Sabtu, 03 Oktober 2026
16:45 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Hanta Yuda AR

Hanta Yuda AR

Pendiri dan Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia

Bagikan:
Hanta Yuda AR
250px-Hyweb1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir15 September 1980 (umur 46)
AlmamaterUniversitas Gadjah Mada
Universitas Indonesia
Dikenal karenaPengusaha
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia
Analis Politik
Konsultan Politik

Hanta Yuda AR (lahir di Pangkalpinang, 15 September 1980) adalah pendiri dan Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia. Hanta Yuda menyelesaikan pendidikannya sebagai lulusan terbaik Ilmu Politik Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM). Skripsinya tentang “Evaluasi Sistem Presidensial Era Pemerintahan SBY-JK” diterbitkan Gramedia Pustaka Utama dengan judul Presidensialisme Setengah Hati: Dari Dilema ke Kompromi, Studi tentang Kombinasi Sistem Presidensial dan multi partai di Era Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.”[1]

Hanta juga memperoleh gelar Master Ilmu Politik dari Pascasarjana Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) dengan yudisium cumlaude, dan tesisnya tentang “Faktor-faktor Penyebab Penurunan Kekuatan Elektoral Partai Golkar di Pemilu 2009? terpilih sebagai salah satu penelitian terbaik yang dipresentasikan pada “Research Day” FISIP UI.[2]

Semasa menjadi mahasiswa di UGM, Hanta Yuda aktif di gerakan mahasiswa dan diantaranya menjadi Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UGM (2005-2006) dan Koordinator Gerakan Bersama Antikorupsi (GEBRAK) BEM se-Indonesia (2005), ketika itu pula la menggagas dan menginisiasi kegiatan ekstrakurikuler, Sekolah Anti-Korupsi (SAK) di UGM (2005-2006).[3]

Hanta Yuda pernah meraih penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) atas program antikorupsi di perguruan tinggi pertama di Indonesia (2005). Hanta Yuda pun turut mendapat penghargaan sebagai “Inspiring Alumni Award FISIPOL UGM” pada Dies Natalis FISIPOL UGM 2012.[1]

Kiprahnya dalam riset bidang politik telah membawanya untuk berbagi pikiran kepada masyarakat luas. Hanta Yuda kemudian menjadi peneliti di The Indonesian Institute[4] dan Manager Capacity Strengtening Program PAH I DPD RI, kerja sama The Indonesian Institute dengan Democratic Reform Support Program (DRSP)-USAID (2007).[3]

Hanta Yuda juga telah mengabadikan hasil pemikirannya lewat berbagai buku, jurnal, dan ratusan kolom opini di ragam majalah dan surat kabar nasional ternama. Beberapa chapter dalam buku yang telah ditulisnya ialah Potret Institusionalisasi Sistem Presidensial di Indonesia (2007); Konfigurasi Generasi Kepemimpinan Nasional (2008); Potret Institusionalisasi Partai Politik di Indonesia (2009); Politik Indonesia (2009): Partai Politik, Pemilu, dan Prospek Koalisi (2010); serta Kepresidenan Yudhoyono, Sekretariat Gabungan Koalisi, dan Pemerintahan Tersandera (2011).[5]

Pada 2012, Hanta Yuda mendirikan Poltracking Indonesia sebagai lembaga riset untuk turut berkontribusi bagi pemajuan dan pelembagaan demokrasi di Indonesia.[1]

Hanta Yuda saat ini dikenal sebagai analis dan pengamat politik, serta konsultan politik para praktisi politik. Hanta Yuda juga kerap diundang sebagai pembicara dan opinion leader di berbagai televisi swasta dan media nasional.[6]

Hanta Yuda merupakan Founder & CEO Sagha Inovasi Indonesia yang menaungi beberapa perusahaan seperti XSAGHA, Sagha Creative, Sagha Pro, Sagha Tour, Sagha Mart, Sagha Kitchen. Perusahaan tersebut bergerak di bidang jasa branding, event, advertising, ritel dan food & beverage.[7]

Hanta Yuda juga merupakan Founder & Presiden Arroyyan Indonesia yakni yayasan yang bergerak dibidang sosial kemanusiaan dari pendidikan hingga program santunan guna menjangkau fakir miskin dan duafa.[7]

Kehidupan Pribadi

Hanta Yuda merupakan anak ketujuh dari pasangan Abdur Rasyid dan Rohaya binti Rais. Hanta Yuda menikah dengan Erma Yusriani dan memiliki tiga anak yaitu, Annisa Qeeyshasyifa Salsabeela, Ghadiza Qeeyfhalifiya Zhafeera, dan Ghaza Khaisar Balthazaar.[8]

Kiprah

Hanta Yuda saat ini dikenal publik sebagai analis politik dan konsultan politik. Lembaga riset dan kajian politik binaan Hanta Yuda, Poltracking Indonesia menjadi lembaga survei paling akurat memprediksi hasil akhir sesuai rekapitulasi KPU RI pada Pilpres dan Pileg 2024. Pilpres dengan selisih rata-rata 0,12% dan Pileg dengan rata-rata selisih 0,10%. Hasil quick count Poltracking Indonesia pasangan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka (58,51%), sedangkan hasil rekapitulasi KPU RI pasangan nomor urut 2 tersebut memperoleh (58,58%), hanya selisih 0,07%. Prestasi tersebut membawa Poltracking Indonesia mendapat berbagai penghargaan dan apresiasi sebagai lembaga survei paling akurat dan kredibel, termasuk dari asosiasi lembaga-lembaga survei. Sedangkan pada Pilkada Serentak 2024, Poltracking Indonesia juga mencatatkan akurasi yang presisi dengan hasil mendekati hasil resmi KPU.[9][10][11]

Sebelumnya, pada Pilpres 2019, Poltracking Indonesia menjadi lembaga survei paling akurat yang memprediksi hasil akhir Pilpres dengan selisih 0.45 persen dari perhitungan akhir KPU RI[12]

Capaian ini, membuat Poltracking dinilai sebagai lembaga survei paling akurat oleh Indonesia Watch for Democracy (IWD). Survei Poltracking Indonesia tercatat paling akurat mendekati quick count dengan selisih hanya sebesar 0,45%.[13]

Dalam Pilpres 2019, hasil akhir penghitungan KPU RI pasangan Calon Presiden-Calon Wakil Presiden 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin mendapat 55,50 persen atau 85.607.362 suara unggul atas pasangan Calon Presiden – Calon Wakil Presiden 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno (44,50 persen atau 68.650.239 suara).[14]

Sedangkan, survei Pilpres 2019 Poltracking Indonesia yang dilakukan pada 1-8 April 2019 memprediksi Jokowi-Ma’ruf (54,50%) unggul dari Prabowo-Sandi (45,50%). Rekapitulasi suara KPU RI tersebut mengkonfirmasi bahwa Poltracking paling akurat dan presisi memprediksi hasil pemilu 2019.[14]

Tak hanya survei, hitung cepat (quick count) pasca pencoblosan 17 April 2019, Poltracking Indonesia juga dinilai akurat memprediksi hasil Pilpres 2019. Quick count Poltracking Indonesia menunjukkan Jokowi-Ma’ruf (54,98%) unggul dari Prabowo-Sandi (45,02%).[14]

Begitu juga hasil exit poll yang tepat dengan hasil Jokowi-Ma’ruf (54,00%) unggul di atas Prabowo-Sandiaga (46,00%). Hal ini menandai Poltracking sebagai lembaga survei yang paling akurat dan presisi mendekati real count KPU RI.[15]

Begitu juga prediksi Poltracking Indonesia tentang Pemilu Legislatif 2019. Poltracking memiliki selisih mutlak dengan KPU hanya 0,22 persen.[15]

Pada Pilkada DKI Jakarta 2016, Hanta Yuda memprediksi pasangan Anies-Sandi adalah figur yang paling potensial untuk mengalahkan pasangan incumbent (Ahok-Djarot). Analisis Hanta Yuda ditopang data riset kuantitatif dan kualitatif.[16]

Dalam temuannya, Hanta Yuda pun menjelaskan, bahwa masih ada 25,7% pemilih yang belum menentukan pilihan saat dilakukan survei. Survei Poltracking, lembaga yang didirikannya itu, menggunakan metode multistage random sampling terhadap 400 responden. Dengan tingkat margin of error sebesar 4,59%, pada tingkat kepercayaan 95%.[17]

Prediksi Hanta Yuda terhadap kemungkinan Joko Widodo dan Jusuf Kalla berpasangan pada Pilpres 2014 juga tepat. Wakil Presiden RI periode 2004-2009 Jusuf Kalla (JK) dinilai cocok untuk mendampingi Jokowi yang bakal maju sebagai calon presiden dalam Pemilihan Presiden 2014. JK dinilai dapat melengkapi kekurangan Jokowi. JK mungkin bisa masuk karena beliau unggul dalam leadership (kepemimpinan) dan pengambilan keputusan.[18]

Analisis-analis lain Hanta Yuda dapat kita temukan di berbagai platform televisi dan media nasional. Hanta Yuda juga kerap diundang di berbagai seminar, talkshow, pelatihan partai, dan menjadi konsultan para praktisi politik nasional.[6]

Sebagai konsultan politik Hanta Yuda ikut terlibat memenangkan tiga kali pemilihan presiden, Joko Widodo-Jusuf Kalla pada Pilpres 2014, Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019, dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024. Hanta Yuda juga dipercaya beberapa partai politik dalam mengatur strategi pemenangan guna meningkatkan perolehan suara pada setiap Pemilu, baik membangun branding institusi maupun branding personal setiap anggota legislatif.[1]

Karya

  • 2020 – Akademi Capres Pandemi (Media Indonesia, Senin 18 Mei 2020).[19]
  • 2018 – Membaca Arah Pemilih Milenial (Media Indonesia, 23 April 2018).[20]
  • 2017 – Korupsi dari Rumah Rakyat (Harian Kompas, 8 Maret 2017).[21]
  • 2014 – Jejak Para Pemimpin (Gramedia Pustaka Utama, 2014)[22]
  • 2011 –  Kepresidenan Yudhoyono, Sekretariat Gabungan Koalisi, dan Pemerintahan Tersandera. The Indonesian Institute.[23]
  • 2010 – Presidensialisme Setengah Hati Dari Dilema ke Kompromi (Gramedia Pustaka Utama, 2010) [24]
  • 2010 – Politik Indonesia 2009: Partai Politik, Pemilu, dan Prospek Koalisi. The Indonesian Institute.[25]
  • 2009 – Potret Institusionalisasi Partai Politik di Indonesia. The Indonesian Institute.[26]
  • 2008 – Konfigurasi Generasi Kepemimpinan Nasional. The Indonesian Institute.[27]
  • 2007 – Potret Institusionalisasi Sistem Presidensial di Indonesia. The Indonesian Institute[28]

Penghargaan

  • 2021 – Best Leadership and Professional Award 2021[29]
  • 2021 – Excellence in Leader & Professional pada Creative & Inovative Leader & Profesional Champion Award 2021[30]
  • 2019 – Indonesia Leaders Excellent Award dari Indonesia Development Achievement Foundation[31]
  • 2019 – Men and Women Best of 2019[32]
  • 2019 – Outstanding Figure and Inspirational Leader[33]
  • 2019 – Indonesia Star Award[34]
  • 2019 – Indonesia Achievement and Best Performing Award[35]
  • 2019 – The Most Leading Company In Service Excellent of The Year[36]
  • 2019 – Best Winner Indonesia Bussiness Development Award untuk kategori The Most Trusted Company Of The Year dari Indonesia Development Achievement Foundation.[37]
  • 2019 – The Best Performing Survey Institution of The Year[38]
  • 2019 –  The Best Reputable Survei Institution With Service Excellent of The Year[39]
  • 2019 – Indonesia Most Excellent Bussiness[40]
  • 2012 – Inspiring Alumni Award FISIPOL UGM” pada Dies Natalis FISIPOL UGM[41]

Referensi

  1. 1 2 3 4 "Lembaga Survei Poltracking Indonesia" (dalam bahasa American English). 2021-04-27. Diakses tanggal 2025-01-09.
  2. ↑ indonesia, buana (2014-02-03). "Hanta Yuda A.R". Buana Indonesia. Diakses tanggal 2025-01-14.
  3. 1 2 Yuda A. R, Hanta (2010). Presidensialisme setengah hati: dari dilema ke kompromi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. hlm. 315. ISBN 978-979-22-5456-3.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Administrator (2010-10-20). "BEM FEB UGM Gelar Workshop "Ekonomi Bebas Korupsi"". Universitas Gadjah Mada. Diakses tanggal 2025-01-09.
  5. ↑ "Profil Hanta Yuda, Pendiri dan Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia". Tempo. 2024-11-05. Diakses tanggal 2025-01-09.
  6. 1 2 "Poltracking TV". YouTube. Diakses tanggal 2025-01-14.
  7. 1 2 "Instagram". www.instagram.com. Diakses tanggal 2025-01-09.
  8. ↑ "Instagram". www.instagram.com. Diakses tanggal 2025-01-15.
  9. ↑ Liputan6.com (2024-11-18). "Poltracking Indonesia Disebut Lembaga Paling Akurat Berkat 5 Lapis Verifikasi Data". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-01-09.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  10. ↑ SH, Robert Tarigan (2024-03-24). "Quick Count Poltracking Paling Akurat Prediksi Pilpres 2024". Karosatuklik.com. Diakses tanggal 2025-01-15.
  11. ↑ Liputan6.com (2024-03-23). "Quick Count Poltracking Paling Akurat Prediksi Pilpres 2024". liputan6.com. Diakses tanggal 2025-01-15.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  12. ↑ Group, Gatra Media (2016-05-20). "GATRAcom | Baca Gatra Baru Bicara". www.gatra.net. Diakses tanggal 2025-01-09.{{cite web}}: |last= memiliki nama generik
  13. ↑ "JPNN". www.jpnn.com. Diakses tanggal 2025-01-09.
  14. 1 2 3 Group, Gatra Media. "IWD Catat Tiga Lembaga Survei Paling Akurat Prediksi Pilpres 2019 | Politik". www.gatra.com. Diakses tanggal 2025-01-09.{{cite web}}: |last= memiliki nama generik
  15. 1 2 "JPNN". www.jpnn.com. Diakses tanggal 2025-01-09.
  16. ↑ Administrator. "Ingin Menang di Pilgub DKI? Ini 4 Kunci dari Hanta Yuda - Jawa Pos". Ingin Menang di Pilgub DKI? Ini 4 Kunci dari Hanta Yuda - Jawa Pos. Diakses tanggal 2025-01-09.
  17. ↑ BeritaSatu.com. "Anies Baswedan-Sandiaga Berpotensi Tantang Ahok-Djarot". beritasatu.com. Diakses tanggal 2025-01-09.
  18. ↑ Mediatama, Grahanusa (2014-03-15). "Pengamat: JK dianggap bisa melengkapi Jokowi". kontan.co.id. Diakses tanggal 2025-01-09.
  19. ↑ developer, mediaindonesia com. "Akademi Capres Pandemi". mediaindonesia.com. Diakses tanggal 2025-01-15.
  20. ↑ developer, mediaindonesia com. "Akademi Capres Pandemi". mediaindonesia.com. Diakses tanggal 2025-01-15.
  21. ↑ "Korupsi dari Rumah Rakyat – Kompas.id". web.archive.org. 2020-11-24. Diakses tanggal 2025-01-15.
  22. ↑ Hanta Yuda A. R (2014). Jejak para pemimpin. Tim Poltracking (Indonesia). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. ISBN 978-602-03-0548-6.
  23. ↑ Yuda, Hanta (2010). "Update Indonesia". Menakar Kinerja Satu Tahun Pemerintahan SBY-Boediono. 5 (7): 2–6.
  24. ↑ Hanta Yuda A. R (2010). Presidensialisme setengah hati: dari dilema ke kompromi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. ISBN 978-979-22-5456-3.
  25. ↑ Yuda, Hanta (2010). "Politik Indonesia 2009: Partai Politik, Pemilu, Koalisi Pemerintahan dan Prospek Demokrasi". Indonesia Report 2009: 79–96.
  26. ↑ "Hanta Yuda AR - Lembaga Survei Poltracking Indonesia". 2021-05-02. Diakses tanggal 2025-01-15.
  27. ↑ Yuda, Hanta (2008). "KONFIGURASI GENERASI KEPEMIMPINAN NASIONAL". INDONESIA 2007: 123–136.
  28. ↑ Yuda, Hanta (2007). "POTRET INSTITUSIONALISASI SISTEM PRESIDENSIAL". Indonesia Report 2007: 93–116.
  29. ↑ developer, mediaindonesia com. "Hanta Yuda Raih The Best Excellence in Leader Profesional 2021". mediaindonesia.com. Diakses tanggal 2025-01-15.
  30. ↑ "Hanta Yuda Dinobatkan Sebagai Excellence in Leader & Profesional 2021". Tribunnews.com. 2025-01-15. Diakses tanggal 2025-01-15.
  31. ↑ "Hanta Yuda Terima Penghargaan 'Indonesia Leaders Excellent Award 2019'". Tribunnews.com. 2025-01-09. Diakses tanggal 2025-01-09.
  32. ↑ "Berkontribusi Majukan Negeri, Hanta Yuda Kembali Raih Penghargaan Bergengsi". SINDOnews Metro. Diakses tanggal 2025-01-15.
  33. ↑ "Hanta Yuda Raih Penghargaan Outstanding Figure and Inspirational Leader 2019". merdeka.com. 2019-07-03. Diakses tanggal 2025-01-15.
  34. ↑ "Hanta Yuda Terima Penghargaan Indonesia Star Award 2019". merdeka.com. 2019-09-30. Diakses tanggal 2025-01-09.
  35. ↑ Agency, ANTARA News (2019-05-27). "Bupati Hendrajoni terima penghargaan pemimpin berkinerja baik dari Majalah Indonesian Inspire". Antara News Sumbar. Diakses tanggal 2025-01-15.
  36. ↑ "Poltracking Raih The Most Trusted Company Of The Year 2019". Republika Online. 2019-11-29. Diakses tanggal 2025-01-09.
  37. ↑ "Poltracking Raih The Most Trusted Company Of The Year 2019". Republika Online. 2019-11-29. Diakses tanggal 2025-01-09.
  38. ↑ "Poltracking Raih Penghargaan 'The Best Performing Survey Institution of The Year'". Tribunnews.com. 2025-01-09. Diakses tanggal 2025-01-09.
  39. ↑ "Poltracking Raih The Most Trusted Company Of The Year 2019". Republika Online. 2019-11-29. Diakses tanggal 2025-01-15.
  40. ↑ "Raih Penghargaan, Poltracking Termotivasi Bangun Indonesia Lewat Edukasi Politik". merdeka.com. 2019-09-01. Diakses tanggal 2025-01-09.
  41. ↑ "Alumni Fisipol UGM". web.archive.org. 2019-03-19. Diakses tanggal 2025-01-15.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan