Kamis, 29 Oktober 2026
08:09 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Harem Kesultanan Utsmaniyah

Harem Kesultanan Utsmaniyah

Bagikan:
500px-Gustav_Karl_Ludwig_Richter_-_Odalisque_%28Boston_Public_Library%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Salah satu harem sultan

Harem Kekaisaran (bahasa Turki:Harem-i Hümâyûn) dari Kesultanan Utsmaniyah, yang berdiri antara tahun 1299 dan 1923, adalah harem sultan Utsmaniyah yang berisi istri, pelayan (baik budak maupun kasim perempuan), kerabat perempuan, dan permaisuri sultan, yang menduduki sebuah bagian terpencil dari rumah tangga kesultanan Utsmaniyah.[1] Institusi tersebut memainkan fungsi sosial berpengaruh pada dewan Utsmaniyah, dan mendemonstrasikan keberadaan otoritas politik dalam urusan Utsmaniyah, khususnya pada periode yang panjang yang dikenal dengan sebutan Kesultanan Wanita.[2] Otoritas tertinggi dalam Harem Kekaisaran adalah Valide Sultan, yang memerintah wanita lainnya dalam rumah tangga tersebut

Referensi

Catatan

  1. ↑ "Harem." Merriam-webster.com. Merriam-Webster, Inc., n.d. Web. 23 Oct. 2013.
  2. ↑ Murat Iyigun, “Lessons From the Ottoman Harem on Culture, Religion & Wars,” (University of Colorado, 2011), 2.

Sumber lainnya

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan