Sabtu, 17 Oktober 2026
23:13 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Gusti Hendy

Gusti Hendy

musisi asal Indonesia

Bagikan:
Biografi ini memerlukan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian. Bantulah untuk menambahkan referensi atau sumber tepercaya. Materi kontroversial atau trivial yang sumbernya tidak memadai atau tidak bisa dipercaya harus segera dihapus, khususnya jika berpotensi memfitnah.
Cari sumber: "Gusti Hendy" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Maret 2022) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Gusti Hendy
250px-Hendi_2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Informasi latar belakang
Nama lahirGusti Erhandy Rakmatullah
Lahir
Gusti Erhandy Rakmatullah

10 Maret 1980 (umur 46)
PekerjaanMusisi
InstrumenDrumset
Tahun aktif2004–sekarang
Situs webgustihendy.com

Gusti Erhandy Rakmatullah (lahir 10 Maret 1980) adalah musisi Indonesia. Hendy merupakan drumer dari grup musik Gigi. Gusti Hendy yang asli berdarah Banjar ini mulai dikenal masyarakat luas saat bergabung dengan Gigi pada tahun 2004 untuk mengisi posisi penabuh drum yang sebelumnya diisi oleh Budhy Haryono, tepatnya pada album Next Chapter.

Awal karier

Pertama kali mulai mengenal perangkat drum saat masih kanak-kanak di Banjarmasin, ketika itu rumahnya sering digunakan untuk latihan band oleh kakaknya. Hendy yang waktu itu masih duduk di kelas empat SD (1989) ingin sekali berguru pada Gilang Ramadhan. Sayang sekali karena padatnya jadwal Gilang, Hendy hanya berkesempatan belajar pada asisten Gilang yaitu Lemmy Ibrahim di Farabi Indra Lesmana Workshop (sekolah musik yang dikelola Indra Lesmana saat itu).

Ada cerita unik sewaktu Hendy sedang melakukan les drum di Farabi. Ketika sedang berkonsentrasi di salah satu kelas, tiba-tiba ada yang menjenguk. Si penjenguk menyapa Hendy kecil dan berkata “Sini gua gitarin”. Kayaknya sang gitaris menyukai penabuh drum kecil karena pada saat itu permainan drumnya sudah cukup piawai. Maka terjadilah sebuah jam session kecil-kecilan antara Hendy dan gitaris tadi. Saat itu juga ada Indra Lesmana dan Gilang Ramadhan di tempat tersebut. Belakangan baru ketahuan kalo pemain gitar tadi ternyata adalah Dewa Budjana [1](waktu itu Gigi belum terbentuk). Unik dan lucu ketika dua musisi yang satu masih anak-anak berumur 9 tahun dan satunya sudah berumur 26 tahun pada saat itu bertemu dan main bersama. Dan setelah lima belas tahun kemudian, dua orang itu bermain bersama di GIGI.

Perjalanan karier

Pada tahun 2004 awalnya Hendy hendak berlatih untuk persiapan album Sound Track Brownies dan ternyata memang Hendy yang dipilih Gigi untuk menggantikan posisi Budhy Haryono. Beban yang lumayan berat buat Hendy. Karena berbeda dengan saat diajak oleh Donny Suhendra,[2] Jockie Surjoprajogo atau juga Erwin Gutawa, yang pada saat itu hanya sebagai session player. Karena selain memang Hendy fans dari grup band Gigi, dia merasa harus memikul tanggung jawab baru yang tidak main-main. Karena Gigi adalah grup band yang sudah mapan dan menggantikan posisi Budhy yang juga termasuk jajaran penabuh drum senior yang disegani di blantika musik Indonesia. Sebagai personel “GIGI” yang baru dia merasa secara moral memikul tanggung jawab terhadap fans Gigi, publik, dan pengamat musik. Sampai-sampai sebelum masuk studio rekaman untuk menggarap album Original Sound Track Brownies Hendy merasa perlu untuk latihan secara individu terlebih dulu sebagai persiapannya. Hal yang tidak pernah dia lakukan sebelumnya saat dia akan masuk dapur rekaman sebagai session player.

Diskografi

Filmografi

Film

Tahun Judul Peran Catatan
2004 Brownies Personel Gigi
2023 Star Syndrome Drumer Iam

Referensi

  1. ↑ Diarsipkan 2011-03-01 di Wayback Machine, Kabarmusik, diakses 26 Feb 2010
  2. ↑ Diarsipkan 2010-12-25 di Wayback Machine Gigi Online, diakses 26 Feb 2010

Pranala luar

Album studio
Album kompilasi
Album live
Album religi
Video musik dan singel
Singel reguler (1994−2002)
  • "Angan"
  • "Kuingin"
  • "Janji"
  • "Yang Tlah Berlalu (Nirwana)"
  • "Oo..Oo..Oo.."
  • "Damainya Cinta"
  • "Kurindukan"
  • "Dimanakah Kau Berada?"
  • "Terbang"
  • "Hinakah?"
  • "Sedikit Saja"
  • "Aku"
  • "Diva"
  • "Jomblo"
  • "Andai"
Singel reguler (2003−sekarang)
  • "Terima Saja"
  • "Perihal Cinta"
  • "Kucari Yang Kau Mau"
  • "Bisa Saja"
  • "Cinta Terakhir"
  • "Tanpamu Sepi"
  • "Kepastian Yang Kutunggu"
  • "Bila"
  • "Nakal"
  • "11 Januari"
  • "Ya Ya Ya"
  • "My Facebook"
  • "Sang Pemimpi"
  • "Bye Bye"
  • "Sahabat"
  • "Seseorang"
  • "Tak Lagi Percaya"
  • "Meja Ini"
  • "Menari - Nari"
  • "Semua Kan Terjawab"
Singel religi (2004−sekarang)
  • "Tuhan"
  • "Perdamaian"
  • "Pintu Sorga"
  • "Jalan Kebenaran"
  • "Gerbang Cintamu"
  • "Amnesia"
  • "Restu Cintamu"
  • "Aku Dan Aku"
  • "Ci"ntailah Mereka"
  • "Mohon Ampun"
  • "Gerbang Rahmatmu"
  • "Adu Domba"
Terkait
Artikel
Label
Album
Band
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan