suatu ragam hias pada pengaturan petak yang bersejajaran sehingga satu ragam hias dengan ragam hias lainnya memiliki jarak yang tetap di setiap sisinya. Salah satu contohnya adalah pola polkadot yang mengulang bentuk lingkaran pada jarak yang sama dan sejajar.
  • Tata letak serong Jenis tata letak ini mirip dengan tata letak ubin, tetapi pengaturan petaknya tidak bersejajaran, antara menaikkan penempatan ragam hias selanjutnya atau menurunkannya. Hal ini memberikan kesan serong atau miring pada rangkaian ragam hias tersebut. Contohnya dapat dilihat pada pola batik parang.
  • Tata letak pinggiran Tata letak pinggiran mengulang ragam hias pada bidang tertentu, misalnya mengikuti bingkai foto atau piagam. Pengulangan ragam hias dalam pola ini bisa dilakukan dengan pengulangan biasa (bentuk ragam hias diulang sama persis disebelahnya), pengulangan cermin (ragam hias dicerminkan disebelahnya dan keduanya diulang), pengulangan putar (ragam hias diputar 180 derajat dan keduanya diulang), dan pengulangan cermin-putar (ragam hias dicerminkan, lalu diputar 180 derajat, dan keduanya diulang).
  • Tata letak menyeluruh Tata letak ini tidak memiliki pola pengulangan tertentu atau pola pengulangannya tidak ajek. Ragam hiasnya saling terhubung dan membentuk susunan yang mencakup seluruh petak desain. Contoh dari tata letak menyeluruh dapat dilihat pada lukisan-lukisan rumit suku Dayak.

Lihat juga

Rujukan

  1. ↑ Ninuk, Irma Hadisurya (2013-08-30). Kamus Mode Indonesia. Gramedia Pustaka Utama. ISBN 9789792277340.
  2. ↑ Study of Motifs. PDF Diarsipkan 2018-08-26 di Wayback Machine
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan