Senin, 28 September 2026
03:31 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Friedrich Bayer

Friedrich Bayer

pengusaha Jerman

Artikel ini berisi tentang pendiri perusahaan farmasi Jerman Bayer. Untuk ahli kimia Jerman pemenang Hadiah Nobel, lihat Adolf von Baeyer.
Friedrich_bayer.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Friedrich Bayer

Friedrich Bayer (lahir Friedrich Beyer, 6 Juni 1825 di Barmen sekarang Wuppertal – 6 Mei 1880 di Würzburg) adalah pendiri dari apa yang kemudian menjadi Bayer, sebuah perusahaan Jerman kimia dan farmasi.[1] Ia mendirikan pabrik pewarna Friedrich Bayer bersama dengan Johann Friedrich Weskott pada tahun 1863 di Elberfeld, sebuah kota berkembang di kawasan industri awal Wuppertal atau Lembah Wupper.

250px-Friedrich.Bayer.Cemetery.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Situs makam Friedrich Bayer, Wuppertal

Friedrich Bayer mengubah ejaan nama belakangnya dari Beyer di awal usia dua puluhan, karena publisitas yang diperoleh pedagang penipu dari Leipzig dengan nama yang sama.[2] Friedrich Beyer dari Barmen khawatir reputasi buruk dari namanya dapat merusak bisnisnya dan akibatnya mengubah nama belakangnya menjadi Bayer.[2]

Referensi

  1. ↑ "Friedrich Bayer | German businessman [1825–1880]". www.britannica.com (dalam bahasa Inggris).
  2. 1 2 Thomas Käding (2013-05-21). "Eigentlich müsste es Beyer heißen". www.ksta.de. Leverkusener Anzeiger. Diakses tanggal 2015-05-26.

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan