Senin, 21 September 2026
23:02 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Halte Winongo

Halte Winongo

halte kereta api di Indonesia

Halte Winongo
Winongo
330px-Stasiun_Winongo_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Eks-Halte Winongo. Emplasemen dan sepurnya sudah menjadi jalan kampung.
Lokasi
Koordinat 7°50′25.0318″S 110°20′49.1669″E / 7.840286611°S 110.346990806°E / -7.840286611; 110.346990806
Operator
Letak
km 6+510 lintas Yogyakarta-Palbapang[1]
Layanan-
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiPerhentian dilayani[3]
Sejarah
Dibuka1895
Ditutup1977 (layanan umum)
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-7.8402866111111,110.34699080556,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Halte_Winongo&revid=29894937&groups=_00a6a3d7643359c876cd15fdb81de998fdaeaa36&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info  L B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Halte Winongo (WGO) adalah halte kereta api nonaktif yang terletak di Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul. Halte ini secara de facto termasuk dalam Wilayah Penjagaan Aset VI Yogyakarta, tetapi tanah tempat stasiun ini berada sebagian sudah menjadi milik masyarakat dan sebagian milik PT Madu Baru.

Halte ini dibangun sebagai bagian dari jalur kereta api lintas Yogyakarta–Srandakan–Sewugalur.[4] Halte ini dibuka pada tanggal 21 Mei 1895 bersamaan dengan pembukaan segmen Yogyakarta–Srandakan.[5]

Bangunan halte ini direnovasi dengan arsitektur bergaya 1950-an seperti stasiun-stasiun lainnya di Daop VI. Halte ini ditutup sejak tahun 1976–1977 karena kebocoran pendapatan PJKA, banyaknya penumpang gelap, kekurangan biaya perawatan prasarana, jalan raya diperlebar, dan mobil makin banyak.[6] Di akhir kariernya, jalur yang menuju Pabrik Gula Madukismo masih tetap dipertahankan pada 1980-an.

Bangunan ini sempat dijadikan rumah keluarga Atmopawiro. Dikisahkan pula, bahwa bangunan stasiun mengalami kerusakan akibat gempa Bantul 2006. Kemudian, warga berinisiatif memperbaiki bangunan dengan mengubah letak pintu yang seharusnya menghadap ke barat menjadi ke arah selatan. Sampai saat ini, bangunan stasiun Winongo dimanfaatkan sebagai karang taruna masyarakat setempat. Bangunannya kini sudah dimural.[7]

Jika berjalan ke arah selatan menyusuri jalan kampung, sebelum melihat halte, terdapat Jembatan Winongo yang rel-relnya sudah dicor dengan semen.[8]

Percabangan menuju PG Madukismo

Dahulu, dari Halte Winongo ini terdapat percabangan jalur kereta api yang mengarah ke utara sampai ke Suikerfabriek Padokan (sekarang Pabrik Gula Madukismo). Jalur tersebut difungsikan untuk mengakomodasi angkutan barang dari pabrik gula. Dalam peta Daerah Istimewa Yogyakarta tempo dahulu koleksi Universiteit Leiden, jalur percabangan tersebut dimiliki oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij.[9][10]

Galeri

  • Bangunan halte yang sudah dimural.
    Bangunan halte yang sudah dimural.
  • Bagian belakang halte, sebenarnya merupakan pintu depan.
    Bagian belakang halte, sebenarnya merupakan pintu depan.
  • Di atas jembatan Winongo. Jembatan ini sangat berbahaya jika dilalui roda dua (sepeda dan sepeda motor) yang besar.
    Di atas jembatan Winongo. Jembatan ini sangat berbahaya jika dilalui roda dua (sepeda dan sepeda motor) yang besar.
  • Jembatan Winongo. Tersisa rel berikut bantalannya yang masih lengkap, konstruksinya juga masih kukuh.
    Jembatan Winongo. Tersisa rel berikut bantalannya yang masih lengkap, konstruksinya juga masih kukuh.

Referensi

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Stasiun Winongo.
  1. Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
  2. Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. Buku Jarak untuk Angkutan Barang Jawa dan Madura. Bandung: Perusahaan Jawatan Kereta Api. 1982. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-03-26. Diakses tanggal 2020-07-15.
  4. "BPCB Yogyakarta, Kemendikbud: Sejarah Jalur Trem Yogyakarta-Brosot". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-12-14. Diakses tanggal 2014-12-14.
  5. Archiv Für Eisenbahnwesen. Vol. 58. 1935.
  6. "BPCB Yogyakarta, Kemendikbud: Sejarah Jalur Trem Yogyakarta-Brosot". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-12-14. Diakses tanggal 2014-12-14.
  7. "Bekas Stasiun Winongo Bantul, Beralih Fungsi Menjadi Ruang Karang Taruna Warga | TeamTouring". teamtouring.net (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2015-03-15. Diakses tanggal 2018-10-21.
  8. "Bekas Jembatan Kereta Api Yang Melintas di Kali Winongo | TeamTouring". teamtouring.net (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2018-10-21. Diakses tanggal 2018-10-21.
  9. "Penelusuran Sisa-Sisa Jalur Kereta Api Stasiun Winongo – Pabrik Gula Madukismo | TeamTouring". teamtouring.net (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari asli tanggal 2018-10-21. Diakses tanggal 2018-10-21.
  10. "Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa (Java)". maps.library.leiden.edu. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-08-13. Diakses tanggal 2020-11-16.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Dongkelan
menuju Yogyakarta
Yogyakarta–Palbapang–Sewugalur Cepit
menuju Sewugalur
Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Yogyakarta ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan