Artikel ini memerlukan pemutakhiran informasi. Harap perbarui artikel dengan menambahkan informasi terbaru yang tersedia. (Juni 2021) |
Frank-Walter Steinmeier | |
|---|---|
Steinmeier pada tahun 2026 | |
| Presiden Jerman | |
| Mulai menjabat 19 Maret 2017 | |
| Kanselir | Angela Merkel Olaf Scholz Friedrich Merz |
| Pendahulu | Joachim Gauck |
| Menteri Luar Negeri Jerman | |
| Masa jabatan 17 Desember 2013 –27 Januari 2017 | |
| Kanselir | Angela Merkel |
| Pendahulu | Guido Westerwelle |
| Pengganti | Sigmar Gabriel |
| Masa jabatan 22 November 2005 –27 Oktober 2009 | |
| Kanselir | Angela Merkel |
| Pendahulu | Joschka Fischer |
| Pengganti | Guido Westerwelle |
| Pemimpin Partai Sosial Demokrat di Bundestag | |
| Masa jabatan 27 Oktober 2009 –16 Desember 2013 | |
| Pendahulu | Peter Struck |
| Pengganti | Thomas Oppermann |
| Wakil Kanselir Jerman | |
| Masa jabatan 21 November 2007 –27 Oktober 2009 | |
| Kanselir | Angela Merkel |
| Pendahulu | Franz Müntefering |
| Pengganti | Guido Westerwelle |
| Kepala Staf Kantor Kanselir Jerman | |
| Masa jabatan 31 Juli 1999 –22 November 2005 | |
| Kanselir | Gerhard Schröder |
| Pendahulu | Bodo Hombach |
| Pengganti | Thomas de Maizière |
| Ketua Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa | |
| Masa jabatan 1 Januari 2016 –1 Januari 2017 | |
| Pendahulu | Ivica Dačić |
| Pengganti | Sebastian Kurz |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 5 Januari 1956 (umur 70) |
| Partai politik | Partai Sosial Demokrat |
| Almamater | Universitas Giessen |
| Tanda tangan | |
Frank-Walter Steinmeier (Jerman:[ˈfʁaŋkˌvaltɐˈʃtaɪ̯nˌmaɪ̯.ɐ]ⓘ; lahir 5 Januari 1956) adalah seorang politikus Jerman merupakan seorang politikus Jerman yang menjabat sebagai Presiden Jerman ke-12 sejak 19 Maret 2017.[1] Dia sebelumnya menjabat sebagai Menteri Luar Negeri dari tahun 2005 sampai 2009 dan menjabat lagi dari tahun 2013 sampai 2017, dan sebagai Wakil Kanselir dari tahun 2007 sampai 2009. Dia juga merupakan Ketua Organisasi untuk Keamanan dan Kerja sama di Eropa (OSCE) tahun 2016. Dia terpilih kembali sebagai Presiden Jerman untuk periode kedua pada tanggal 13 Februari 2022, dengan suara 78%.[2]
Steinmeier adalah anggota Partai Sosial Demokrat Jerman (SPD), memiliki gelar doktor dalam hukum dan sebelumnya adalah seorang pegawai negeri sipil karier. Dia adalah pembantu dekat Gerhard Schröder ketika Schröder menjadi Perdana Menteri dari Lower Saxony selama sebagian besar tahun 1990-an, dan menjabat sebagai kepala staf Schröder dari tahun 1996.
Pada bulan November 2016 dia diumumkan sebagai kandidat dari koalisi berkuasa yang terdiri dari partainya sendiri dan CDU/CSU untuk Presiden Jerman, dan dengan demikian menjadi dianggap terpilih karena koalisi menguasai mayoritas besar di Konvensi Federal; dia meninggalkan kabinet pada tanggal 27 Januari 2017.[3] Dia terpilih sebagai Presiden oleh Konvensi Federal pada tanggal 12 Februari 2017. Dia memperoleh mayoritas yang dibutuhkan dalam putaran pertama pemungutan suara dengan menerima 931 suara elektoral dari total 1260 suara (73,9%). Dia menjabat sebagai Presiden Jerman ke-12 pada tanggal 19 Maret 2017, menggantikan Joachim Gauck. Dan pada 13 Februari 2022 ia terpilih kembali oleh Konvensi Federal untuk yang kedua kalinya dengan 1.045 suara.
Steinmeier termasuk dalam golongan sayap kanan SPD, yang dikenal sebagai reformis dan moderat.[4] Sebagai Kepala Staf, dia merupakan arsitek untuk Agenda 2010, reformasi kontroversial pemerintahan Schröder mengenai negara sejahtera.[5] Kebijakan lunaknya terhadap negara-negara seperti Rusia dan Tiongkok telah mendapat kritik baik di Jerman maupun secara internasional, dan dia telah dikritik karena memprioritaskan kepentingan bisnis Jerman daripada hak asasi manusia.[6][7]
Kehidupan Pribadi
Steinmeier lahir pada tahun 1956 di Detmold.[8] Meskipun nama lengkapnya Frank-Walter, temannya memanggil dia Frank.[9] Ia menikah dengan Elke Büdenbender sejak 1995 dan memiliki satu putri. Pada Agustus 2010, ia cuti dari politik selama beberapa minggu untuk mendonorkan ginjalnya bagi istrinya yang menderita penyakit ginjal stadium akut, dan kembali lagi menjabat pada bulan Oktober 2010.[10]
Penghargaan
Steinmeier telah menerima banyak penghargaan dan hadiah,[11] di antaranya:
- Ignatz Bubiz Prize for Understanding
- Europe Prize for Political Culture
- Bosphorus Prize for European Understanding
- Willy Brandyt Prize
- Tolerance Prize dari Evangelical Academy of Tutzing
- Ecumenical Prize dari Akademi Katolik di Bayern
- Henry A. Kissinger Prize (2022)
- Medali Leo Baeck
Selain itu, ia juga merupakan warga kehormatan di beberapa Kota seperti Berlin, Helsinki, Sibiu, Kalamata, Kota Mexico, Oulu, dan Reims. Ia juga telah menerima gelar doctor kehormatan dari National and Kapodistrian University of Athens, Universitas Lebanon di Beirut, Universitas Paderborn, Universitas Ibrani Yerusalem, dan Universitas Piraeus. Dan pada Maret 2022, ia mengembalikan gelar doktor kehormatannya yang merupakan pemberian Universitas Federal Ural di Yekaterinburg sebagai bentuk tanggapan terhadap serangan Russia ke Ukraina. Dan berita terakhir, pada Desember 2025, ia menerima gelar Doctor of Civil Law dari Universitas Exford dalam rangka kunjungan kenegaraannya ke Britania Raya.[12]
Referensi
- ↑ Election of the Federal President Diarsipkan 2017-03-11 di Wayback Machine. Office of the Federal President. 12 February 2017. Retrieved 13 February 2017.
- ↑ "Steinmeier reelected as German president". dw.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-01.
- ↑ Gabriel takes reins at German Foreign Ministry Diarsipkan 2023-04-19 di Wayback Machine Deutsche Welle, January 27, 2017.
- ↑ Frank-Walter Steinmeier Pranala usang diarsipkan 2015-05-07 di archive.today Financial Times, September 9, 2008.
- ↑ Steinmeier to run for German leader Diarsipkan 2016-08-07 di Wayback Machine Al Jazeera, October 18, 2008.
- ↑ "Union attackiert "Putin-Versteher" Steinmeier" (dalam bahasa German). t-online.de. 20 Juni 2016. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-06-23. Diakses tanggal 2017-02-13.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Steinmeier's bad example Diarsipkan 2017-03-08 di Wayback Machine New York Times 20 May 2008
- ↑ Judy Dempsey (17 October 2005), "A promotion to cabinet for Schröder's top aide Diarsipkan 2014-03-31 di Wayback Machine". The New York Times.
- ↑ Alex Grimm (10 Februari 2009). "To be perfectly Frank... minister shortens name". Reuters. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-12-29. Diakses tanggal 2021-09-12.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Steinmeier nimmt Auszeit: Nierenspende an Ehefrau". www.evangelisch.de (dalam bahasa Jerman). Diakses tanggal 2026-10-01.
- ↑ "Curriculum Vitae". Der Bundespräsident (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-10-01.
- ↑ "German President visits Oxford as part of UK state visit | Oxford University". www.ox.ac.uk (dalam bahasa Inggris). 2025-12-05. Diakses tanggal 2026-10-01.
Pranala luar
Media terkait Frank-Walter Steinmeier di Wikimedia Commons
- (Jerman) Steinmeier's campaign website for the 2009 general election in Germany Diarsipkan 2007-11-26 di Wayback Machine
Kabinet Merkel Pertama (2005–2009) | ||
|---|---|---|
| ||
Kabinet Merkel Ketiga (2013–2018) | ||
|---|---|---|
| ||