Rabu, 21 Oktober 2026
11:16 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Geiser di Mars

Geiser di Mars

Bagikan:
250px-Geysers_on_Mars.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambaran seniman yang menunjukkan semburan bermuatan pasir meletup dari geiser-geiser di Mars. (Diterbitkan oleh NASA; seniman: Ron Miller.)

Geiser Mars (atau semburan CO2) adalah fitur permukaan di planet Mars yang diduga terbentuk oleh letupan gas dan debu kecil yang terjadi di wilayah kutub selatan Mars selama pencairan musim semi. "Bintik-bintik bukit gelap" dan "laba-laba"–atau araneiform[1]–adalah dua jenis fitur permukaan yang terkait dengan fenomena geiser di Mars.

Geiser Mars tidak seperti geiser di Bumi, yang biasanya terkait dengan aktivitas hidrotermal. Reflektansi (albedo), bentuk, dan penampakan mirip laba-laba yang tidak biasa dari fitur-fitur ini telah memunculkan berbagai hipotesis tentang asal-usulnya, mulai dari perbedaan reflektansi pembekuan, hingga penjelasan yang melibatkan proses biologis. Namun, semua model geofisika saat ini mengasumsikan adanya semacam semburan atau aktivitas seperti geiser di Mars.[2][3][4][5][6][7] Karakteristik geiser Mars, dan bagaimana proses pembentukannya, masih menjadi bahan perdebatan hingga kini.

Referensi

  1. ↑ Portyankina, Ganna (2014). "Araneiform". hlm. 1. doi:10.1007/978-1-4614-9213-9_540-1. ISBN 978-1-4614-9213-9.{{cite book}}: |journal= diabaikan; |title= tidak ada atau kosong
  2. ↑ Kieffer, H. H. (2000). "Mars Polar Science 2000 - Annual Punctuated CO2 Slab-ice and Jets on Mars" (PDF). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2011-11-23. Diakses tanggal 6 September 2009.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Kieffer, Hugh H. (2003). "Third Mars Polar Science Conference (2003)- Behavior of Solid CO" (PDF). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2021-02-25. Diakses tanggal 6 September 2009.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Portyankina, G., ed. (2006). "Fourth Mars Polar Science Conference - Simulations of Geyser-Type Eruptions in Cryptic Region of Martian South" (PDF). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2012-02-17. Diakses tanggal 11 Agustus 2009.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Sz. Bérczi; et al., ed. (2004). "Lunar and Planetary Science XXXV (2004) - Stratigraphy of Special Layers – Transient Ones on Permeable Ones: Examples" (PDF). Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2017-07-06. Diakses tanggal 12 Agustus 2009.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "NASA Findings Suggest Jets Bursting From Martian Ice Cap". Jet Propulsion Laboratory. NASA. 16 Agustus 2006. Diarsipkan dari asli tanggal 2009-10-10. Diakses tanggal 11 Agustus 2009.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "HiRISE observations of gas sublimation-driven activity in Mars' southern polar regions: I. Erosion of the surface" (PDF). Icarus. 205 (1): 283–295. 2010. Bibcode:2010Icar..205..283H. doi:10.1016/j.icarus.2009.07.021. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2016-03-03. Diakses tanggal 2021-11-18.{{cite journal}}: Parameter tidak dikenal |authors= diabaikan

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Dark Dune Spots.
Ikon rintisan

Artikel bertopik astronomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan