Rabu, 23 September 2026
17:55 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Happi

Happi

250px-Festival4.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wanita mengenakan happi saat festival
250px-Edward_VIII_with_his_staff_wearing_Happi_1922.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Edward, Prince of Wales, dan Edward VIII dari Britania Raya, mengenakan happi

Happi (法被/半被, Happi) adalah mantel tradisional Jepang dengan lengan terbuka lebar, biasa dipakai selama festival. Biasanya terdapat simbol dan/atau tulisan pada bagian tepi depannya, dengan ukuran yang lebih besar di bagian belakang mantel, berupa nama festival atau asosiasi yang berpartisipasi; mungkin juga terdapat kanji untuk festival (祭り, matsuri).

Sejarah

Selama zaman Edo, petugas pemadam kebakaran mulai mengenakan happi, mengikuti jejak samurai, dengan sebagian besar tidak terdapat lambang keluarga. Selain itu, jenis happi berlengan pendek yang lebih bervariasi, yang mulai dipakai rakyat jelata sekitar abad ke-18, yang disebut hanten, juga banyak dipakai oleh pekerja kerajinan dan karyawan toko. Namun, pada akhir zaman Edo, ketika happi mulai dipakai oleh banyak orang, menjadi sulit untuk membedakan dari bentuk dan desain, sehingga shirushi banten (印半纏), yang terdapat nama, intensi, atau lambang keluarga pemakainya, kemudian dikenal secara luas sebagai happi.[1]

Pada akhir zaman Showa (1926–1989), happi mulai umum dipakai sebagai pakaian festival. Bahkan, kebangkitan happi pada festival dapat ditelusuri kembali pada Osaka Expo 1970, di mana pakaian tradisional Jepang semacam ini dipopulerkan dalam konteks acara.[2]

Asal nama

Asal-usul kata happi diperkirakan berasal dari pakaian tanpa lengan yang dipakai para bangsawan terdahulu yang disebut banpi (半臂). Hal tersebut memperjelas bahwa kata happi tidak memiliki hubungan dengan kata happy dalam bahasa Inggris.[2]

Penggunaan

Seseorang biasanya memakai mantel ini di luar kaos dalam dan memasangkannya dengan celana biasa atau celana pendek. Terkadang, para pria memilih untuk memasangkan mantel happi mereka dengan fundoshi, pakaian dalam tradisional Jepang yang biasanya dikenakan oleh pengemudi dan pekerja becak selama abad ke-19. Happi juga sering dipasangkan dengan ikat kepala yang serasi.[3]

Wisatawan yang melihat seseorang mengenakan mantel happi yang berbeda dapat berasumsi bahwa dia memiliki hubungan resmi dengan festival tersebut. Lebih sering daripada tidak, happi digunakan kembali selama mungkin, kecuali jika diperlukan perubahan desain.[3]

Referensi

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Happi.
  1. SURPRISE CREATIVE CO.,LTD (2020). "Happi.Tokyo" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2021-11-11. Diakses tanggal 11-11-2021.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  2. 1 2 "Happi Coat". japanoscope.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-06-10. Diakses tanggal 11-11-2021.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  3. 1 2 "Happi - The Uniform of Japanese Festivals". yabai.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-02-02. Diakses tanggal 11-11-2021.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan