| Kaisar Gia Long 嘉隆帝 | |||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Kaisar Việt Nam | |||||||||||||||||||||
Kaisar Gia Long | |||||||||||||||||||||
| Raja Nguyễn (阮王) | |||||||||||||||||||||
| Berkuasa | 1780–1802 | ||||||||||||||||||||
| Pendahulu | Nguyễn Phúc Dương | ||||||||||||||||||||
| Penerus | Berakhirnya masa kepemimpinan militer | ||||||||||||||||||||
| Kaisar Đại Việt | |||||||||||||||||||||
| Berkuasa | 1802–1804 | ||||||||||||||||||||
| Pendahulu | Nguyễn Quang Toản dari Dinasti Tây Sơn | ||||||||||||||||||||
| Penerus | Pergantian nama negara dari Đại Việt menjadi Việt Nam | ||||||||||||||||||||
| Kaisar Việt Nam | |||||||||||||||||||||
| Berkuasa | 1804–1820 | ||||||||||||||||||||
| Pendahulu | Pergantian nama negara dari Đại Việt menjadi Việt Nam | ||||||||||||||||||||
| Penerus | Minh Mạng | ||||||||||||||||||||
| Kaisar Dinasti Nguyễn | |||||||||||||||||||||
| Berkuasa | 1802–1820 | ||||||||||||||||||||
| Pendahulu | Pendirian dinasti | ||||||||||||||||||||
| Penerus | Minh Mạng | ||||||||||||||||||||
| Wali | Minh Mạng (1818–1820) | ||||||||||||||||||||
| Lahir | 8 Februari 1762 Phú Xuân, Đàng Trong, Đại Việt | ||||||||||||||||||||
| Meninggal | 3 Februari 1820(1820-02-03) (umur 57) Istana Kekaisaran Huế, Việt Nam | ||||||||||||||||||||
| Pemakaman | |||||||||||||||||||||
| Ayah | Nguyễn Phúc Luân | ||||||||||||||||||||
| Ibu | Nguyễn Thị Hoàn | ||||||||||||||||||||
| Pasangan | Permaisuri Thua Thien Permaisuri Thuận Thiên dan lebih dari 100 selir | ||||||||||||||||||||
| Keturunan | Nguyễn Phúc Cảnh Nguyễn Phúc Đảm dan 13 putra serta 18 putri | ||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||
| Wangsa | Dinasti Nguyen | ||||||||||||||||||||
| Agama | Ruisme (Konfusianisme) | ||||||||||||||||||||
Kaisar Gia Long (8 Februari 1762 – 3 Februari 1820), lahir dengan nama Nguyễn Phúc Ánh, sering kali dijuluki Nguyễn Ánh), adalah kaisar pertama Dinasti Nguyen di Vietnam. Ia menyatukan Vietnam pada tahun 1802 dan mendirikan Dinasti Nguyen, yang merupakan dinasti Vietnam terakhir.
Keponakan Penguasa Nguyen terakhir yang menguasai Vietnam selatan, Nguyen Anh, terpaksa bersembunyi pada tahun 1777 ketika keluarganya dibantai selama pemberontakan Tay Son. Setelah beberapa hari, ia berkenalan dengan pastor Katolik Prancis Pigneau de Behaine. Pigneau menganjurkannya ke pemerintah Prancis dan berhasil merekrut sukarelawan untuk membantu Nguyen Anh menguasai takhta. Dari tahun 1789, Nguyen Anh bergerak ke utara untuk mengalahkan Tay Son, dan pada tahun 1802 berhasil mencapai perbatasan Tiongkok, yang sebelumnya dikuasai Penguasa Trinh. Saat hal ini terjadi, ia telah menyatukan Vietnam, sehingga mengakhiri perang feudal yang telah berkecamuk selama berabad-abad.
Ia dikenal akan kesalehannya terhadap Konfusianisme, yang membuatnya membatalkan reformasi Tay Son dan menegakkan kembali pendidikan Konfusius klasik dan sistem pegawai negeri. Ia memindahkan ibu kota dari Hanoi ke Huế, dan membangun benteng dan istana di ibu kota barunya. Dengan memanfaatkan Prancis, ia memodernisasi kemampuan pertahanan Vietnam. Sebagai balasan untuk teman Prancisnya, ia menoleransi aktivitas Katolik Roma, yang kemudian akan dibatasi oleh penerusnya. Pada masa kekuasaannya, dominasi militer Vietnam di Indochina menguat, dan tentara Siam berhasil diusir dari Kamboja yang kemudian menjadi negara vassal.
Referensi
- Buttinger, Joseph (1958). The Smaller Dragon: A Political History of Vietnam. New York City, New York: Praeger.
- Cady, John F. (1964). Southeast Asia: Its Historical Development. New York City, New York: McGraw Hill.
- Duiker, William J. (1989). Historical dictionary of Vietnam. Metuchen, New Jersey: Scarecrow Press. ISBN 0-8108-2164-8.
- Dutton, George Edson (2006). The Tây Sơn uprising: society and rebellion in eighteenth-century Vietnam. University of Hawaii Press. ISBN 0-8248-2984-0.
- Hall, D. G. E. (1981). A History of South-east Asia. Basingstoke, Hampshire: Macmillan. ISBN 0-333-24163-0.
- Karnow, Stanley (1997). Vietnam: A history. New York City, New York: Penguin Books. ISBN 0-670-84218-4.
- Mantienne, Frédéric (Oktober 2003). "The Transfer of Western Military Technology to Vietnam in the Late Eighteenth and Early Nineteenth Centuries: The Case of the Nguyen". Journal of Southeast Asian Studies. 34 (3). Singapore: Cambridge University Press: 519–534. doi:10.1017/S0022463403000468.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - McLeod, Mark W. (1991). The Vietnamese response to French intervention, 1862–1874. New York City, New York: Praeger. ISBN 0-275-93562-0.
- Ring, Trudy; Salkin, Robert M.; La Boda, Sharon (1994). International Dictionary of Historic Places: Asia and Oceania. Taylor & Francis. ISBN 1-884964-04-4.
- Tarling, Nicholas (1999). The Cambridge History of Southeast Asia. Vol. 1 (part 2). Cambridge University Press. ISBN 0-521-66370-9.
- Tran Trong Kim (2005). Việt Nam sử lược (dalam bahasa Vietnamese). Ho Chi Minh City: Ho Chi Minh City General Publishing House.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) - Woodside, Alexander (1988). Vietnam and the Chinese model: a comparative study of Vietnamese and Chinese government in the first half of the nineteenth century. Cambridge, Massachusetts: Harvard University Press. ISBN 0-674-93721-X.
Gia Long Meninggal: 1820 | ||
| Didahului oleh: Nguyen Phuc Thuan Nguyen Phuc Duong |
Nguyen vuong 1780–1802 |
Gelar baru Pendirian Dinasti Nguyen |
| Didahului oleh: Quang Toan dari Dinasti Tây Sơn |
Kaisar Vietnam 1802–1822 |
Diteruskan oleh: Kaisar Minh Mạng |
| Peristiwa | ||
|---|---|---|
| Istri | ||
| Keluarga | ||
| Karya utama | ||
| Dukungan Prancis | ||
| Mandarin Vietnam | ||
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Orang | |
| Lain-lain | |
Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |
- ↑ Trần Trọng Kim 1971, hlm. 107
- 1 2 Đặng Việt Thủy & Đặng Thành Trung 2008, hlm. 278
- ↑ Ketika Nguyễn Ánh menjadi penguasa Nguyễn pada tahun 1780, ia menandai tahun kenaikannya sebagai tahun Cảnh Hưng (景興) ke-41, zaman kaisar Lê Hiển Tông.[2] Ketika ia menjadi kaisar pada tahun 1802, ia memilih Gia Long sebagai nama era yang baru.