Minggu, 18 Oktober 2026
21:15 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Gurun Ordos

Gurun Ordos

gurun di Republik Rakyat Tiongkok

Bagikan:
250px-Ortos.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wilayah Ordos.

Gurun Ordos, yang juga dikenal sebagai Gurun Mu Us,[1] (Hanzi sederhana:鄂尔多斯沙漠; Hanzi tradisional:鄂爾多斯沙漠; Pinyin:È'ěrduōsī Shāmò) adalah sebuah wilayah gurun dan stepa yang menyelimuti sebuah dataran tinggi di selatan Wilayah Otonomi Mongolia Dalam, Republik Rakyat Tiongkok (berpusat di sekitar 39°N 109°E / 39°N 109°E / 39; 109). Tanah Ordos merupakan sebuah percampuran dari tanah liat dan pasir, dan, akibatnya, bernilai rendah untuk agribudaya. Wilayahnya memiliki luas sekitar 90,650 km². Wilayah tersebut bersebelahan dengan dua gurun besar: gurun terbesar ke-7 di Tiongkok, Gurun Kubuqi (库布其沙漠/庫布齊沙漠; pinyin: Kùbùqí Shāmò) di bagian utara, dan gurun terbesar ke-8 di Tiongkok, Gurun Maowusu (毛乌素沙漠/毛烏素沙漠; pinyin: Máowūsù Shāmò), di bagian selatan.

Letak

Gurun Ordos hampir secara keseluruhan dikitari oleh Lengkungan Besar (Lengkungan Ordos) dari Sungai Kuning di bagian barat, utara, dan timur. Barisan pegunungan memisahkan Ordos dengan Gurun Gobi di utara dan timur Sungai Kuning. Perbatasan utara-nya dijadikan sebagai batas selatan dari Daratan Pasir Mu Us. Rantai pegunungan tersebut yang memisahkan Ordos dari tengah Gobi di bagian utara lengkungan Sungai Kuning adalah: Kara-naryn-ula, Sheitenula, dan Pegunungan Yin, yang dihubungkan pada ujung bagian selatan dari Pegunungan Khingan Besar. Di bagian selatan dan timur, Tembok Raksasa Tiongkok memisahkan Ordos dengan daratan subur. Ordos menyelimuti bagian selatan dari Mongolia Dalam, sebuah Wilayah Otonomi di Tiongkok, Ningxia, sebuah Entitas Otonomi di Tiongkok, dan Provinsi Tiongkok Shaanxi dan Gansu.

Sejarah

Artikel utama: Budaya Ordos
250px-BronzeManOrdos3-1stCenturyBCE.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ukiran perunggu dari seorang pria, Ordos, abad ke 3-1 SM. Museum Inggris.

Nama-nama kuno dari wilayah Ordos adalah He-tau dan - kemudian - He-nan ("negara selatan sungai"). Wilayah tersebut diduduki oleh para penunggang kuda selama beberapa abad, dan sangat sering dijadikan tempat perang dengan Tiongkok. Pada abad ke-1 dan ke-2 Masehi, wilayah tersebut diduduki oleh Xiongnu, tetapi kemudian tidak diduduki pada saat dan setelah pemberontakan Dungan 1869.

Fauna dan flora

Rumput dan tumbuhan herbal asli-nya meliputi Bromus inermis, Agropyron mongolicum, A. cristatum, Festuca arundinacea, Elymus dahuricus, Melilotus albus, M. officinalis, Lotus corniculatus, Pugionium cornutum, Astragalus adsurgens, dan Filifolium sibiricum.[2]

Catatan kaki

  1. ↑ Donovan Webster. 2002. China's Unknown Gobi Alashan. National Geographic 201(1):48-75
  2. ↑ Kang Mu-Yi et al. (2003). "Ecological Regionalization of Suitable Trees, Shrubs and Herbages for Vegetation Restoration in the Farming-Pastoral Zone of Northern China". Acta Botanica Sinica 2003, 45 (10): 1157-1165.

Referensi

  • Public Domain Artikel ini menyertakan teks dari suatu terbitan yang sekarang berada pada ranah publik: Chisholm, Hugh, ed. (1911). "perlu nama artikel ". Encyclopædia Britannica (Edisi 11). Cambridge University Press.
  • World Wildlife Fund (2001). "Ordos Plateau steppe". WildWorld Ecoregion Profile. National Geographic Society. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-03-08.
  • Sun Jimin, Ding Zhongli, Liu Tungsheng. "Desert distributions during the glacial maximum and climatic optimum: Example of China". Institute of Geology, Chinese Academy of Sciences
Gurun di dunia
Afrika
Asia
Jazirah Arab
Asia Tengah
Asia Timur
Anak benua India
Dataran Tinggi Iran
Asia Tenggara
Eropa
Amerika Utara
Oseania
Australia
Selandia Baru
Amerika Selatan
Wilayah kutub
Antarktik
Arktik

39°35′17″N 109°43′37″E / 39.588°N 109.727°E / 39.588; 109.727

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan