Sabtu, 24 Oktober 2026
09:23 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Franz Ziereis

Franz Ziereis

Bagikan:
Franz Ziereis
250px-Portrait_of_SS_Standartenfuehrer_Franz_Ziereis.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Panglima kamp
Mauthausen-Gusen
Lahir13 Agustus 1905
Meninggal24 Mei 1945(1945-05-24) (umur 39)

Franz Xaver Ziereis (13 Agustus 1905 – 24 Mei 1945) adalah panglima kamp konsentrasi Mauthausen dari tahun 1939 hingga kamp tersebut dibebaskan oleh pasukan Amerika Serikat pada tahun 1945.

Riwayat

Ziereis dilahirkan pada 13 Agustus 1905 di München, Kerajaan Bayern, Kekaisaran Jerman. Ia bergabung dengan Reichswehr (angkatan darat) Kekaisaran Jerman pada 1 April 1924 dan mengabdi selama 12 tahun. Pada 30 September 1936, Sersan Ziereis bergabung dengan Schutzstaffel. Ia berhasil memperoleh pangkat SS-Obersturmführer dan ditugaskan sebagai instruktur pelatihan SS-Totenkopfverbände.

Ia menggantikan Albert Sauer sebagai komandan kamp konsentrasi Mauthausen pada 9 Februari 1939 atas perintah dari Theodor Eicke, Inspektur Kamp Konsentrasi. Pada 25 Agustus 1939, ia naik pangkat menjadi SS-Sturmbannführer dan, pada 20 April 1944, menerima kenaikan pangkat terakhirnya menjadi SS-Standartenführer.

Setelah kekalahan Jerman Nazi, Ziereis melarikan diri bersama istrinya pada 3 Mei 1945. Ia mencoba bersembunyi di pondok perburuan miliknya di Gunung Pyhrn di Austria Hulu. Ia ditemukan dan ditangkap pada 23 Mei 1945 oleh pasukan Amerika. Ia ditembak tiga kali di bagian perut saat mencoba melarikan diri. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit yang didirikan di kamp konsentrasi Gusen I, dan ia meninggal tak lama sesudah diinterogasi mantan tahanan di Mauthausen, Hans Marsalek. Jenazahnya belakangan digantung di pagar Gusen I oleh mantan narapidana Gusen.[1]

Referensi

  1. ↑ Das Personenlexikon zum Dritten Reich - Wer war was vor und nach 1945, Frankfurt am Main, edisi kedua, Juni 2007, ISBN978-3-596-16048-8


Flag of JermanBiography icon

Artikel bertopik biografi Jerman ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan