Minggu, 04 Oktober 2026
03:58 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Hallyangmu

Hallyangmu

Bagikan:
250px-Korean.Dance-Hanryang.chum-01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hallyangmu

Hallyangmu (한량무;閑良舞, tari hallyang) adalah tarian rakyat Korea yang menampilkan sendratari kehidupan bangsawan Dinasti Joseon.[1]

Pada awalnya tari ini ditampilkan dalam pertunjukkan akrobat kelompok sadang untuk rakyat jelata. Namun, ketika kelompok penghibur ini lenyap, tari hallyang mulai dipentaskan untuk orang dewasa saja. Sejak tahun 1910, hallyangmu sering ditampilkan di rumah-rumah hiburan gisaeng dan pesta-pesta.[1]

Tarian ini berakar dari kehidupan para hallyang yang ceria pada masa lalu sehingga tidak ada struktur yang tetap. Hallyang adalah sekelompok pemuda yangban (bangsawan Joseon) pemalas yang hanya menghabiskan waktunya dengan berfoya-foya dan bersenang-senang. Temanya berkisar dari kehidupan sehari-hari dan kisah cinta para hallyang yang dimainkan oleh karakter bangsawan, pejabat tingkat bawah, biksu dan gisaeng.[1]

Berasal dari wilayah Dongrae dalam kota Busan, tari hallyang termasuk dalam kategori heoteunchum, jenis tari improvisasi atau impromptu.[1] Sampai akhir periode Joseon, tari ini merupakan tarian rakyat terpopuler di Korea bersama salpuri dan seungmu.

Ciri khas gerakannya yang maskulin merupakan perpaduan antara tarian lapangan (madangchum) dan tarian bangsawan (sarangbangchum) sehingga mencerminkan karakteristik yang muncul dalam tari rakyat kebanyakan maupun tari profesional yang sudah dipoles. Hallyangmu yang ditampilkan pada masa kini merupakan hasil koreografi para penari profesional Korea Selatan pada tahun 1980-an. Para penari mengenakan hanbok seperti yangban, lengkap dengan topi (gat) dan jubah (dopo). Kadang-kadang kipas dipakai untuk menambah kesan elegan.

Referensi

  1. 1 2 3 4 Malborg, Kim (2005). Korean Dance. Ewha Woman University Press, Seoul. ISBN 89-7300-626-6.


Ikon rintisan

Artikel bertopik budaya ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan