Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
(Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
|
Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus. Cari sumber: "Gubernur Tokyo" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR (August 2021) |
| Gubernur Tokyo | |
|---|---|
Bendera Tokyo | |
| Pemerintah Metropolitan Tokyo | |
| Gelar | Governor (informal) The Honourable (formal) |
| Kediaman | Tokyo Governor's Mansion (until 2014) |
| Ditunjuk oleh | Pemilihan langsung |
| Masa jabatan | Empat Tahun, Tidak Ada Batas Masa Jabatan |
| Pendahulu | Gubernur Prefektur Edo Gubernur Prefektur Tokyo Wali kota Tokyo |
| Dibentuk | 3 Mei 1947;79 tahun lalu (1947-05-03) |
| Pejabat pertama | Seiichiro Yasui |
| Wakil | Letnan Gubernur |
The Gubernur Tokyo (東京都知事, Tōkyō-To Chiji) Adalah kepala pemerintahan Tokyo.
Pada tahun 1943, setelah penyatuan Kota Tokyo Dan Prefektur Tokyo ke dalam Pemerintah Metropolitan Tokyo, posisi Gubernur diciptakan. Sebelumnya, prefektur memiliki seorang Gubernur sementara Kota memiliki Wali kota .daerah saat ini diambil alih pada tahun 1947 dengan diberlakukannya Undang-Undang Otonomi Daerah.
Sekilasan
Gubernur Tokyo adalah kepala pemerintahan Prefektur Tokyo dan Pemerintah Metropolitan Tokyo dan ia dipilih langsung oleh rakyat Tokyo setiap empat tahun sekali. Pilkada Tokyo paling terakhir diselenggarakan pada 2024.
Anggaran tahunan Tokyo berjumlah sekitar 13 miliyar yen, sepuluh kali lebih besar daripada prefektur lainnya dan bisa dikatakan jumlahnya setara dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Indonesia, jadi gubernur ini memiliki pengaruh yang kuat dalam arah ekonomi nasional.[1]
Percalonan
Syarat untuk menjadi Gubernur Tokyo adalah calon harus merupakan warga negara Jepang dan berkediaman di Tokyo selama lebih dari 3 bulan dan harus berusia 30 tahun keatas. Calon juga harus membayar deposit sebanyak 3 juta yen ke Pemerintahan Metropolitan, di mana deposit tersebut akan dikembalikan jika calon tersebut meraih lebih dari 10% suara saat pilkada.[2]
Referensi
- ↑ "GDP by Country - Worldometer". www.worldometers.info.
- ↑ Fukada, Takahiro (Februari 8, 2011). "The second-most powerful job". The Japan Times. Diarsipkan dari asli tanggal Desember 1, 2016. Diakses tanggal November 12, 2022.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)