Rabu, 23 September 2026
16:59 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN

Global Radio

Jaringan radio musik di Indonesia

Artikel ini berisi tentang stasiun radio di Jakarta. Untuk stasiun radio di Bandung, lihat Global Radio Bandung.
Global Radio
250px-Global_Radio.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama sebelumnyaRadio ARH
ARH Global Radio
Okezone Radio
JenisJaringan radio
SloganYour No.1 Music Station
Negara Indonesia
BahasaBahasa Indonesia
PendiriZaenal Suryokusumo
Tanggal peluncuranSeptember 7, 1994;32 tahun lalu (1994-09-07)
Kantor pusatiNews Center, Lantai 5
Jl. Wahid Hasyim No. 28, Kebon Sirih, Jakarta Pusat
Wilayah siaranJabodetabek dan Bandung Raya
PemilikiNews Media Group
Anggota jaringanGlobal Radio Jakarta
Global Radio Bandung
SatelitMNC Vision: 511
Situs webtv.okezone.com/radio/globalradio
Global Radio Jakarta (PM2FAR)
PT Radio Arif Rahman Hakim
250px-Global_Radio.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
KotaJakarta
Wilayah siarJabodetabek dan sekitarnya
SloganYour No.1 Music Station
Frekuensi88.4 FM
Mulai mengudaraSeptember 7, 1994;32 tahun lalu (1994-09-07)
FormatHot AC
Otoritas perizinan
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia
Pancaran daya efektif10 kW
KelasA
Makna tanda panggilGlobal TV + Radio
Nama sebelumnyaRadio Ampera
Radio ARH
ARH Global Radio
Okezone Radio
Frekuensi sebelumnya88.65 FM (1994-2004)
JaringanGlobal Radio (stasiun induk)
OperatoriNews Media Group
PemilikLaskar Ampera Arif Rahman Hakim Angkatan 66 (1994-2000)
Titian Paraputra Sejahtera (2000-2004)
Media Nusantara Citra (2004-2005)
MNC Radio Networks (2005-sekarang)
Stasiun kembarMNC Trijaya FM
RDI
V Radio
Situs webtv.okezone.com/radio/globalradio

Global Radio (sebelumnya bernama Radio ARH, ARH Global Radio dan Okezone Radio) adalah jaringan radio kontemporer dewasa di Indonesia di bawah naungan MNC Radio Networks milik iNews Media Group. Nama jaringan ini didasarkan pada GlobalTV (sekarang GTV), merupakan salah satu stasiun televisi milik MNC Media.

Sejarah

Awalnya berangkat dari semangat kebersamaan mahasiswa waktu itu untuk meneruskan perjuangan, menegakkan kebenaran, dan membela rakyat banyak. Dalam keseharian siarannya, para penyiar Radio Ampera berani mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah Orde Lama yang dianggap melenceng dari konstitusi. Itulah gambaran Radio Ampera pada tahun 1966, tahun yang sangat penting bagi perjalanan bangsa Indonesia. Karena pada tahun itulah lahir Orde Baru. Hingga Radio Ampera oleh beberapa kalangan diidentikkan dengan Orde Baru.

Nama Arif Rahman Hakim harus diakui mengandung muatan sejarah yang mendalam. Karena beliau tewas tertembak dalam memperjuangkan kepentingan rakyat banyak, hingga digelar Pahlawan Ampera.

Mulanya, pada tahun 1966, Radio Ampera mengudara lewat jalur SW, dikelola oleh para aktivis mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Indonesia, yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) dan Laskar Ampera Arif Rahman Hakim, dengan mengobarkan semangat para mahasiswa di seluruh Jakarta, bahkan Indonesia, untuk tetap membela kebenaran dan keadilan. Seiring perkembangan massa, Radio Ampera mengubah namanya menjadi Radio ARH yang mengudara ke jalur MW dengan frekuensi 1458 KHz dan berubah status menjadi radio swasta komersial pada tahun 1975. Berspesialisasi dalam siaran pendidikan dan kebudayaan untuk orang-orang kelas menengah ke bawah, terutama kaum muda yang tidak bersekolah, berlokasi di Taman Ismail Marzuki.[1]

Untuk lebih mengantisipasi persaingan stasiun-stasiun radio yang semakin gencar dengan format dan target yang sama, Radio ARH beralih ke jalur FM dengan frekuensi 88.4 dan bermarkas di Jl. Haji Saabun No.20, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, sebelum akhirnya bergabung dengan kelompok Radio Trijaya di markas RCTI Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Pasca bergabung dengan Trijaya, Global Radio yang bermoto "Station for the Future" menyasar segmentasi profesional dan pekerja muda berusia 20-35 tahun yang merupakan kelompok masyarakat yang belum mencapai level "Middle Management", dengan posisi tertinggi sebagai supervisor yang umumnya telah menyelesaikan studinya di tingkat perguruan tinggi (S1/D3/D1).

Programnya saat itu dirancang khusus untuk profesional muda yang peduli dengan informasi, karier dan juga teknologi, dengan pendekatan pada informasi, karier, dan teknologi untuk mempersiapkan serta meniti karier di masa datang untuk menjadi profesional muda yang handal. Semisal Bursa Kerja, IT Hotline, MorningWeb, dan Cinema This Week.[2] Genre musiknya saat itu berupa R&B, Pop, Jazz, Indonesia, K-Pop, dan juga Rock.

Pada 1 Juli 2023, Global Radio resmi berganti nama menjadi Okezone Radio

Pada 14 November 2024, Okezone Radio resmi berganti nama kembali menjadi Global Radio

Acara

  • Global Morning Show (khusus hari kerja)
  • Global Player (khusus hari kerja)
  • Global Afternoon Show (khusus hari kerja)
  • After Sunset (khusus hari Jumat pertama dan ketiga)
  • Music Zone (khusus hari Jumat kedua dan keempat)
  • Global Weekend Takeover (khusus hari Sabtu)
  • Global Horror Story (khusus hari Kamis)

Frekuensi

Radio

Kota Nama stasiun Nama badan usaha Frekuensi Wilayah jangkauan
Jakarta Global Radio Jakarta PT Radio Arif Rahman Hakim 88.4 FM
Bandung Global Radio Bandung PT Radio Mediawisata Sariasih 89.7 FM
Catatan
  1. Hanya mencakup kelurahan yang berbatasan dengan Kota Bekasi dan Provinsi DKI Jakarta
  2. Hanya mencakup Kecamatan Gunung Sindur, Parung, Bojonggede, Tajurhalang, dan Gunung Putri
  3. Hanya mencakup Kelurahan Kuta Baru, Kutabumi, dan Desa Kuta Jaya
  4. Hanya mencakup Kecamatan Kelapa Dua, Legok, Pagedangan, Pakuhaji, Sepatan, Sepatan Timur, Cisauk, Curug, Kosambi, Teluknaga, dan Pasar Kemis[c]
  5. Hanya mencakup kecamatan berbatasan dengan Kota Bandung dan Cimahi
  6. Hanya mencakup Kecamatan Lembang, Cisarua, Parongpong, Ngamprah, Padalarang, dan Batujajar

Saluran televisi berlangganan

Identitas

Logo

  • Logo ARH Global Radio (7 September 2005–13 Oktober 2006)
    Logo ARH Global Radio (7 September 2005–13 Oktober 2006)
  • Logo ARH Global Radio (13 Oktober 2006–30 Juni 2008)
    Logo ARH Global Radio (13 Oktober 2006–30 Juni 2008)
  • Logo ARH Global Radio (1 Juli 2008–29 Maret 2012)
    Logo ARH Global Radio (1 Juli 2008–29 Maret 2012)
  • Logo Global Radio (29 Maret–8 Oktober 2012)
    Logo Global Radio (29 Maret–8 Oktober 2012)
  • Logo Global FM (8 Oktober 2012–31 Desember 2014)
    Logo Global FM (8 Oktober 2012–31 Desember 2014)
  • Logo Global Radio (1 Januari 2015–16 Januari 2019)
    Logo Global Radio (1 Januari 2015–16 Januari 2019)
  • Logo Okezone Radio (1 Juli 2023–14 November 2024)
    Logo Okezone Radio (1 Juli 2023–14 November 2024)

Slogan

Sebagai Radio ARH

  • Radionya Sobat Belia Metro Jakarta
  • Station for The Future

Sebagai Global Radio

  • Station For Young People
  • Radionya Sahabat Muda (7 September 2005–13 Oktober 2006)
  • Station for Young People (13 Oktober 2006–8 Oktober 2010)
  • Only The Hits (8 Oktober 2010–8 Oktober 2012)
  • Think Big for Big Things! (8 Oktober 2012–25 Juni 2014)
  • Hanya Memutarkan Lagu yang Kamu Mau (25 Juni 2014–31 Desember 2019)
  • Your Favorite Music Station (1 Januari–31 Desember 2020)
  • Your No.1 Music Station (1 Januari 2021–sekarang)

Lihat pula

Referensi

  1. "Welcome to ARH 88.65 Radio Station - Profiles". Diarsipkan dari versi asli pada 2001-12-21.
  2. "Welcome to ARH 88.65 FM Radio Station - Programs". Diarsipkan dari versi asli pada 2001-12-21. Diakses tanggal 2022-11-20.

Pranala luar

templat ini salah tempat. Karena harusnya diletakkan dalam halaman pembicaraan: Pembicaraan:Global Radio.
Artikel ini tidak memiliki kotak info. Anda mungkin ingin menambahkan sebuah kotak info, agar artikel menyerupai tampilan standar untuk topik ini. Halaman pembicaraan ini mungkin berisi spanduk proyek relevan yang menyediakan kotak info standar untuk jenis artikel ini. Lihat pula Kategori:Templat kotak info dan Wikipedia:ProyekWiki Kotak info.
Jaringan publik
Jaringan swasta
Umum
Elshinta Media
KG Radio Network
Masima Radio Network
INews Radio Networks
MRA Media
Lainnya
Sindikasi berita
Stasiun menurut provinsi
Ikon rintisan

Artikel bertopik radio atau stasiun radio ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan