Minggu, 25 Oktober 2026
08:09 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Gerakan hak autisme

Gerakan hak autisme

Bagikan:
330px-Autism_spectrum_infinity_awareness_symbol.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Simbol ananta berwarna pelangi mewakili keberagaman spektrum autisme serta gerakan neurodiversitas yang lebih besar.[1]

Gerakan hak autisme, juga disebut sebagai gerakan budaya autistik atau gerakan neurodiversitas, adalah sebuah gerakan konteks mendorong pandangan bahwa autisme adalah ragam alami dari otak manusia alih-alih "penyakit" yang perlu disembuhkan.[2] Gerakan tersebut mengadvokasikan berbagai tujuan, yang meliputi penerimaan yang lebih besar terhadap perilaku autistik dan pengakuan komunitas autisitik sebagai kelompok minoritas.[3][4]

Referensi

  1. ↑ Muzikar, Debra (April 20, 2015). "The Autism Puzzle Piece: A symbol that's going to stay or go?". The Art of Autism. Diakses tanggal April 1, 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Solomon, Andrew (2008-05-25). "The autism rights movement". New York. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 27 Mei 2008. Diakses tanggal 2008-05-27.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Ratner, Paul (10 Juli 2016). "Should Autism Be Cured or Is "Curing" Offensive?". Big Think (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Juni 2019. Diakses tanggal 16 Juni 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Jaarsma, Pier; Welin, Stellan (2012). "Autism as a natural human variation: reflections on the claims of the neurodiversity movement". Health Care Analysis: HCA: Journal of Health Philosophy and Policy. 20 (1): 20–30. doi:10.1007/s10728-011-0169-9. ISSN 1573-3394. PMID 21311979. S2CID 18618887. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-12-17. Diakses tanggal 2021-04-16.

Bacaan tambahan

Pranala luar

Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Autism.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan