Rabu, 04 November 2026
08:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Giorgi XII dari Georgia

Giorgi XII dari Georgia

Raja terakhir Georgia

Bagikan:
Giorgi XII
250px-George_XII_of_Georgia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Raja Kartli dan Kakheti
Berkuasa12 Januari 1798 – 28 Desember 1800
Penobatan5 Desember 1799 (Anchiskhati)
PendahuluErekle II
Lahir(1746-11-10)10 November 1746
Telavi
Meninggal28 Desember 1800(1800-12-28) (umur 54)
Tbilisi
Pemakaman
AyahErekle II
IbuAnna Abashidze
PermaisuriKetevan Andronikashvili
Mariam Tsitsishvili
KeturunanDavid
WangsaBagrationi
AgamaGereja Ortodoks Georgia
KhelrtvaGiorgi XII

Giorgi XII dari Georgia (bahasa Georgia:გიორგი XII; 10 November 1746 – 28 Desember 1800) adalah Raja kedua dan terakhir Kerajaan Kartli dan Kakheti (timur Georgia) yang menjabat dari tahun 1798 sampai kematiannya pada tahun 1800. Ia berasal dari Wangsa Bagrationi. Pemerintahan singkatnya di tahun-tahun terakhir abad ke-18 ditandai dengan ketidakstabilan politik di negaranya, yang menandai terjadinya perselisihan sipil dan rencana invasi Persia. Masalah kesehatan yang ia derita, ditambah peliknya masalah yang ia pikul membuat Giorgi mengajukan permintaan perlindungan kepada Tsar Pavel I dari Rusia, sesuatu yang disesali para pejabat di negaranya. Setelah kematiannya, Kekaisaran Rusia memanfaatkan momentum tersebut untuk mencaplok dan meruntuhkan monarki Georgia, serta mengirim sisa-sisa keluarga bangsawan Georgia ke pengasingan di Rusia.

Bacaan lebih lanjut

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai George XII of Georgia.
  • Lang, D. M., The Last Years of the Georgian Monarchy, 1658-1832. New York, 1957, 253-270, 283-284.
  • *Lang, David Marshall, A Modern History of Georgia. London: Weidenfeld and Nicolson, 1962.
  • Rhinelander, L. H. The Incorporation of the Caucasus into the Russian Empire. The Case of Georgia 1801-1854. New York, 1972.
  • * Fisher, William Bayne, The Cambridge History of Iran. Cambridge University Press, 1991.
Giorgi XII dari Georgia
Wangsa Bagrationi
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Erekle II
Raja Georgia
1798–1800
Diteruskan oleh:
Pavel I dari Rusia
sebagai Tsar
Diteruskan oleh:
David Bagrationi
sebagai Bupati
Monarki dihapuskan
Georgia dicaplok oleh Kekaisaran Rusia
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan