Rabu, 30 September 2026
19:29 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh

Virus influenza A subtipe H5N1

Subtipe virus influenza A

Bagikan:

H5N1 adalah salah satu subtipe virus influenza A yang menyebabkan penyakit flu burung. Virus influenza A memiliki beberapa protein pada permukaannya, di antaranya protein hemaglutinin (disingkat H atau HA) serta protein neuraminidase (disingkat NA atau N). Kombinasi jenis protein H dan protein N akan menentukan sifat virus dan penamaan subtipe virus influenza.

Virus H5N1 menimbulkan penyakit pada banyak spesies vertebrata, termasuk manusia, dan berpeluang menjadi pandemi influenza. Para ahli mengkhawatirkan bahwa H5N1 dapat bermutasi menjadi bentuk yang dapat menular dengan mudah dari manusia ke manusia, meskipun sampai sekarang belum ada kejadian kuat yang mendukung kekhawatiran itu. Mutasi seperti itu pernah terjadi ketika virus H2N2 berevolusi menjadi strain flu Hong Kong H3N2.

Ikhtisar

Highly pathogenic H5N1
Highly pathogenic H5N1
Highly pathogenic H5N1
Negara-negara dengan kematian unggas akibat H5N1.
Negara-negara dengan kematian manusia dan unggas akibat H5N1.

H5N1 dianggap sebagai penyakit yang disebabkan oleh unggas, namun terdapat beberapa bukti terkait terbatasnya penularan virus dari manusia kesalahan

manusia.[1] Faktor risiko tertularnya virus adalah dengan penanganan unggas yang terinfeksi, tetapi penularan virus dari unggas yang terinfeksi ke manusia dinyatakan tidak efisien.[2] Para ahli telah mengidentifikasi peristiwa-peristiwa utama (menciptakan clades baru, menginfeksi spesies baru, menyebar ke daerah-daerah baru) menandai perkembangan virus flu burung menjadi pandemi, dan banyak dari peristiwa-peristiwa utama tersebut terjadi lebih cepat dari yang diperkirakan.

Tanda dan Gejala

Secara umum, masyarakat yang terjangkit flu biasanya memiliki gejala seperti deman, batuk, sakit tenggorokan, nyeri otot, masalah pada pernapasan dan penumonia. Sedangkan tingkat keparahan tergantung pada seberapa parah orang tersebut terinfeksi.

Terminologi

250px-H1N1_versus_H5N1_pathology.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perbandingan lokasi infeksi virus influenza subtipe H1N1 dan H5N1.

Isolat H5N1 diidentifikasi seperti contoh HPAI A (H5N1) A/chicken/Nakorn-Patom/Thailand/CU-K2/04 (H5N1):

  • A sebagai genus dari tipe influenza (A, B, atau C).
  • Chicken atau Ayam adalah spesies hewan tempat virus berkembang.
  • Nakorn-Patom/Thailand adalah tempat virus diisolasi pertama kali.
  • CU-K2 adalah nomor referensi laboratorium yang mengidentifikasinya dari virus influenza lain yang diisolasi di tempat dan tahun yang sama.
  • 04 mewakili tahun isolasi (2004).
  • H5 adalah jenis protein hemaglutinin nomor lima.
  • N1 adalah jenis protein neuraminidase nomor satu.

Pencegahan

250px-Colorized_transmission_electron_micrograph_of_Avian_influenza_A_H5N1_viruses.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tampilan mikroskop transmisi elektron yang diwarnai untuk melihat H5N1 (warna emas) yang ditumbuhkan pada sel ginjal anjing Madin-Darby (hijau).[3]

Flu burung dapat dicegah dengan vaksinasi pada unggas yang berisiko serta melakukan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) kepada masyarakat.

Lihat pula

Referensi dan pranala luar

  1. ↑ Ungchusak, Kumnuan; Auewarakul, Prasert; Dowell, Scott F.; Kitphati, Rungrueng; Auwanit, Wattana; Puthavathana, Pilaipan; Uiprasertkul, Mongkol; Boonnak, Kobporn; Pittayawonganon, Chakrarat (2005-01-27). "Probable Person-to-Person Transmission of Avian Influenza A (H5N1)". New England Journal of Medicine. 352 (4): 333–340. doi:10.1056/NEJMoa044021. ISSN 0028-4793. PMID 15668219.
  2. ↑ [email protected], Science is a great adventure. American Scientist is the 90-year-old magazine of science and technology published by Sigma Xi, The Scientific Research Society. We are proud to work with distinguished contributors, photographers, researchers, academics and illustrators as chroniclers of that adventure. Contact. "American Scientist Online - Influenza". people.scs.carleton.ca. Diakses tanggal 2019-02-14.{{cite web}}: |last= memiliki nama generikPemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  3. ↑ (Source: C. Goldsmith, J. Katz and S. Zaki. Centers for Disease Control & Prevention Public Health Image Library. Image #1841.).
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan