Jumat, 16 Oktober 2026
21:10 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Biara Kluni

Biara Kluni

gereja di Prancis

Bagikan:
250px-Cluny-Abtei-Ostfluegel-mtob.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Biara Kluni

Biara Kluni adalah suatu biara yang didirikan oleh William Pious, Pangeran Aquitane pada tahun 909 di Macon, Burgundy, Prancis.[1] Biara ini membawa pembaruan terhadap pola hidup kebiaraan dan kegerejaan.[2] Biara Kluni menolak keras simoni, yaitu pembelian jabatan imam dan Nicolaitanisme.[2] Hal ini menyebabkan secara cepat menumbuhkan biara-biara baru di negara Prancis, Italia, dan Jerman dengan Kluni sebagai pusatnya.[2] Kluni menjadi sebuah tempat ibadah terbesar sebelum Gereja Santo Petrus didirikan pada tahun 1100 di Roma.[2] Dengan hadirnya biara Kluni, kebiasaan-kebiasaan perang dapat dikikis.[2] Hal ini karena Kluni menetapkan aturan-aturan perang yang cukup membatasi kaum bangsawan.[2] Kluni mencapai puncak kejayaan di bawah Kepala Biara Hugh (1049-1109).[2] Kemudian Peter Venerable (antara 1122-1156) kekuasaannya mulai menurun, dan dibubarkan pada 1770.[1][2]

Referensi

  1. 1 2 F. D. Wellem.1994, Kamus Sejarah Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia. Hlm. 123.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 Tony Lane.2009, Runtut Pijar. Jakarta: BPK Gunung Mulia. Hlm. 50.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan