Selasa, 03 November 2026
05:25 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Gunung Bombalai

Gunung Bombalai

Bagikan:
Gunung Bombalai
Gunung Bombalai di Malaysia
Gunung Bombalai
Gunung Bombalai
Lokasi
Titik tertinggi
Ketinggian531 m (1.742 ft)
Puncak212 m (696 ft)
Koordinat4°23′41″N 117°52′35″E / 4.39472°N 117.87639°E / 4.39472; 117.87639
Geografi
LetakDivisi Tawau, Sabah, Malaysia
Geologi
Letusan terakhirHolosen

Gunung Bombalai adalah gunung kerucut piroklastik di Divisi Tawau, Sabah, Malaysia.[1] Ketinggiannya Mencapai sekitar 531 meter.[2]

Geologi

Gunung ini merupakan bagian dari medan vulkanik Tawau yang berkontribusi terhadap ciri topografi yang menonjol di Semenanjung Semporna di timur laut Kalimantan dan sisi barat lembah di bagian tengahnya.[3][4][5] Kerucut vulkanik rendah berada di utara Pulau Sebatik dan memiliki kawah selebar sekitar 300 m di selatan. Dua aliran lava muda memanjang hampir sampai ke dataran pantai. Aliran tersebut dianggap lebih muda dari aliran radiokarbon lava yang berumur sekitar 27.000 tahun sebelum sekarang, dan ekstrusi lava basaltik kemungkinan berlanjut hingga zaman Holosen.[6] Kehadiran aktivitas energi panas bumi telah dilaporkan di pegunungan sekitarnya.[7][8]

Referensi

  1. ↑ Shalina R. (31 Oktober 2017). "Ministry exploring volcano tourism in Tawau". The Borneo Post. Diarsipkan dari asli tanggal 20 Mei 2019. Diakses tanggal 20 Mei 2019. In Sabah, Tawau's Bombalai volcano is currently a dormant volcano and, since it estimated to have erupted thousands of years ago, it can be regarded as an ancient crater. Bombalai cinder cone is only a half-an-hour jungle walk from the entrance of Tawau Hills National Park.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Malaysia. Jabatan Penyiasatan Kajibumi. Borneo Region (1962). Memoir.
  3. ↑ North Borneo. Geological Survey Department (1960). Annual Report of the Geological Survey Department.
  4. ↑ Borneo, British Territories. Geological Survey Dept (1960). Annual Report of the Geological Survey Department, British Territories in Borneo. Government Printer.
  5. ↑ T. R. Paton (1963). A Reconnaissance Soil Survey of the Semporna Peninsula, North Borneo. H.M. Stationery Office.
  6. ↑ Peter S. Bellwood (1988). Archaeological Research in South-eastern Sabah. Sabah Museum and State Archives. ISBN 978-983-99532-0-6.
  7. ↑ Rosemary Gillespie; D. A. Clague (2009). Encyclopedia of Islands. University of California Press. hlm. 112. ISBN 978-0-520-25649-1.
  8. ↑ Baba Musta; Hennie Fitria W. Soehady E.; Sanudin Tahir (2008). "Geochemical characterization of volcanic soils from Tawau, Sabah" (PDF). Bulletin of the Geological Society of Malaysia. Geology Programme, School of Science and Technology, Universiti Malaysia Sabah. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 22 Oktober 2017. Diakses tanggal 22 Oktober 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan