Senin, 28 September 2026
05:02 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Friedrich Ebert Jr.

Friedrich Ebert Jr.

Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Friedrich Ebert Jr." – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(September 2025)
Friedrich Ebert Jr.
250px-Friedrich_Ebert_Jr._1947_Edit.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ebert Jr. pada tahun 1947
Ketua sementara Dewan Negara Republik Demokratik Jerman
Masa jabatan
1 Agustus 1973 –3 Oktober 1973
PendahuluWalter Ulbricht
PenggantiWilli Stoph
Wali kota Berlin Timur
Masa jabatan
1948–1967
PendahuluArthur Werner
PenggantiHerbert Fechner
Wakil Ketua Dewan Negara Republik Demokratik Jerman I
Masa jabatan
12 September 1960 –1971
MenjabatbersamaGerald Gotting (sebagai wakil ketua II)
KetuaWalter Ulbricht
Wakil Ketua IIGerald Gotting
PendahuluJabatan Dibentuk
PenggantiGerald Götting
Presiden Volkskammer (Parlemen RDR)
Masa jabatan
1969–1976
PendahuluJohannes Dieckmann
PenggantiGerald Götting
Informasi pribadi
Lahir(1894-09-12)12 September 1894
Meninggal4 Maret 1979(1979-03-04) (umur 84)
Partai politikPartai Persatuan Sosialis Jerman (SED)
Orang tua
PekerjaanPolitisi

Friedrich Ebert Jr. (12 September 1894 – 4 Maret 1979) adalah seorang politikus Jerman Timur dari Partai Persatuan Sosialis Jerman (SED). Ia adalah putra sulung dari Presiden pertama Republik Weimar, Friedrich Ebert. Setelah Perang Dunia II, ia aktif dalam politik Jerman Timur dan menjabat sebagai Wali Kota Berlin Timur (1948–1967), Wakil Ketua Dewan Negara (1960–1971), dan Presiden Volkskammer (1969–1976).[1]

Biografi

Ebert lahir di Bremen pada tahun 1894, sebagai anak dari Presiden pertama Jerman, Friedrich Ebert. Ia sempat aktif di Partai Sosial Demokrat Jerman (SPD) pada era Weimar, tetapi kemudian berpindah ke Partai Komunis Jerman (KPD) setelah 1945. Dengan pembentukan SED pada tahun 1946, Ebert menjadi anggota penting partai di wilayah Soviet.[2]

Pada tahun 1948 ia diangkat sebagai Wali kota Berlin Timur, jabatan yang ia pegang hampir dua dekade hingga 1967. Setelah pembentukan Dewan Negara Republik Demokratik Jerman pada 1960, ia menjadi salah satu Wakil Ketua, mendampingi Walter Ulbricht.[3]

Selain itu, ia menjabat sebagai Presiden Volkskammer dari 1969 sampai 1976. Dalam jabatan ini, ia berperan sebagai figur protokoler dan mendukung kebijakan-kebijakan partai yang dipimpin oleh Ulbricht dan kemudian Erich Honecker.

Ebert pensiun dari jabatan publik pada 1970-an dan meninggal di Berlin Timur pada 1979.

Catatan

  1. ↑ Ayahnya, Friedrich Ebert Sr., adalah Presiden pertama Republik Weimar (1919–1925).

Referensi

  1. ↑ Mary Fulbrook, Anatomy of a Dictatorship: Inside the GDR 1949–1989. Oxford: Oxford University Press, 1995.
  2. ↑ Gareth Dale, Popular Protest in East Germany, 1945–1989. Routledge, 2005.
  3. ↑ Mike Dennis, The Rise and Fall of the German Democratic Republic, 1945–1990. Longman, 2000.
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan