Rabu, 28 Oktober 2026
18:39 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Foulques Bertrand I

Bagikan:

Foulques Bertrand I[1] (wafat 27 April 1051) merupakan seorang Comte Provence yang adalah rekan-pemimpin kakandanya Guillaume IV dari tahun 1018 dan dengan adiknya Geoffroi I dari sedikitnya pada tahun 1032 jika tidak lebih awal. Setelah kematian Guillaume, Foulques mendapat gelar markgraf, yang menandai kepemimpinan dari wangsa tersebut. Mereka adalah putra-putra Guillaume II, Comte Provence.

Dengan Geoffroi, Foulques menyumbang Biara Kluni pada tanggal 26 Mei 1037 dan kepada Santo Victor di Marseilles pada tanggal 16 Januari 1040. Foulques Bertrand adalah pendukung utama di dalam pembaharuan monastisisme di awal abad ke-11 di Provence. Ia mengumpulkan majelis utama klerus dan para nobel untuk mendirikan biara Santo Promasius di dekat Forcalquier dan merestorasi Bremetense di dekat Gap, yang telah dihancurkan oleh Saracen Fraxinetum.

Meskipun demikian, ia dan saudaranya menyerahkan kekuasaan dari banyak pemungutan bea, yang berada di bawah kendali para penguasa Provence sejak masa pemerintahan Guillaume sang Penakluk. Hal itu sebagian besar dibagi sebagai jatah kepada vasal dan provinsi Provence yang melemah sebagai politik bersatu yang berasal dari masa pemerintahan mereka.

Meskipun kemurahan hatinya dan saudara tirinya terhadap Foulques, Vicomte Marseilles, Foulques Bertrand mengumumkan perang kepadanya pada tahun 1031 yang memporak-porandakan Toulon.

Keluarga

Ia menikahi Hildegarde dari Toulouse, (cucu perempuan Raymond III dari Toulouse) dan mereka memiliki dua orang putra, Guillaume V Bertrand dan Geoffroi II. Ia memiliki seorang putri, Gerberge.

Catatan

  1. ↑ His name appears as Fulco or Fulcho and Bertrannus in contemporary documents. It is Foulques in modern French. His ordinal is a reference to a second Bertrand, his son, who later reigned in Provence.

Sumber

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan