Selasa, 20 Oktober 2026
01:44 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global

Gamelan Wayah

Bagikan:

Gamelan Wayah dikenal juga sebagai gamelan tua, adalah sejenis gamelan Bali yang diperkirakan sudah ada sebelum abad 15 Masehi.[1] Gamelan ini didominasi permainan alat-alat berbentuk bilahan, seperti gambang, caruk, genggong, selonding, gong luwang, gong bheri, gender wayang, angklung, bebonangan, dan balaganjur.[2] Kendang belum ada dalam ansambel gamelan wayah.

Sejarah

Gamelan wayah, yang dalam bahasa Bali berarti tua, lama, merupakan salah satu bentuk paling awal dari gamelan Bali. Gamelan wayah diperkirakan telah ada sebelum abad ke-15 Masehi.[3] Faktor utama yang mendukung keberadaan gamelan di bali adalah kegiatan ritual, khususnya upacara keagamaan dan ritual adat Hindu Bali yang membutuhkan gamelan untuk memberi suasana religius.[4]

Salah satu jenis gamelan wayah yang paling dikenal adalah gamelan gambang. Menurut catatan sejarah, gamelan ini terkait dengan konflik internal Kerajaan Gelgel pada abad ke-15 hingga ke-17.[5] Gusti Ngurah Klanting menentang pengangkatan kakaknya sebagai raja, sehingga ayahnya, Dalem Waturenggong (1460–1550) memberikan syarat berat agar Gusti Ngurah Klanting dapat menuntut haknya dengan mencari lontar milik wong gamang (orang halus). Gusti Ngurah Klanting berhasil memenuhi permintaan tersebut, dan kerajaan pun terbagi menjadi dua.

Sebelum dinobatkan menjadi raja, Gusti Ngurah Klanting diminta membuat satu set gamelan berdasarkan gending-gending dari lontar wong gamang tersebut. Dari sinilah tercipta gamelan gambang, yang kemudian digunakan sebagai sarana dalam upacara ngaben. Istilah “gambang” terkait dengan Kerajaan Gelgel juga tercatat dalam Prasasti Purana Tatwa Pura Kalaci.[6] Gamelan Gambang ini kemudian difungsikan dalam upacara ngaben (upacara kremasi), yang menegaskan peran ritual Wayah dalam tradisi keagamaan Bali.

Instrumen dan Karakteristik

Karakter utama ansambel gamelan wayah masih sederhana. Secara fisik, perangkat-perangkat gamelan pada gamelan tua berukuran kecil. Sementara secara musikal didominasi permainan alat-alat berbentuk bilahan.[7] Bunyi gamelan bali memiliki ciri khas meledak-ledak dengan ritme cepat. Hal ini karena bentuk perangkat wilahnya yang lebih tebal. [8]

Beberapa jenis gamelan yang temasuk dalam gamelan wayah, antara lain:

  • Balaganjur
  • Angklung
  • Bebonangan
  • Gambang
  • Caruk
  • Gender Wayang
  • Gong Beri
  • Genggong
  • Selonding
  • Gong Luwang[9]

Hubungan dengan jenis gamelan Lain

Berdasarkan kemunculan zamannya, gamelan bali diklasifikasikan menjadi tiga kategori utama, yaitu:

  1. Gamelan Wayah (tua), diperkirakan sudah ada sejak abad ke XV, era ini didominasi bentuk bilahan, kendang belum ada dalam ansambel gamelan wayah.
  2. Gamelan Madya, diperkirakan muncul pada abad XIV sampai XIX. Ansambel gamelan sudah memakai kendang dan instrumen-instrumen berpencon.
  3. Gamelan Anyar (baru), berkembang mulai abad XX. Pada era ini tabuhan instrumen kendang lebih menonjol.[10]

Daftar referensi

  1. ↑ "Mengenal Gamelan Bali & Rekomendasi Tempat untuk Menontonnya di Pulau Dewata". Traveloka. Diakses tanggal 2025-11-17.
  2. ↑ "Ragam Nusantara: Gamelan Bali, Ragam Keindahan Selaras Zaman". AtmaGo. Diakses tanggal 2025-11-17.
  3. ↑ Media, Kompas Cyber (2022-02-18). "Sejarah Gamelan Bali, Cara Memainkan, Fungsi, dan Suara yang Dihasilkan Halaman all - Kompas.com". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2025-11-17.
  4. ↑ "Gamelan Bali, Ragam Keindahan Selaras Zaman". Indonesia Kaya. Diakses tanggal 2025-11-17.
  5. ↑ "Gamelan Bali, Ragam Keindahan Selaras Zaman". Indonesia Kaya. Diakses tanggal 2025-11-17.
  6. ↑ "Ragam Nusantara: Gamelan Bali, Ragam Keindahan Selaras Zaman". AtmaGo. Diakses tanggal 2025-11-17.
  7. ↑ "Gamelan Bali Tak Pernah Mati". Tutur Visual - Kompas.id. 2018-08-21. Diakses tanggal 2025-11-17.
  8. ↑ "Gamelan Bali, Ragam Keindahan Selaras Zaman". Indonesia Kaya. Diakses tanggal 2025-11-17.
  9. ↑ "Mengenal Gamelan Bali & Rekomendasi Tempat untuk Menontonnya di Pulau Dewata". Traveloka. Diakses tanggal 2025-11-17.
  10. ↑ "Sejarah Gamelan Bali, Cara Memainkan, Fungsi, dan Suara yang Dihasilkan - Kompas.com: Dampak El Nino". lipsus.kompas.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-17.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan