Minggu, 01 November 2026
03:01 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Gusman Gaus

Bagikan:
Gusman Gaus
Lahir(1938-12-03)3 Desember 1938
Meninggal16 Mei 2000(2000-05-16) (umur 61)
AlmamaterUniversitas Andalas
PekerjaanDosen, pengusaha
Dikenal karenaRektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB), Padang
Pasangan menikahJanimar Kamili
Anak12, salah satunya Irman Gusman

Drs. H. Gusman Gaus (3 Desember 1938 – 16 Mei 2000) adalah seorang pengusaha, aktivis Islam dan dosen Indonesia yang berasal dari Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Ia pernah dipercaya menjabat Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB), Padang, Sumatera Barat. Gusman menjabat rektor sejak tahun 1984, setelah menggantikan pejabat sebelumnya, M. Zen Djamil. Pada tahun 1987, ia digantikan oleh Prof. H. Azmi, MA, Ph.D.[1][2]

Gusman Gaus merupakan salah seorang tokoh terkemuka di Sumatera Barat. Ia pernah aktif dalam berbagai organisasi sebagai pengurus teras, diantaranya di Kadin Sumatera Barat, Wakil Ketua Orwil ICMI Sumatera Barat, Ketua Orsat ICMI Kota Padang serta Pengurus Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat dan berbagai kegiatan lainnya.

Riwayat Hidup

Kehidupan awal dan pendidikan

Gusman Gaus dilahirkan di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada 3 Desember 1938. Keluarganya adalah pedagang yang berasal dari Guguak, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam.[3] Salah satu adiknya adalah Guspardi Gaus, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia periode 2019–2024.[4][5]

Gusman mengenyam pendidikan di SD Padang (1951) dan SMP Padang (1954). Saat SMP ia sudah menjadi karyawan Toko Mas Haji Kamili di Padang. Ia meneruskan pendidikan SMA di Yogyakarta (1958). Ia sempat melanjutkan pendidikan ke Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, tetapi tidak selesai karena dipanggil pulang disebabkan terjadinya Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia.[6] Barulah pada 1969 ia berhasil menamatkan pendidikan Sarjana Ekonomi (Drs.) dari Fakultas Ekonomi Universitas Andalas (FE Unand).[3]

Karier

Setahun setelah tamat SMA, Gusman mendirikan Toko Mas Gumarang di Padang Panjang. Pada 1962, ia mendirikan Toko Mas Banda Pulai di Padang. Sembilan tahun kemudian, ia mendirikan Toko Mas Musi di Padang. Ia juga sempat menjadi dosen luar biasa di FE Unand antara 1971 hingga 1974.[3]

Pada 1974, Gusman mendirikan dan menjabat Direktur Akademi Manajemen dan Akuntansi (AMA) Muhammadiyah Sumatera Barat. Akademi ini naik status menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dan digabungkan menjadi Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (FE UMSB). Pada 1984 hingga 1987, ia menjabat Dekan FE UMSB sekaligus menjabat Rektor UMSB. Dalam periode itu, ia juga menjadi Wakil Ketua Badan Musyawarah Perguruan Tinggi Islam Swasta Wilayah Sumatra.[3]

Walaupun aktif mengajar di kampus, Gusman tetap menjadi pengusaha. Ia menjabat Direktur PT Karya Gembala, Padang (1975–1989), Direktur PT Samudra Bina Upaya, Padang (1981–1984), dan PT Khage Lestari Timber.[3]

Gusman merintis dan mendorong kerja sama antara Perbadanan Kemajuan Ekonomi Negeri Johor (PKENJ) Malaysia dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) bersama sejumlah swasta nasional sejak 1993. Pada akhir 1994, disepakati pembangunan kawasan industri Padang. Gusman menjabat Komisaris PT Andalas Rekasindo Pratama yang merupakan patungan PKENJ, Pemprov Sumbar, dan swasta nasional.[3]

Aktivisme

Gusman Gaus pernah menjabat Wakil Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumatera Barat. Ia juga menjadi Koordinator Pendidikan dan Kebudayaan PW Muhammadiyah Sumatera Barat periode 1990–1995. Pada 1994, ia mendirikan Yayasan Amal Bakti Mukmin Indonesia (Albani) yang membawahi STMIK Indonesia Padang. Pada 1991, ia bergabung menjadi Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Sumatera Barat. Pada 1995, ia terpilih sebagai Ketua ICMI Kotamadya Padang.[3]

Wafat

Gusman Gaus meninggal dunia setelah sakit dan mendapatkan perawatan di salah satu rumah sakit terbaik di Singapura pada 16 Mei 2000 dalam usia 61 tahun.[7][8]

Kehidupan pribadi

Gusman Gaus menikah dengan seorang wanita bernama Janimar Kamili dan telah dikaruniai empat belas orang anak. Salah seorang putra mereka juga menjadi pengusaha dan politikus, yaitu Irman Gusman, yang dikenal sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia periode 2009–2014 dan 2014–2016.

Referensi

  1. ↑ "Sejarah UMSB"[pranala nonaktif permanen] Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.
  2. ↑ "Sejarah Singkat UM Sumbar". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-04-02. Diakses tanggal 2022-11-20.
  3. 1 2 3 4 5 6 7 Profil Tokoh, Aktivis, dan Pemuka Masyarakat Minang. Permo Promotion. 1995. hlm. 197–199. ISBN 978-979-8931-00-0. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-08-11. Diakses tanggal 20 November 2022.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Citra Swalayan Jadi Kebanggaan Kota Padang, Ini Komentar Shofwan Karim Terhadap Haji Guspardi". Diarsipkan dari asli tanggal 2020-06-09. Diakses tanggal 2020-06-09.
  5. ↑ "Kasus Irman Gusman Musibah Besar Bagi Keluarga". www.obsessionnews.com. Diakses tanggal 23 Jan 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ AR,Tim, Hanta Yuda (4 Jun 2014). "Jejak Para Pemimpin". Gramedia Pustaka Utama. Diakses tanggal 23 Jan 2025 – via Google Books.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Beyond money: wawancara Eksekutif dengan tokoh-tokoh 2002-2003". s.l. 23 Jan 2004. Diakses tanggal 23 Jan 2025 – via Google Books.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "Suara muhammadiyah". Suara Muhammadiyah. 23 Jan 2000. Diakses tanggal 23 Jan 2025 – via Google Books.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan