Selasa, 13 Oktober 2026
11:27 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM

Helicia polyosmoides

Bagikan:
Spesies tumbuhan endemik Papua NuginiTemplat:SHORTDESC:Spesies tumbuhan endemik Papua Nugini
Helicia polyosmoides
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Ordo: Proteales
Famili: Proteaceae
Genus: Helicia
Spesies:
H. polyosmoides
Nama binomial
Helicia polyosmoides
Foreman

Helicia polyosmoides adalah spesies tumbuhan berbunga dalam keluarga Proteaceae. Tumbuhan ini berupa pohon dengan tinggi mencapai 25 meter yang endemik di Pulau Manus di Kepulauan Admiralty, Papua Nugini. Spesies ini tumbuh di hutan hujan dataran rendah di sepanjang garis punggung bukit dengan ketinggian antara 100 hingga 550 meter. Spesies ini terancam oleh kehilangan habitat.[1] Spesies ini dideskripsikan oleh Don Foreman pada tahun 1985.[2]

Referensi

  1. 1 2 Jimbo, T. (2023). "Helicia polyosmoides". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2023 e.T37609A123130675. doi:10.2305/IUCN.UK.2023-1.RLTS.T37609A123130675.en. Diakses tanggal 15 Maret 2026.
  2. ↑ Foreman, D.B. (1985). "Seven new species of Helicia Lour. (Proteaceae) from Papua New Guinea" (PDF). Muelleria (dalam bahasa English). 6 (2). Royal Botanic Gardens Victoria: 84–86. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2020-04-09. Diakses tanggal 2021-03-05.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik Proteaceae ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan