Senin, 28 September 2026
17:51 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Grebeg Sudiro

Grebeg Sudiro

Grebeg Sudiro
250px-Gerebeg_Sudiro_Surakarta_2012_Bennylin_01.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Grebeg Sudiro 2012
JenisRitual budaya
TanggalSetiap tanggal tahun baru Imlek
LokasiSudiroprajan, Kota Surakarta
PenyelenggaraKomunitas Tionghoa-Indonesia di Kota Surakarta

Grebeg Sudiro adalah perayaan grebeg yang menggabungkan budaya Jawa dan budaya Tionghoa di Sudiroprajan. Perayaan ini awalnya dilakukan untuk tradisi Islam seperti Maulid Nabi Muhammad, Muharram, Idul Fitri dan Idul Adha. Tradisi ini kemudian berkembang menjadi acara kampung yang dilaksanakan menjelang Imlek yang acara utamanya adalah karnaval dan gulungan. Tema utama dalam perayaan Grebeg Sudiro adalah keberagaman dan kebhinekaan.[1] Masyarakat Tionghoa, Jawa dan etnis lainnya turut serta dalam penyelenggaraan Grebeg Sudiro yang menjadi acara tahunan Kota Surakarta. Ornamen yang ditampilkan selama perayaan sangat beragam.[2]

Perintis

Grebeg Sudiro dirintis oleh Oei Bengki, Sarjono Lelono Putro, dan Kamajaya dengan persetujuan dari Lurah Sudiroprajan beserta jajaran aparatnya. Perintisannya juga mendapat dukungan para budayawan, tokoh masyarakat serta Lembaga Swadaya Masyarakat di Kota Surakarta. Rangkaian acaranya yaitu Sedekah Bumi dan Kirab Budaya. Sedekah Bumi dilaksanakan 7 hari sebelum Kirab Budaya. Pelaksanaannya dilakukan di dekat Prasasti Bok Teko, Sudiroprajan. Kirab Budaya diikuti oleh masyarakat Sudiroprajan dengan pameran budaya sambil berkeliling.[3] Awalnya, Grebeg Sudiro hanya dilakukan untuk memperingati ulang tahun Pasar Gede. Kirab Budaya pada Grebeg Sudiro baru dilaksanakan pada tanggal 3 Februari 2008 dengan warga Sudiroprajan sebagai pesertanya. Pada tahun 2009, warga Tionghoa turut serta dalam Grebeg Sudiro. Pada tahun 2010, pemerintah Kota Surakarta menetapkan Grebeg Sudiro sebagai acara tahunan Kota Surakarta. Setiap tahun, Grebeg Sudiro dilakukan sekali dengan Pasar Gede sebagai pusat acara.[4]

Galeri

  • Grebeg Sudiro 2020
    Grebeg Sudiro 2020
  • Grebeg Sudiro 2020
    Grebeg Sudiro 2020
  • Berrebut Kue Kranjang, Grebeg Sudiro 2018
    Berrebut Kue Kranjang, Grebeg Sudiro 2018
  • Grebeg Sudiro 2012
    Grebeg Sudiro 2012
  • Grebeg Sudiro 2012
    Grebeg Sudiro 2012
  • Grebeg Sudiro 2012
    Grebeg Sudiro 2012
  • Grebeg Sudiro 2012
    Grebeg Sudiro 2012
  • Grebeg Sudiro, 2023
    Grebeg Sudiro, 2023

Referensi

  1. ↑ Hakim 2020, hlm. 7.
  2. ↑ Hakim 2020, hlm. 8.
  3. ↑ Adi, Hardiyati, dan Aliyah 2019, hlm. 3.
  4. ↑ Adi, Hardiyati, dan Aliyah 2019, hlm. 4.

Daftar pustaka

Ikon rintisan

Artikel bertopik Surakarta ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan