Minggu, 18 Oktober 2026
15:19 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Ganglion simpatis

Ganglion simpatis

Bagikan:
Ganglion simpatis
330px-Gray839.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Persarafan sistem saraf otonom, menunjukkan sistem saraf simpatis (torakolumbal) yang berwarna merah dan parasimpatis (kraniosakral) yang berwarna biru.
330px-Gray819.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Diagram cabang saraf interkosta (Ganglion simpatis terletak pada bagian paling atas).
Rincian
Pengidentifikasi
Bahasa Latinganglia sympathicum
MeSHD005728
TA98A14.2.00.011
TA26169
FMA5890
Daftar istilah anatomi

Ganglion simpatis atau ganglion paravertebralis adalah ganglion otonom dari sistem saraf simpatis.[1] Fungsi ganglion simpatis adalah membawa informasi pada otak tentang kondisi stres dan adanya bahaya yang mengancam tubuh. Ganglion ini bertanggung jawab terhadap respons yang sifatnya ringan atau telah dikenali sebelumnya.[1]

Ganglion simpatis terdiri dari 20.000-30.000 badan sel saraf yang berlokasi di dekat atau di sebelah saraf tulang belakang dalam rantai yang panjang. Ganglion simpatis adalah jaringan tempat awal tumbuhnya tumor neuroblastoma. Ganglion ini berbentuk rantai simetris yang disebut juga ganglion paravertebralis dan terletak di bagian ventral dan lateral saraf tulang belakang.[1]

Rantai yang membentuk ganglion simpatis dimulai dari leher bagian atas hingga ke tulang ekor membentuk ganglion koksigeal.[2]

Saraf preganglion dari saraf tulang belakang membentuk sinapsis yang berakhir pada salah satu rantai ganglion. Sedangkan serat postganglion meluas ke efektor saraf yaitu organ viseral di rongga dada.[1]

Terdapat 21 atau 23 pasang ganglion simpatis: 3 di daerah servikal, 12 di daerah torakal, 4 di daerah lumbal, 4 di daerah sakral, dan 1 ganglion yang tidak memiliki pasangan di depan tulang ekor yang disebut ganglion imparsial (ganglion Walther).[1][3]

Neuron ganglia kolateral, yang disebut juga ganglion prevertebralis, menerima input dari saraf splanikus dan menginervasi (mempersarafi) daerah abdomen dan rongga panggul. Yang termasuk di dalam ganglion prevertebralis adalah ganglion seliaka, ganglion mesenterika superior, dan ganglion mesenterika inferior.[1]

Rantai ganglion simpatis servikal memiliki 3 ganglion yang saling berdekatan yaitu ganglion servikal superior, ganglion servikal medial, dan ganglion servikal inferior. Pada 80% individu, ganglion servikal inferior bergabung dengan ganglion torakal yang pertama (sehingga hanya terdapat 21 pasang ganglion simpatis) membentuk ganglion servikotorakal atau sering disebut dengan ganglion stelata.[4]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 "Structure of the Autonomic Nervous System | Boundless Anatomy and Physiology". courses.lumenlearning.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-10-28. Diakses tanggal 2022-03-11.
  2. ↑ "Sympathetic Innervation to the Head and Neck - Anatomy - Ganglia - TeachMeAnatomy". teachmeanatomy.info. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-03-24. Diakses tanggal 2022-03-11.
  3. ↑ "Sympathetic nervous system". Kenhub (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-06-06. Diakses tanggal 2022-03-11.
  4. ↑ Kattar, Nrusheel; Flowers, Thomas (2022). Anatomy, Head and Neck, Sympathetic Chain. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan