Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus. Cari sumber: "Gua Mampu" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR |
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini) |
gua | |
|---|---|
| Tempat | |
Koordinat: 4°19′35.94284″S 120°13′25.37969″E / 4.3266507889°S 120.2237165806°E / -4.3266507889; 120.2237165806 | |
| Negara berdaulat | Indonesia |
| Provinsi di Indonesia | Sulawesi Selatan |
| Kabupaten | Bone |
| Kecamatan | Dua Boccoe |
| Desa | Cabbeng |
| Negara | Indonesia |
Gua Mampu adalah gua yang terletak di Desa Cabbeng, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.[1] Gua Mampu berada di lereng Gunung Mampu dengan ketinggian 250 meter dari permukaan laut. Bila dilihat dari jauh, Gunung Mampu menyerupai sebuah kapal. Di salah satu sisi puncak Gunung Mampu ada lubang yang menembus lelangit Gua Mampu.[2] Gua yang luasnya sekitar 2.000 meter persegi ini menyuguhkan pemandangan menarik dengan keindahan ornamen gua. Selain itu ada pula benda peninggalan sejarah yang punya banyak cerita.[1]
Legenda
Warga setempat meyakini bahwa Gua Mampu adalah gua terkutuk. Konon, gua ini dulunya kampung yang terkena kutukan Dewa Kerajaan Mampu. Karena kutukan itu, maka semua penghuni kampung berubah menjadi batu.[3] Jika diperhatikan saksama, memang ada beberapa bongkahan batu yang menyerupai wujud manusia, hewan, perahu, tanaman, dan lain-lain. Selain diyakini sebagai gua terkutuk, warga sekitar juga percaya bahwa siapa pun yang tak sengaja jatuh di dalam gua ini maka jodohnya sebentar lagi akan datang.[4]
Pengunjung yang datang tidak bisa langsung masuk, melainkan harus ditemani pemandu dan memakai alat penerangan seperti obor atau senter.[1]
Referensi
- 1 2 3 "Yuk, Wisata ke Goa Mampu Bone". Tribun Timur. 2016-01-23. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-12-14. Diakses tanggal 2018-12-25.
- ↑ Korea, Adnan (2012-11-24). "profil dan keindahan lengkap kabupaten bone: Profil dan keindahan kabupaten bone". profil dan keindahan lengkap kabupaten bone. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-02-17. Diakses tanggal 2018-12-25.
- ↑ oleh, Diposting; Adam, i asnidar. "Gua Mampu Sebuah Legenda Terkutuk". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-04-09. Diakses tanggal 2018-12-25.
- ↑ Baz, Basri (Senin, 10 Juni 2013). "Wisata Sulawesi Selatan: Goa Mampu". Wisata Sulawesi Selatan. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-04-09. Diakses tanggal 2018-12-25.
{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam:|date=
