Rabu, 23 September 2026
16:42 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN

Group of Ten

Group of Ten

Group of Ten atau G-10 mengacu pada kumpulan negara yang berpartisipasi dalam General Arrangements to Borrow (GAB), perjanjian yang memberikan Dana Moneter Internasional dana tambahan untuk meningkatkan nilai dana pinjaman.[1]

Sejarah

GAB dibentuk tahun 1962. Delapan negara anggota Dana Moneter Internasional (IMF) members—Belgia, Kanada, Prancis, Italia, Jepang, Belanda, Britania Raya, dan Amerika Serikat—dan bank sentral dua negara lainnya, Jerman dan Swedia, sepakat memasok $6 miliar kepada IMF.[1] Dana tambahan ini bertujuan meningkatkan kemampuan IMF untuk meminjamkan dananya.[1]

Pada tahun 1964, dana tersebut dimanfaatkan IMF untuk menyelamatkan Pound sterling.[1] G-10 berkembang pada tahun 1964 seiring bergabungnya anggota kesebelas, Swiss. Namun demikian, nama G10 tidak berubah.

Group of Ten menandatangani Perjanjian Smithsonian pada Desember 1971. Perjanjian ini mengganti nilai tukar tetap dengan nilai tukar mengambang.

Aktivitas

GAB memungkinkan IMG meminjam mata uang dalam jumlah tertentu dari 11 negara industri atau bank sentralnya dengan syarat tertentu. Usulan penggunaan dana GAB baru boleh diajukan apabila usulan penggunaan New Arrangements to Borrow (NAB) tidak diterima oleh anggota NAB (38 negara, termasuk BRICS dan negara-negara Timur Tengah).

Jumlah pinjaman yang diberikan GAB kepada IMF mencapai SDR 17 miliar (sekitar US$26 miliar). SDR 1,5 miliar tambahan disediakan oleh Arab Saudi sesuai kesepakatan terpisah. GAB dibentuk tahun 1962 dan diperluas pada tahun 1983 dari SDR 6 miliar menjadi SDR 17 miliar. Sejauh ini dana GAB telah digunakan sebanyak lima kali; terakhir kali tahun 1998. GAB dan perjanjian pinjaman Arab Saudi telah diperbarui tanpa perubahan dengan masa berlaku lima tahun sejak 26 Desember 2013.[2]

BIS memiliki halaman pustaka elektronik G10.[3]

Pengamat

Organisasi internasional berikut merupakan pengamat resmi G10: Bank for International Settlements (BIS), Komisi Eropa, Dana Moneter Internasional, dan Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan. Luksemburg adalah rekan anggota.

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 4 Chand, S. N. (2006-01-01). Dictionary of Economics (dalam bahasa Inggris). Atlantic Publishers & Dist. ISBN 9788126905355. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-08-09. Diakses tanggal 2016-05-01.
  2. imf.org: Factsheet - IMF Standing Borrowing Arrangements, 30 Apr 2014
  3. "G10 - BIS". BIS. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 2016-02-02.

Pranala luar

Jenis kekuasaan
Jenis status penguasa
Geopolitik
Teori dan sejarah
Studi
Organisasi dan kelompok menurut wilayah
Afrika
AfrikaAsia
Amerika
Asia
Eropa
Eurasia
AmerikaEropa
AfrikaAsiaEropa
Pasifik
Nonregional
Global
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan