Jumat, 16 Oktober 2026
03:54 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Hamza Yusuf

Hamza Yusuf

Cendekiawan Muslim dan pendidik Amerika (lahir 1958)

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Humza Yousaf.
Syekh
Hamza Yusuf
250px-Hamza_Yusuf_%282022%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hamza Yusuf di 2022.
Lahir
Mark Hanson

1958 (umur 67–68)
Amerika Serikat Walla Walla, Washington
AlmamaterSan Jose State University[1][2][3]
PekerjaanPakar Keislaman
Dikenal karenaZaytuna College
Pasangan menikahLiliana (Umm Yahya) Hanson
Situs webwww.sandala.org

Hamza Yusuf Hanson (lahir 1958)[4] adalah seorang ulama asal Amerika Serikat[5] dan salah satu pendiri Zaytuna College.[6][7] Ia adalah satu di antara sejumlah pendukung pembelajaran ilmu Islam klasik dan telah mempromosikan ilmu-ilmu dan metode pengajaran ilmu Islam klasik tersebut ke seluruh dunia.[8]

Ia adalah seorang penasehat di Program Studi Keislaman di Universitas Stanford dan di Pusat Studi Keislaman di Pasca-sarjana Teologi di Berkeley.[9] Ia juga menjadi anggota dewan penasehat di '"One Nation" George Russell', suatu inisiatif filantropi nasional yang menyerukan pluralisme dan inklusif di Amerika Serikat. Sebagai tambahan, ia juga menjadi wakil presiden pada Pusat Global untuk Bimbingan and Pembaharuan, yang didirikan dan saat ini diketuai oleh Abdallah bin Bayyah.[10][11]

Yusuf adalah salah satu tokoh yang menandatangani [12] A Common Word Between Us and You, suatu surat terbuka oleh para ulama Islam kepada para pemimpin Kristiani, menyerukan perdamaian dan saling memaklumi. Harian The Guardian di Inggris menyebutkan bahwa "Hamza Yusuf adalah ulama Islam barat yang paling berpengaruh."[13] Pada Mei 2025, Yusuf ditunjuk oleh Donald Trump sebagai salah satu dewan penasehat dalam Komisi Kebebasan Beragama.[14]

Kehidupan awal

Yusuf terlahir dengan nama Mark Hanson dari dua orang tua yang akademisi[13] di negara bagian Washington dan dibesarkan di California Utara.[6] Ia anak laki-laki kedua dan pertengahan dari tujuh bersaudara.[15] Ayahnya seorang profesor ilmu sosial di suatu universitas di California Utara, sementara ibunya lulusan Universitas California di Berkeley.

Ia berdarah Skotlandia dan Irlandia dari garis ayahnya, sementara dari ibunya berdarah Yunani dan Eropa utara lainnya. Kakek dari kakeknya dari garis ayah bernama Michael O'Hanson berimigrasi dari Irlandia ke Philadelphia pada 1840-an yang saat itu mengalami masa paceklik. Sementara ayahnya dilahirkan di Duluth, Minnesota. Kakek dan neneknya dari garis ibu berimigrasi ke Amerika Serikat melalui pulau Ellis di New York pada 1896.[15]

Yusuf dibesarkan dalam lingkungan agama Kristen. Ayahnya merupakan penganut Katolik sedangkan ibunya pengikut Kristen Ortodoks Yunani.[4] Ia bersekolah di pesisir timur dan barat negara Amerika Serikat. Saat usianya 12 tahun, kakek dari garis ibunya mengirim Yusuf dan saudarinya, Nabila, ke Kamp Ortodoks di Yunani untuk belajar agama Katolik (ia tampaknya diarahkan agar menjadi pendeta pada masa mudanya). Pada 1977, setelah mengalami kecelakan mobil yang hampir merenggut nyawanya, ia mulai mencari-cari tentang kehidupan setelah mati dan mulai membaca Al-Qur'an yang pada akhirnya ia memeluk agama Islam.[6][16] Saudarinya Nabila adalah satu-satu saudaranya yang masuk ke agama Islam.[15]

Pendidikan

Yusuf menghabiskan waktunya belajar di luar Amerika Serikat selama sepuluh tahun. Tidak lama setelah pindah agama ke Islam, ia pindah ke London di Inggris, ke Granada di Spanyol[15] dan pada akhirnya Al Ain di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab untuk mengejar secara serius ilmu-ilmu keislaman.[17] Di sana, ia secara khusus belajar bahasa Arab dan juga sekaligus menjadi muazin di suatu masjid lokal selama empat tahun. Ia berkenalan dengan sejumlah ulama asal Mauritania dan lalu mulai belajar secara serius ilmu-ilmu Islam termasuk fiqih mazhab Maliki. Pada akhirnya ini membawanya melakukan perjalanan ke negeri Mauritania untuk belajar lebih serius kepada satu ulama paling terkenal di sana, Sidi Muhammad ould Fahfu al-Massumi, lebih dikenal sebagai Murabit al-Hajj.[18] Selama masa tinggalnya di sana, Yusuf tinggal dan belajar langsung kepada Murabit al-Hajj selama 3 tahun.[19]

Selain gelar-gelar keislaman, ia pun berhasil menamatkan pendidikan dalam sastra Inggris dengan gelar Sarjana Muda (A.A) di Imperial Valley, California pada 1990 dan Ilmu keperawatan (gelar A.S) dari kampus yang sama.

Pada tahun 1991 ia dianugerahi gelar doktor Honoris Causa oleh Syekh Shadhili Naifer, dekan Universitas Zaytuna di Tunisia, dan sejak tahun 2009 sampai saat ini, ia terdaftar sebagai kandidat doktor dalam program studi keislaman di Graduate Theological Union, Berkeley.[20]

Karier

Perawat

Setelah menyelesaikan pendidikan keperawatan, Hamza bekerja di Unit Rawat Jantung di suatu rumah sakit di California. Pada masa ini pula yang membuatnya paham masalah kedokteran dan jantung.

Zaytuna

Ia dan kolega Dr. Hesham Alalusi dan Zaid Shakir mendirikan Zaytuna Institute di Berkeley, California, Amerika Serikat, pada tahun 1996,[6] yang khusus berdedikasi dalam membangkitkan kembali metode belajar secara tradisional ilmu-ilmu keislaman.[21] Akhirnya, mereka bersama kolega yang lain yang juga profesor di Universitas California di Berkeley, Hatem Bazian, pada musim gugur tahun 2010 berhasil membuka Zaytuna College, suatu perguruan tinggi ilmu sosial dengan pengkhususan keislaman dengan masa tempuh pendidikan 4-tahun, suatu perguruan tinggi Islam pertama di Amerika Serikat.[22] Tempat itu berhasil mewujudkan visi Hamza Yusuf yang ingin mengkombinasikan ilmu sosial-budaya yang berbasis trivium dan quadrivium - dengan pelatihan intensif dalam disiplin ilmu-ilmu Islam tradisional. Perguruan tinggi tersebut bertujuan untuk "mendidik dan menyiapkan pemimpin profesional, intelektual dan spiritual."[23]

Pandangan-pandangan

Yusuf pernah menyatakan bahwa aksi terorisme tidak memiliki landasan hukum fikih.[24] Ia menyatakan serangan 11 September sebagai "suatu aksi 'pembunuhan massal murni semata-mata'". Sambil mengecam serangan-serangan tersebut, ia juga menyatakan bahwa "Islam telah dibajak ... di pesawat tersebut sama seperti halnya korban yang tidak bersalah".[13]

Pengaruh

Pusat Studi Strategis Keislaman Kerajaan Jordania saat ini menempatkannya pada posisi ke-42 di antara 500 orang muslim yang paling berpengaruh di dunia.[25] Majalah Egypt Today mendeskripsikannya sebagai seorang bintang rok teologi, "Elvis Presley-nya Muslim Barat."[26] Baru-baru ini, Hamza Yusuf ditempatkan sebagai "Ulama muslim barat yang paling berpengaruh di dunia" oleh The 500 Most Influential Muslims, dengan editor John Esposito dan Ibrahim Kalin (2009).[27]

Publikasi

Buku-buku dan pamflet yang dikarang

Kata pengantar pada Buku-buku dan Catatan

  • Instruction of the Student: The Method of Learning [40]
  • The Prophetic Invocations By Mostafa Al-Badawi [41]

Buku yang diedit bersama Zaid Shakir

Naskah dan Artikel

Referensi

  1. ↑ Edward E. Curtis, The Columbia Sourcebook of Muslims in the United States, p. 405. ISBN 0-231-13957-8
  2. ↑ Shamim Akhter, Faith & Philosophy of Islam, p. 81. ISBN 81-7835-719-4
  3. ↑ Jocelyne Cesari, When Islam and Democracy Meet: Muslims in Europe and in the United States, p. 150. ISBN 1-4039-7856-5
  4. 1 2 Spannaus, Nathan; Razavian, Christopher Pooya (2018). Bano, Masooda (ed.). Zaytuna College and the Construction of an American Muslim Identity. Edinburgh University Press. hlm. 39–71. ISBN 978-1-4744-3328-0.
  5. ↑
  6. 1 2 3 4 Edward E. Curtis, The Columbia Sourcebook of Muslims in the United States, p. 405
  7. ↑ Z. Grewal, Islam Is a Foreign Country: American Muslims and the Global Crisis of Authority, p 377
  8. ↑ Jocelyne Cesari, Encyclopedia of Islam in the United States, p 643
  9. ↑ "Carnegie Workshop Biographies |Graduate Theological Union". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-04-06. Diakses tanggal 2014-04-11.
  10. ↑ "Introducing global center for renewal and guidance « Bin Bayyah". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-11-12. Diakses tanggal 2014-04-11.
  11. ↑ "Introducing global center for renewal and guidance |Islam |Saudi Gazette". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-12-19. Diakses tanggal 2014-04-11.
  12. ↑ "Signatories |A Common Word Between Us and You". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-06-01. Diakses tanggal 2014-04-11.
  13. 1 2 3 O'Sullivan, Jack (Oktober 7, 2001). "If you hate the west, emigrate to a Muslim country". The Guardian. London. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2013-06-22. Diakses tanggal November 22, 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ "President Donald Trump Names Advisory Board Members to the Religious Liberty Commission". The White House (dalam bahasa American English). 2025-05-16. Diakses tanggal 2025-07-28.
  15. 1 2 3 4 "Unofficial Biography of Hamza Yusuf". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-03-25. Diakses tanggal 2014-04-11.
  16. ↑ "'If you hate the west, emigrate to a Muslim country' |World news |The Guardian". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2013-06-22. Diakses tanggal 2014-04-11.
  17. ↑ Raquel Ukeles, The Evolving Muslim Community in America: The Impact of 9/11, p 101
  18. ↑ Z. Grewal, Islam Is a Foreign Country: American Muslims and the Global Crisis of Authority, p 161
  19. ↑ "Another Mother of the Believers |AE". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-11-15. Diakses tanggal 2014-04-11.
  20. ↑ Member - Hamza Yusuf[pranala nonaktif permanen]
  21. ↑ Daniel Brumberg, Dina Shehata, Conflict, Identity, and Reform in the Muslim World: Challenges for U.S Engagement, p 367
  22. ↑ "ZAYTUNA COLLEGE |About > A Brief History". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2015-05-02. Diakses tanggal 2014-04-11.
  23. ↑ "ZAYTUNA COLLEGE |About > Our Mission". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-04-10. Diakses tanggal 2014-04-11.
  24. ↑ Charles L. Cohen, Ronald L. Numbers, Gods in America: Religious Pluralism in the United States, p 186
  25. ↑ "The 2013/14 Edition is Here!" (PDF). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2010-12-25. Diakses tanggal 2014-04-11.
  26. ↑ "Elmhurst College: Modern Lessons from an Ancient Faith". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-04-08. Diakses tanggal 2014-04-11.
  27. ↑ "The 500 most influential Muslims in the world". Royal Islamic Strategic Studies Centre. Diarsipkan dari versi asli pada 2013-09-24. Diakses tanggal Oktober 2, 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  28. ↑ "The Prayer of the Oppressed: Imam Muhammad b. Nasir al-DarÏ, Hamza Yusuf". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-06-02. Diakses tanggal 2014-04-11.
  29. ↑ "The Prayer Of The Oppressed: Amazon.co.uk: Imam Muhammad b. Nasir al-Dar'i, Sheikh Hamza Yusuf: Books". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-05-08. Diakses tanggal 2014-04-11.
  30. ↑ "The Burda: The Poem of the Cloak (CD Audio Book): Amazon.co.uk: Imam Salih Sharaf ud-Din Abu Abdullah Muhammad bin Hasan al Busiri, Hamza Yusuf: Books". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-08-13. Diakses tanggal 2014-04-11.
  31. ↑ "Purification of the Heart: Signs, Symptoms and Cures of the Spiritual Diseases of the Heart: Amazon.co.uk: Hamza Yusuf: Books". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-05-07. Diakses tanggal 2014-04-11.
  32. ↑ "Purification of the Heart: Signs, Symptoms and Cures of the Spiritual Diseases of the Heart. By Hamza Yusuf". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-04-23. Diakses tanggal 2014-04-11.
  33. ↑ "The Content of Character: Ethical Sayings of the Prophet Muhammad: Amazon.co.uk: Books". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-05-07. Diakses tanggal 2014-04-11.
  34. ↑ "Amal Press". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-04-08. Diakses tanggal 2014-04-11.
  35. ↑ "The State We are in: Identity, Terror and the Law of Jihad: Amazon.co.uk: Hamza Yusuf Hanson, Tahir Abbas, Yahya Birt, H.A. Hellyer, Aftab Ahmad Malik: Books". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-05-07. Diakses tanggal 2014-04-11.
  36. ↑ "The Creed of Imam Al-Tahawi: Amazon.co.uk: Hamza Yusuf: Books". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-05-06. Diakses tanggal 2014-04-11.
  37. ↑ "The Creed of Imam al-Tahawi: Hamza Yusuf. Treatise on muslim belief". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-06-02. Diakses tanggal 2014-04-11.
  38. ↑ "Educating Your Child in Modern Times: Amazon.co.uk: John Taylor Gatto, Hamza Yusuf Hanson, Dorothy Sayers, Nabila Hanson: Books". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-05-08. Diakses tanggal 2014-04-11.
  39. ↑ "Educating Your Child in Modern Times - Raising an intelligent, sovereign & ethical human being: 4 CD set - Hamza Yusuf, John Taylor Gatto". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-01-28. Diakses tanggal 2014-04-11.
  40. ↑ "Instruction of the Student: The Method of Learning: Amazon.co.uk: Imam al-Zarnuji, Hamza Yusuf, Gustave E. von Grunebaum: Books". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-05-08. Diakses tanggal 2014-04-11.
  41. ↑ "Amazon.com: The Prophetic Invocations (9781929694105): Dr. Mostafa al-Badawi, Hamza Yusuf: Books". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2014-04-08. Diakses tanggal 2014-04-11.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Hamza Yusuf.
Abad ke-2 H/
ke-8 M
Abad ke-3 H/
ke-9 M
Abad ke-4 H/
ke-10 M
Abad ke-5 H/
ke-11 M
Abad ke-6 H/
ke-12 M
Abad ke-7 H/
ke-13 M
Abad ke-8 H/
ke-14 M
Abad ke-9 H/
ke-15 M
Abad ke-10 H/
ke-16 M
Abad ke-11 H/
ke-17 M
Abad ke-12 H/
ke-18 M
Abad ke-13 H/
ke-19 M
Abad ke-14 H/
ke-20 M
Abad ke-15 H/
ke-21 M
Ulama dari mazhab fikih Sunni lainnya
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan