Jumat, 23 Oktober 2026
09:54 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Hegemoni Thiva

Hegemoni Thiva

Bagikan:
250px-362BCThebanHegemony.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hegemoni Thiva

Hegemoni Thiva dimulai setelah Thiva berhasil mengalahkan Sparta di Leuctra pada tahun 371 SM, dan berakhir setelah mereka dikalahkan oleh koalisi pasukan Peloponnesos di Mantinea tahun 362 SM, walaupun Thiva masih menjadi negara yang kuat hingga mereka dilampaui oleh Kerajaan Makedonia pada tahun 346 SM.

Thiva berhasil menjadi hegemon berkat faktor dalam dan luar. Pemimpin oligarki Thiva pada masa itu, Epaminondas dan Pelopidas, melancarkan kebijakan luar negeri yang agresif dan dapat diandalkan dalam pertempuran. Mereka juga memperbaiki taktik infanteri berat Thiva (contohnya penggunaan tombak yang lebih panjang). Sementara itu, di luar Thiva, Athena mengalami kejatuhan seusai Perang Peloponnesos (431–404 SM), dan Sparta juga melemah akibat kemunduran demografi dan Perang Korintus (395–386 SM).

Referensi

  • John Buckler, The Theban Hegemony 371-362, 1980.
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan