Selasa, 20 Oktober 2026
15:47 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari

Harris Riadi

Bagikan:
Artikel biografi ini berkualitas rendah karena ditulis menyerupai resume atau daftar riwayat hidup (Curriculum Vitae). Tolong bantu perbaiki agar netral dan ensiklopedis. (Juni 2026)

Harris Riadi lahir tgl 30 September 1963 di Pekalongan, Jawa Tenggah.

Harris Riadi adalah seniman batik asal Pekalongan, Jawa Tengah yang telah memberikan warna baru pada dunia perbatikan di Indonesia.[1][2][3]

Harris adalah seniman batik asal Pekalongan, Jawa Tengah yang telah memberikan warna baru pada dunia perbatikan di Indonesia.[4][5]

Pendidikan

  • Akademi Seni Rupa Indonesia (tidak tamat)

Karis

  • Desainer Batik Keris, tahun 1983-1989

Penghargaan

  • Penghargaan Dewan Kesenian Jakarta atas Peran Serta dalam Pameran Lukisan Jakarta Biennale VI pada tahun 1985
  • Juara II Lomba Desain batik Tingkat Provinsi jawa Tengah pada tahun 2001
  • Juara Lomba Desain Batik Dekranasda Jateng 2003
  • Penghargaan Khusus Wastra Waditra Nusantara pada Lomba Desain Batik, tahun 2007

Referensi

  1. ↑ https://www.merdeka.com/harris-riadi/profil/ Merdeka, Rica Nasa Qimala
  2. ↑ "Perajin Batik Pekalongan Ciptakan Batik Motif Topeng". investor.id. Diakses tanggal 2026-06-01.
  3. ↑ antaranews.com (2012-12-18). "Pekalongan kembangkan motif batik flora fauna". Antara News. Diakses tanggal 2026-06-01.
  4. ↑ Edj, ed. (8 Oktober 2009). "Harris, Mengolah Limbah Lewat Batik". Kompas.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-09-21. Diakses tanggal 2021-09-20.
  5. ↑ "Client Challenge". id.scribd.com. Diakses tanggal 2026-06-01.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan