Rabu, 14 Oktober 2026
08:17 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM

Gulai terjun

variasi makanan khas Indonesia

Bagikan:
Gulai Terjun
SajianMenu utama
Tempat asalIndonesia
DaerahJambi
Dibuat olehOrang Melayu Jambi
Bahan utamaDaging, santan, umbut kelapa
Informasi lainBiasa disajikan saat acara-acara hajatan, dan berbagai acara adat Jambi

Gulai terjun adalah makanan khas Jambi dengan bahan dasar daging. Daging yang digunakan biasanya daging sapi, kerbau, ataupun kambing. Daging yang diolah nantinya akan dihidangkan bersama kuah yang terbuat dari santan. Kuah gulai terjun tidak dibuat kental melainkan encer atau cair. Selain terdapat daging dan kuah santan, gulai terjun juga biasa disajikan dengan umbut kelapa. Makanan ini biasanya disajikan pada acara-acara hajatan seperti perkawinan, sunnatan, dan berbagai acara adat Jambi. Zaman dulu, orang Jambi menyantap makanan ini pada saat kenduri sunnah Rasul.[1]

Bahan-bahan

  • Daging
  • Umbut kelapa
  • Santan
  • Cabai
  • Kelapa
  • Jahe
  • Kunyit
  • Bawang merah
  • Bawang putih
  • Daun kunyit
  • Serai
  • Garam
  • Ketumbar

Cara Membuat

  • Giling cabe, jahe, kunyit, bawang merah dan bawang putih serta ketumbar.
  • Daging dicincang kecil-kecil tanpa membuang tulangnya
  • Masukkan santan hingga mendidih
  • Setelah mendidih masukkan daging dan bumbu yang telah digiling dan bumbu lainnya.
  • Diaduk-aduk hingga bumbunya merata dan setelah 15 sampai 20 menit, sudah bisa diangkat dan siap dihidangkan.[2]

Referensi

  1. ↑ Gulai Terjun Khas Jambi Diarsipkan 2020-10-18 di Wayback Machine sumber.com diakses 17 Oktober 2020
  2. ↑ Gulai Terjun Khas Jambi Diarsipkan 2020-10-17 di Wayback Machine kulinerindonesia diakses 17 Oktober 2020

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik makanan atau minuman Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan