Senin, 19 Oktober 2026
16:53 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Haagsche Courant

Haagsche Courant

Bagikan:
250px-Rijswijk_Haagsche_Courant.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bekas gedung Haagsche Courant di Rijswijk

Haagsche Courant beroperasi sebagai surat kabar independen sejak tahun 1864 dan 2005 di Den Haag dan wilayah sekitarnya. Setelah mereka diakuisisi oleh Algemeen Dagblad (AD), surat kabar ini sekarang diterbitkan sebagai AD Haagse Courant, yang ditulis oleh staf lokal dan kru AD.

Sejarah

Suar kabar ini muncul pada awal tahun 1864 sebagai edisi Belinfante, tetapi tetap berada di bawah kendali keluarga Sijthoff selama lebih dari 120 tahun sejak Albert Georg Sijthoff pada tahun 1883.[1] Perusahaan penerbitan Sijthoff diserang oleh bom mobil setelah surat kabar ini mencetak artikel negatif tentang kegiatan bisnis pada tahun 1980-an oleh agen penagihan yang dimiliki oleh penjahat Belanda Eef Hoos.[2]

Haagsche Courant tetap menjadi publikasi independen sampai tahun 2005, ketika surat kabar bergabung dengan Algemeen Dagblad, bersama dengan Rijn en Gouwe, Rotterdams Dagblad, De Dordtenaar dan Utrechts Nieuwsblad. Surat kabar ini kemudian diterbitkan sebagai AD Haagsche Courant, edisi daerah dari Algemeen Dagblad untuk wilayah Den Haag dan sekitarnya.

Referensi

  1. ↑ "Geschiedenis" (PDF). Omniversum event locatie van formaat (dalam bahasa Belanda). Omniversum. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 14 Juli 2010. Diakses tanggal 30 Agustus 2010.
  2. ↑ "Eef Hoos - Owner of Algarve Pet Crematorium Owner Unmasked". The Sargeant's Inn. 20 September 2008. Diakses tanggal 30 Agustus 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik surat kabar di Belanda ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan