Senin, 02 November 2026
13:29 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Front Mahasiswa Nasional

Front Mahasiswa Nasional

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Oktober 2020) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Front Mahasiswa Nasional
250px-Fmn_logo.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
SingkatanFMN
Tanggal pendirian18 Mei 2003
JenisOrganisasi massa mahasiswa
Kantor pusatJl. Peternakan II, Kapuk, Cengkareng, Jakarta, Indonesia
Jumlah anggota (2026)
1500[1]
Ketua Umum
L. Muhammad Rizaldy[2][3]
Sekjen
Rikmadenda Arya Mustika[4][5]
Situs webhttps://fmnpusat.wordpress.com/

Front Mahasiswa Nasional yang disingkat dengan FMN merupakan organisasi massa mahasiswa berskala nasional yang lahir pada 18 Mei 2003. FMN memiliki garis politik Anti-imperialisme, anti-Feodalisme dan anti-kapitalis birokrat.

FMN bertujuan untuk membangkitkan, mengorganisasikan dan menggerakkan mahasiswa agar terlibat aktif dalam gerakan sosial, terutama sistem pendidikan yang ilmiah, demokratis dan mengabdi kepada rakyat. FMN adalah organisasi legal yang berhubungan erat dengan gerakan rakyat, terutama buruh dan tani. FMN tergabung dalam International League of People’s Struggle (Liga Perjuangan Rakyat Internasional, ILPS). Selain itu, FMN juga menjadi anggota dari Asian Student Association (ASA).[6]

Sejarah

Akhir tahun 80-an, kelompok studi dianggap tidak mampu lagi menjadi wadah yang efektif untuk memperjuangkan kepentingan mahasiswa dan melawan pemerintahan orde baru. Maka, banyak mahasiswa yang mengubah bentuk organisasinya dalam serikat-serikat mahasiswa hingga awal tahun 90-an.[7]

330px-WRKSHOP_FMN.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dokumentasi Workshop Pendidikan Gerakan Mahasiswa Nasional, Bandung (2001)

Pada tahun 1997, perwakilan komite-komite aksi mahasiswa dari lima kota (Bandung, Yogyakarta, Malang, Jombang dan Surabaya) berkumpul dan bersepakat membentuk sebuah jaringan gerakan mahasiswa nasional yang disebut Forum Mahasiswa Nasional (FMN). Pada masa ini, FMN masih sebatas jaringan komunikasi antar kota dan belum mempunyai kesamaan garis politik. Selain itu, kepemimpinan organisasi yang dibentuk masih bersifat Pokja (Kelompok Kerja) yang memimpin di kota-kota yang aktif terlibat menjatuhkan rezim Orde Baru. Meski demikian, komite-komite aksi yang tergabung dalam jaringan FMN telah berperan dalam membuka arus demokratisasi di era Soeharto.[8][9] Organisasi-organisasi tingkat kota yang bergabung dengan FMN antara lain FMKR Palembang, SMBL di Lampung, Front Indonesia Muda Bandung, KIBLAT Yogya, KMPR Jombang, SMPR Surabaya, SAMUDRA Malang, maupun Forum Komunikasi Mahasiswa Mataram.[6]

Pada November 2002 di Solo, diadakan Workshop Pembangunan Organisasi Nasional yang dihadiri oleh perwakilan-perwakilan kota FMN, yaitu Padang, Palembang, Lampung, Bandung, Yogyakarta, Purwokerto, Malang, Surabaya, Jombang, dan Mataram. Workshop diadakan di tengah keinginan yang semakin kuat untuk membangun organisasi massa berskala nasional yang memiliki kepemimpinan dan garis perjuangan yang tegas.[8][9]

330px-Pendirian.webp?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Aksi Kongres Pendirian FMN (delegasi FMN dari seluruh Indonesia) - Jakarta (18 Mei 2003)

Kongres Pendirian atau Founding Kongres FMN tanggal 18 Mei 2003, di Balai Rakyat Utan Kayu Jakarta yang merupakan satu tonggak kemajuan gagasan, dimana semangat perjuangan nasional mulai dipatri dalam diri anggota-anggota FMN.[10] Seluruh komponen organisasi menyadari bahwasanya perjuangan mahasiswa skala nasional adalah kunci atas jawaban dari kebuntuan pergerakan mahasiswa selama itu. Pada Founding Kongres itulah, semua level organisasi dilebur dalam satu identitas Front Mahasiswa Nasional. Semua menggunakan satu identitas organisasi dan berada di bawah kepemimpinan yang sama, yaitu Komite Pimpinan Pusat FMN.[8][9]

Dideklarasikannya FMN sebagai ormas skala nasional, berarti pula mengubah bentuk organisasi serta langgam organisasi.Tidak lagi menggunakan langgam semi legal seperti yang dulu pernah digunakan. Sejak Founding Kongres FMN, yang ada adalah bertemunya program perjuangan FMN dengan organisasi yang lainnya, yaitu program FMN untuk menarik dukungan dari sebanyak-banyaknya organisasi ataupun individu dalam perjuangannya, serta program solidaritas atau dukungan terhadap perjuangan rakyat, dari mulai buruh, petani, kaum miskin kota, perempuan, dan rakyat tertindas lainnya di Indonesia.[8][9]

500px-Tangkapan_Layar_2024-12-09_pukul_06.36.18.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kongres I - VI FMN

Hingga saat ini, FMN telah menggelar 5 kali Kongres yang merupakan forum tertinggi dalam organisasi. Kongres I diselenggarakan pada 2004 di Kota Metro Bandar Lampung. Sementara itu, Kongres II FMN dilaksanakan di Kota Bandung pada tahun 2006. FMN kembali menyelenggarakan Kongres III nya pada tahun 2009 di Kota Mataram, NTB. Selanjutnya, pada tahun 2014 di Jakarta FMN kembali menyelenggarakan Kongres-nya yang ke 4. Lalu, pada tahun 2017 FMN menyelenggarakan Kongres V di Yogyakarta.[9][11]

Kongres V dilaksanakan di Yogyakarta pada 8-15 Maret 2017 dengan tema “Perkuat dan Perluas Organisasi untuk Memajukan Perjuangan Massa demi Mewujudkan Pendidikan yang Ilmiah, Demokratis, dan Mengabdi Kepada Rakyat“. Kongres V ini memilih Sympathi Dimas Rafi’I sebagai ketua, dan Badarudin sebagai Sekretaris Jenderal.

Untuk merangkum, menilai, dan merespon situasi luar biasa ini, pada 28-29 Desember 2023 diadakan Pertemuan Nasional FMN oleh perwakilan Cabang Bandung, Solo, Purwokerto (UMP), Pontianak, Makassar, Palu, Luwuk Banggai, Denpasar, Mataram, Lombok Timur, dan Kupang di kota Mataram. Pertemuan Nasional ini menghasilkan resolusi untuk membentuk Steering Committee Kongres VI.

Pada 27-29 April 2024, terselenggara Kongres VI Luar Biasa FMN di kota Mataram-NTB dengan tema “Betulkan Cara Berpikir dan Cara Bekerja yang Salah, Perhebat Perjuangan Massa Rakyat Demokratis Nasional untuk Memperkuat dan Memperbesar Organisasi”, dan menetapkan L. M. Rizaldy sebagai Ketua Umum dan Rikmadenda Arya Mustika sebagai Sekretaris Jenderal.[12][13] Pasca Kongres VI Luar Biasa, FMN mengirimkan 3 delegasi ke Kongres Internasional ke-7 ILPS.

Pada saat ini, FMN sudah tersebar di ratusan perguruan tinggi di seluruh Indonesia, baik perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta, seperti di Universitas Indonesia (UI), Universitas Padjadjaran (UNPAD), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Airlangga (UNAIR), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Hasanuddin (UNHAS), Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Udayana (UNUD), Universitas Nasional (UNAS), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Terbuka (UT) dan perguruan tinggi lainnya.[14][15][16][17][18][19][20][21][22]

Perjuangan FMN

Bagi FMN, perjuangan pokok mahasiswa di kampus adalah mengkampanyekan sistem pendidikan yang ilmiah, demokratis dan mengabdi kepada rakyat sebagai wujud penolakan kita atas dominasi imperialis AS dan tuan tanah feodal. Melalui berbagai perdebatan ilmiah, orasi politik, tulisan, pamflet, kampanye, aksi massa, dan acara kebudayaan, FMN mengangkat berbagai persoalan dan menghubungkannya dengan isu-isu rakyat di ruang kuliah. Dengan cara inilah FMN membangkitkan, mengorganisasikan dan menggerakkan massa luas pemuda mahasiswa ke dalam Perjuangan Demokratis Nasional melalui organisasinya. FMN juga sering menyelenggarakan aksi-aksi massa dalam momentum pergerakan tahunan seperti Hari Buruh Sedunia, Hari Perempuan Sedunia, dan Hari Pendidikan Nasional, juga merespon kebijakan pemerintah tertentu.[23]

FMN juga mendukung perjuangan kelas buruh, kaum tani, nelayan, perempuan, buruh migran Indonesia, serta suku bangsa minoritas yang sama-sama mempunyai persoalan akibat dominasi imperialis AS dan feodalisme di Indonesia. Bagi FMN, untuk mewujudkan pendidikan ilmiah, demokratis, dan mengabdi kepada rakyat, persatuan pemuda mahasiswa bersama rakyat adalah sebuah keharusan. Hanya dengan persatuan sajalah, persoalan-persoalan rakyat dan pemuda mahasiswa dapat diselesaikan.

Referensi

  1. ↑ FMN Pusat (18 Mei 2026). "HARLAH FRONT MAHASISWA NASIONAL #23tahunFMN". FMN Pusat. Diakses tanggal 17 Juni 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Sultan Abdurrahman. “Massa Aksi Kamisan: Prabowo-Gibran Sama Saja dengan Soeharto” tempo.co, tempo.co, 22 May 2026, https://www.tempo.co/politik/massa-aksi-kamisan-prabowo-gibran-sama-saja-dengan-soeharto-2137427. Accessed 17 June 2026.
  3. ↑ Rhido Danu Prasetyo. “Mahasiswa Bakal Demo di Bundaran HI, Bawa Tuntutan 11+9 untuk Pemerintah" Kompas.com, 15 June 2026, https://megapolitan.kompas.com/read/2026/06/15/11273631/mahasiswa-bakal-demo-di-bundaran-hi-bawa-tuntutan-119-untuk-pemerintah. Accessed 17 June 2026.
  4. ↑ Tim redaksi. "Menuju Hari Kebangkitan Nasional, Aliansi PERISAI Serukan Penolakan ART dan Kritik Kebijakan Pemerintah" mediaindonesianews.com, 20 May 2026, https://m.mediaindonesianews.com/main/breaking-news/19579/menuju-hari-kebangkitan-nasional-aliansi-perisai-serukan-penolakan-art-dan-kritik-kebijakan-pemerintah. Accessed 17 June 2026.
  5. ↑ FMN Pusat. "Pimpinan Pusat FMN 2024-2026" fmnpusat.wordpress.com, 2024, https://fmnpusat.wordpress.com/pimpinan-pusat-fmn-2024-2026/. Accessed 17 June 2026
  6. 1 2 "MARI MENGENAL FMN". FMN Malang. 2012-04-5. Diakses tanggal 2026-05-16.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  7. ↑ Widjojo, Muridan (1999). Politik di Indonesia (Gerakan Mahasiswa). Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. 1 2 3 4 "Sejarah Singkat Front Mahasiswa Nasional". Front Mahasiswa Nasional Jambi. 2015-03-26. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-10-09. Diakses tanggal 2020-10-05.
  9. 1 2 3 4 5 "Tentang Front Mahasiswa Nasional". Front Mahasiswa Nasional Ranting Universitas Nasional. 2019-11-21. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-10-08. Diakses tanggal 2020-10-05.
  10. ↑ Muhlas, Imam (2014). Jalan Baru memecah Kebekuan, Front Mahasiswa Nasional. Bandung: Dian Cipta.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  11. ↑ "Profil Front Mahasiswa Nasional (FMN)". Pimpinan Pusat Front Mahasiswa Nasional. 2012-01-24. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-10-22. Diakses tanggal 2020-10-05.
  12. ↑ FMN Pusat (1 Mei 2024). "Kongres Nasional VI Luar Biasa Front Mahasiswa Nasional, Sukses!". FMN Pusat. Diakses tanggal 17 Juni 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ FMN Pusat (2024). "Pimpinan Pusat FMN 2024-2026". FMN Pusat. Diakses tanggal 17 Juni 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ Ariefana, Pebriansyah (2020-07-10). "2 Mahasiswa Universitas Nasional Kena DO, FMN Demo di Depan Kampus". Suara.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-05-09. Diakses tanggal 2021-05-09.
  15. ↑ Hantoro, Juli (2019-10-29). "Diskusi Mahasiswa Universitas Udayana Bali Dibubarkan Rektorat". Tempo. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-10-05. Diakses tanggal 2021-05-09.
  16. ↑ "Kongres Pendirian Front Mahasiswa Nasional" (PDF). Universitas Indonesia. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2023-07-26.
  17. ↑ "The Role of The Front Mahasiswa Nasional Through The People Serve Program in Providing Alternative Education to The Community of Medan City". Journal of Environmental and Development Studies. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-10-08. Diakses tanggal 2020-10-05.
  18. ↑ "Front Mahasiswa Nasional (2007-2014)". PATTINGALLOANG | Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-10-08. Diakses tanggal 2020-10-05.
  19. ↑ "Demonstration of National Student Front". PrasetyaOnline. 2008-03-14. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-10-09. Diakses tanggal 2020-10-05.
  20. ↑ "Pemuda Sebagai Aktor Dalam Melawan Ideologi Terorisme". Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada. 2018-05-28. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2019-11-02. Diakses tanggal 2020-10-05.
  21. ↑ Prabowo, Okezone (2012-04-05). "Mahasiswa Yogyakarta Tolak RUU PT". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-10-12. Diakses tanggal 2020-10-05.
  22. ↑ Santoso, Bangun (2021-07-28). "Pelajar-Mahasiswa Kehilangan Pendidikan Saat Pandemi, FMN Tuntut Pemerintah Beri Jaminan".
  23. ↑ "Demo Respons KTT G20, 26 Mahasiswa di Lombok Ditangkap". Tempo.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik organisasi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan