Minggu, 04 Oktober 2026
19:09 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Halte Tutul

Halte Tutul

halte kereta api non-aktif di Jember, Indonesia

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Macan tutul.
Singkatan stasiun ini bukan berarti Kabupaten Timor Tengah Utara.
Halte Tutul
Tutul
330px-Tutul_halt_220329-114408_jtg.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Halte Tutul, 2022
sisa reruntuhan bangunan
Lokasi
Koordinat 8°17′33.03″S 113°30′44.43″E / 8.2925083°S 113.5123417°E / -8.2925083; 113.5123417
Operator
Letak
Layanan-
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiPerhentian dilayani agen[3]
Sejarah
Dibuka3 Mei 1913
Ditutup1986
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-8.2925083333333,113.51234166667,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Halte_Tutul&revid=27552720&groups=_30828755e1300705e3dc4f592764c7956c478e85&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Halte Tutul (TTU) merupakan halte kereta api mati (nonaktif) yang terletak di Tutul, Balung, Jember. Halte ini termasuk dalam Wilayah Penjagaan Aset IX Jember.

Lekkerkerker (1938) dalam bukunya yang berjudul Land-en-Volk van Java menyebutkan bahwa jalur tempat halte ini berada aslinya adalah jalur trem dengan lebar sepur 600 mm menuju Puger. Pembangunan diprakarsai oleh Staatsspoorwegen, dengan melanjutkan jalurnya dari Lumajang menuju Rambipuji via Balung. Jalur dan stasiun-stasiunnya sendiri dibuka pada tanggal 3 Mei 1913 untuk segmen Rambipuji–Balung. Selanjutnya, jalur kemudian dibuka pula untuk segmen Lumajang–Kencong pada tanggal 25 Agustus 1927 dan kemudian ke arah Balung pada tanggal 1 November 1928. Pada tanggal 1 November jalur ini diputuskan untuk diganti sepurnya menjadi 1.067 mm.[4]

Stasiun ini dinonaktifkan bersama dengan penutupan jalur Lumajang–Balung pada tahun 1986, karena kalah bersaing dengan mobil pribadi dan angkutan umum. Kondisi bangunan kini telah hancur, tinggal sisa-sisa dinding ruangan kontrol stasiun. Sekelilingnya telah dijadikan persawahan dan kebun tegalan.

Galeri

  • Tersembunyi di tengah tanaman jagung
    Tersembunyi di tengah tanaman jagung
  • Sisa rel pembatas emplasemen
    Sisa rel pembatas emplasemen
  • Sisa ruang kontrol stasiun
    Sisa ruang kontrol stasiun

Referensi

  1. ↑ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).
  2. ↑ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ Buku Jarak untuk Angkutan Barang Jawa dan Madura. Bandung: Perusahaan Jawatan Kereta Api. 1982. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-03-26. Diakses tanggal 2020-07-15.
  4. ↑ Lekkerkerker, C.G. (1938). Land en volk van Java. J.B. Wolters' Uitgevers-Maatschappij.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Jambearum
menuju Lumajang
Lumajang–Balung Balung
Terminus
Balung Kulon
menuju Rambipuji
Rambipuji–Balung–Puger Jambearum
menuju Puger


Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Jawa Timur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan