Minggu, 18 Oktober 2026
21:36 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Francesco Berlingieri

Francesco Berlingieri

Bagikan:
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks yang sudah ada. (Januari 2024) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Januari 2024)
Infobox orangFrancesco Berlingieri
330px-Francesco_Berlinghieri%2C_Geographia%2C_incunabolo_per_niccol%C3%B2_di_lorenzo%2C_firenze_1482%2C_10_penisola_iberica_01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran17 September 1440 Suntingan nilai di Wikidata
Firenze Suntingan nilai di Wikidata
Kematian17 Februari 1501 Suntingan nilai di Wikidata (60 tahun)
Firenze Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanahli geografi,diplomat Suntingan nilai di Wikidata
page1-250px-La_Cosmographie_de_Claude_Ptolem%C3%A9e.djvu.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambar karya Ptolemy berjudul Geographia yang kemudian diperkaya dan diperbaharui oleh Fransesco Berlingieri

Francesco Berlingieri adalah seorang cendikiawan dan ahli ilmu humanisme abad ke 15 asal Italia yang lahir pada tahun 1440 dan meninggal pada tahun 1501.[1] Dia mengembangkan manfaat dari pembelajaran materi Yunani klasik.[2] Berlingieri mempelajari ilmu puisi dari pendidikan yang diberikan oleh Cristoforo Landino.[2] Pada tahun 1464, Berlingieri memulai pekerjaannya untuk membuat sebuah kajian ilmiah yang berdasarkan karya Claudius Ptolemy, seorang ahli geografi Yunani yang hidup sekitar abad tahun 150 di Aleksandria, Mesir, berjudul Geographia atau Geografi.[2][3] Buku tersebut berisi kajian mengenai peradaban Yunani-Romawi dengan berbagai peta yang tercantum dan berbagai teks diskriptif, bagan dan tabel.[3] Berlingieri memperbaharui peta-peta dan memasukan beberapa catatan-catatan di dalamnya.[3] Kajian Ilmiah Berlinghieri tersebut kemudian dicetak dalam bentuk peta-peta yang terukir dengan tembaga oleh seorang pencetak asal Jerman, Nicolaus Laurentii atau Niccolo Tedesco pada tahun 1482.[2] Karya tersebut kemudian diberi nama Septe Giornate della Geographia di Francesco Berlinghieri, yang berarti Geografi dalam 7 hari.[2] Karya Berlinghieri ini merupakan salah satu dari karya pertama Ptolemy yang berhasil dicetak dalam bahasa Itali.[2]

Rujukan

  1. ↑ (Inggris) "Francesco Berlingieri". Fix. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-25. Diakses tanggal 20 juni 2014.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan); Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  2. 1 2 3 4 5 6 (Inggris) "Francesco Berlingieri". Map Makers of The Historic Lithuanian Maps. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-06-05. Diakses tanggal 20 juni 2014.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan); Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
  3. 1 2 3 (Inggris) "Francesco Berlingieri". Historic Map Works. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-01-21. Diakses tanggal 20 juni 2014.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |dead-url= diabaikan (|url-status= disarankan); Periksa nilai tanggal dalam: |accessdate=
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan