Rabu, 30 September 2026
08:37 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Gangsir

Gangsir

sejenis jangkrik besar di kebun

Bagikan:
Gangsir
250px-Tarbins_portent_130506-35423_tdp.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gangsir, Tarbinskiellus portentosus
dari Cihideung Hilir, Ciampea, Bogor
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Subordo:
Superfamili:
Famili:
Subfamili:
Genus:
Spesies:
T. portentosus
Nama binomial
Tarbinskiellus portentosus
Sinonim[2]
  • Acheta portentosa Lichtenstein, 1796[3]: 85 
  • Brachytrypes portentosus (Lichtenstein, 1796)[4]
  • Brachytrupes portentosus (Lichtenstein, 1796)[5]: 72 
  • Gryllus (Acheta) achatinus Stoll, 1813
  • Gryllus (Acheta) fuliginosa Stoll, 1813
  • Brachytrupes ustulatus Serville, 1838
  • Liogryllus formosanus Matsumura, 1910
Artikel takson sembarang

Gangsir (Tarbinskiellus portentosus, sin. Brachytrupes portentosus)[6] adalah sejenis jangkrik besar yang hidup dengan menggali lubang di tanah. Jangkrik ini berpotensi sebagai hama tanaman pertanian, tetapi juga acap ditangkap untuk dikonsumsi orang. Serangga ini menyebar di Asia Selatan hingga Tenggara, termasuk Indonesia. Dalam bahasa Jawa hewan ini dikenal sebagai gasir, dan dalam bahasa Inggris ia disebut big head cricket, large brown cricket atau short-tail cricket.

Pengenalan

250px-Tarbins_portent_050303_034_pncw.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hewan jantan

Jangkrik yang bertubuh besar dan kekar. Panjang badan antara 37-44 mm. Kepalanya besar dan cenderung persegi, dengan sungut peraba yang panjang.[7] Pasangan kaki ketiga merupakan kaki pelompat yang kokoh tetapi relatif pendek; kekar, dengan banyak duri di sisi belakangnya. Tubuh berwarna cokelat hingga cokelat gelap di sisi atas, dan keputih-putihan di sisi bawahnya.

Gangsir betina memiliki sayap depan (tegmina) yang halus permukaannya, dan dengan ovipositor panjang serupa jarum di ujung belakang abdomennya. Gangsir jantan dengan tegmina yang berpola kerut-merut yang berfungsi untuk mengerik, dan tanpa ovipositor. Gangsir jantan bertubuh sedikit lebih besar daripada yang betina.[8]

Ekologi

250px-Tarbins_portent_060616-07604_cromb.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hewan betina

Gangsir biasa didapati di tepi-tepi lapangan berumput. Hewan ini menggali lubang hingga sedalam 30-60 cm, di mana ia berdiam dan baru keluar di malam hari.[7] Gangsir jantan mengerik dengan bunyi mendesir di muka lubangnya, yang beresonansi sehingga suaranya terdengar keras.

Dari suatu percobaan di laboratorium, diketahui bahwa daur hidup gangsir ini sekitar 333 hari. Terdapat 7 tahapan instar setelah telur menetas sebelum gangsir menjadi hewan dewasa. Betina gangsir rata-rata menghasilkan 123 butir telur. Telur-telur ini menetas setelah kurang lebih 56 hari. Nisbah kelamin gangsir jantan dengan betina adalah 1: 1,5.[8]

Manfaat dan kerugian

Gangsir diketahui bersifat omnivor, meskipun makanannya terutama adalah berbagai jenis tumbuhan. Di lahan-lahan pertanian, gangsir dapat menjadi hama bagi aneka jenis tanaman. Khususnya pada tanaman muda (semai), gangsir menggerek bagian batang hingga putus dan membawa ranting-ranting yang hijau beserta daunnya ke lubangnya untuk dimakan.[9] Serpihan ranting dan daun sering terlihat bercampur dengan butiran tanah yang menggunduk di mulut lubangnya.

Beberapa jenis tanaman yang biasa diserang, di antaranya, adalah tembakau, kopi, singkong, teh, dan karet.[10]

Akan tetapi gangsir juga acap ditangkap orang sebagai bahan pangan, terutama di wilayah Asia Tenggara termasuk di Indonesia. Khususnya di Thailand, jangkrik ini biasa dikonsumsi orang[11] dan dijual di pasar-pasar.

Catatan kaki

  1. ↑ Gorochov. 1983. Entomologicheskoe Obozrenie 62(2): 320
  2. ↑ "Tarbinskiellus portentosus (Lichtenstein, 1796)". Orthoptera Species File. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-04-17. Diakses tanggal 23-04-2017. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  3. ↑ Lichtenstein, A.A.H. 1796. Catalogus Musei zoologici ditissimi Hamburgi, d III (Februar 1796). Auctionis lege distrabendi. Sectio Tertia. Continens Insecta. 222 pp. Hamburg :Schniebes G.F. (Germany).
  4. ↑ Kirby, W.F. 1906. A Synonymic Catalogue of Orthoptera (Orthoptera Saltatoria, Locustidae vel Acridiidae) 2: 22 Diarsipkan 2023-06-10 di Wayback Machine.. London :Printed by order of the Trustees [by Longman & co.]
  5. ↑ Karny, H.H. 1915. "Orthoptera et Oothecaria (H.Sauter's Formosa-Ausbeute)". Supplementa Entomologica 4: 56–108 Diarsipkan 2023-07-28 di Wayback Machine..
  6. ↑ KBBI Daring: gangsir Diarsipkan 2023-04-17 di Wayback Machine., diakses 23/IV/2017
  7. 1 2 Macau Biodiv.: Brachytrupes portentosus Diarsipkan 2017-09-23 di Wayback Machine.. Diakses pada 23/IV/2017
  8. 1 2 Hanboonsong, Y. & A. Rattanapan. 2001. "Life history of short-tail cricket Brachytrupes portentosus Lichtenstein; Gryllidae: Orthoptera". Khon Kaen Agriculture Journal 29(1): 50-8. abstrak Diarsipkan 2017-04-23 di Wayback Machine.
  9. ↑ Hill, D.S. 2008. Pests of Crops in Warmer Climates and Their Control 141. Diarsipkan 2023-07-28 di Wayback Machine. Springer Science & Business Media
  10. ↑ Opété: Brachytrupes portentosus Diarsipkan 2023-04-11 di Wayback Machine.. Diakses pada 23/IV/2017
  11. ↑ Capinera, J.L. 2008. Encyclopedia of Entomology 1343. Diarsipkan 2023-07-28 di Wayback Machine. Springer Science & Business Media.

Sumber bacaan lain

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Tarbinskiellus portentosus.
Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Tarbinskiellus portentosus.
Tarbinskiellus portentosus
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan